Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
  • print Cetak

LONDON – Islam secara tradisi tidak dekat dengan masyarakat Inggris. Namun, Islam telah menjelma menjadi komunitas agama terbesar kedua di Britania Raya. Ini ditandai dengan ribuan masyarakat Inggris yang memutuskan menjadi mualaf.

Pakar Studi Perbandingan Agama dan Filsafat, Annie Thompson menilai Islam dipilh lantaran sebagian masyarakat Inggris terlanjut frustasi dengan moral yang ditawarkan sekularisme. Mereka menjadi rindu pada kehadiran suasana religius.

“Dan Islam menawarkan lebih dari sekedar percaya kepada Tuhan, Islam menawarkan panduan hidup sehingga mereka bisa memahami kehidupan,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Kamis (27/2).

Data terakhir menyebut, populasi Muslim Inggris hanya 2.7 persen dari populasi total. Namun, beberapa studi yang dipublikasi belum lama ini menyimpulkan ada satu perubahan besar dalam masyarakat Inggris, dimana perubahan itu adalah persatuan dan kepatuhan terhadap agama mereka. Yang lebih penting lagi, Islam bisa beradaptasi mulus dengan peradaban barat.

Di Brighton, East Sussex misalnya, Masjid Al Madinah telah menambah bangunan baru dari bangunan awal. Mereka membagi pelaksanaan shalat Jumat menjadi dua sesi, satu hal yang menandakan betapa besar semangat berislam Muslim Inggris. Apa yang dicapai Masjid Al Madinah serupa dengan masjid-masjid lainnya.

Hussein Ali Al Bogheti, Cendikiawan Muslim asal Yaman, yang sempat mengunjungi Inggris pada dekade 90-an memamparkan Islam memiliki integritas ajaran yang menarik minat generasi baru Inggris. “Islam menawarkan jawaban dan kebenaran yang kuat. Narasi yang menyatukan jiwa dan pikiran,” ucapnya.

Lisa Hamilton , insinyur sipil dari Bournemouth, mengaku menjadi hal yang biasa ketika seorang anak yang lahir di Inggris, mengetahui bahawa orang tuanya ateis.  Meski mulus melalui transisi menuju individu dewasa, ada hal yang kurang yakni spiritualitas.

“Ketika saya mengunjungi Tunisia, saya mendengar Adzan. Dalam panggilan itu, saya tidak pernah mendengar panggilan mengingat Tuhan seindah ini,” kata dia.

Sejak itu, Lisa mulai mendalami Islam. Ia pelajari berbagai literatur, termasuk Alquran.  Pada puncaknya, Lisa menemukan kebahagiaan dan ketenangan pikiran. Satu hal yang ia rindukan. “Iman itu hal yang sedikit lucu, butuh keyakinan hati dan pikiran. Islam telah menjawab pertanyaan saya akan kebutuhan kekuatan spiritual dan ketenangan pikiran,” ucapnya.

“Yang menarik, bagi keluarga saya, Islam seperti bukanlah hal asing. Mereka mulai menerima keputusan saya menjadi Muslim,” kata dia.(republika.co.id)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Surat Cinta Borkat-Megalia

    Inilah Surat Cinta Borkat-Megalia

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cut Dian Satriana, istri Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut, Borkat Hasibuan, membeberkan tiga indikasi perselingkuhan suaminya dengan Megalia Agustina, anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumut. Indikasi ini dipapar Cut hanya beberapa jam setelah Megalia bersama suaminya, Muhammad Herry, menggelar konferensi pers di rumahnya, Jl Karya Kasih, Kompleks Karya Kasih Residence No 1, Medan Johor, Medan, […]

  • Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Australia protes terhadap rencana eksekusi dua terpidana mati kasus narkoba kelompok Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun sibuk berkomunikasi dengan pemerintah asal dua terpidana itu untuk memberikan penjelasan. Retno mengatakan, pemerintah konsisten untuk berkomunikasi dengan pemerintah Australia. Misalnya, dirinya yang menjalin kontak dengan Menteri […]

  • 11 Nama Pelajar Darul Mursyid Latihan OSN

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Jumlah pelajar Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang mengikuti latihan OSN (Olimpiade Sains Nasional) sebanyak 11 pelajar. Rombongan pelatihan ini dibagi dalam dua kelompok dan lokasi berbeda. Sebagian mengikuti latihan di Medan, sebagian lainnya latihan di Bogor, Jawa Barat. Pelajar yang mengikuti latihan di Bogor meliputi, Imam Muchlizar siswa Darul […]

  • Makna Kemenangan di Idul Fitri

    Makna Kemenangan di Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mengapa Idul Fitri disebut-sebut sebagai ‘Hari Kemenangan’ ?: Pertama, dari kata idul fithri itu sendiri yang berarti kembali ke fitrah, yakni ‘asal kejadian’, atau ‘kesucian’, atau ‘agama yang benar’. Maka setiap orang yang merayakan idul fitri dianggap sebagai cara seseorang untuk kembali kepada ajaran yang benar, sehingga dia bisa memperoleh kemenangan. Kedua, dari kata ‘minal […]

  • KPK dapat gedung baru

    KPK dapat gedung baru

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi keputusan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat yang menyetujui permohonan anggaran gedung baru KPK. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya memang membutuhkan gedung baru karena kondisi gedung yang saat ini tidak memungkinkan. “Langkah Komisi III perlu diapresiasi karena memang kebutuhan gedung KPK itu sebuah keniscayaan. Kami tidak […]

  • FILM “BIOLA NAMABUGANG”  KEMBALI MENJADI OBJEK PENELITIAN

    FILM “BIOLA NAMABUGANG” KEMBALI MENJADI OBJEK PENELITIAN

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Popularitas film daerah berbudaya Mandailing, “Biola Namabugang”, belum juga memudar sejak dirilis akhir tahun 2011 lalu. Film yang menceritakan tokoh Kareen yang diperankan oleh Aulia Sani tersebut baru-baru ini kembali menjadi penelitian tesis S2 di salah satu universitas di Medan. Boru Ritonga, mahasiswa itu, menyebut tertarik pada film produksi Tympanum Novem […]

expand_less