Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Kadis PMD: Tidak Ada Instruksi Keharusan Membeli 3 Foto Tokoh Madina

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Parlin Lubis menyebutkan tidak ada instruksi kepada camat ataupun kepala desa untuk pembelian 3 foto tokoh Mandailing Natal (Madina) yang belakangan viral di media sosial.

“Saya pastikan tidak ada instruksi atau pemaksaan untuk membeli 3 foto itu,” kata Parlin ketika dihubungi Mandailing Online via seluler, Sabtu (4/6) sore.

Namun, Kadis PMD mengungkapkan mengetahui adanya jual beli foto-foto tersebut di tingkat desa.

“Kita tidak bisa melarang orang untuk berjualan. Jadi begini, beberapa waktu lalu ada orang yang datang ke saya dan minta bantu agar saya menghubungi camat terkait niat mereka yang ingin menjual foto tersebut,” katanya.

Parlin menjelaskan, saat itu ia secara langsung menghubungi 4 camat, yakni Camat Panyabungan, Camat Batahan, Camat Muarasipongi, dan Camat Panyabungan Timur.

“Saya ingatkan agar para camat tidak memaksa kepala desa membeli foto itu. Kalau tidak bisa 3, ya, ambil 2. Kalau tidak bisa juga ambil 1, kalau tidak bisa juga tidak usah. Pokoknya jangan ada pemaksaan,” jelasnya.

Kadis PMD menambahkan, harga yang disampaikan pihak yang menemuinya saat itu adalah Rp 300 ribu per foto.

Untuk diketahui, belakangan beredar berita terkait adanya kewajiban kepala desa membeli tiga tokoh Madina, yakni Willem Iskander, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, dan Syekh Abdul Qodir Al-Mandily dengan harga bervariasi mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta rupiah per foto.

Adanya keharusan membeli foto ini pun membuat para kepala desa kebingungan dan resah.

“Ngeri titipan tahun ini. Kami juga pusing harus gimana. Banyak program-program yang telah kami sepakati di musyawarah desa terpaksa dibatalkan. Mau tak mau harus diganti dalam APBDes Perubahan nanti,” ucap Kepala desa yang enggan disebutkan namanya, mengutip dailysatu.

Berdasarkan informasi di lapangan, pembelian foto-foto pahlawan ini merupakan kewajiban bagi desa. Bahkan Camat Panyabungan ditengarai menginstruksikan pembelian foto ini dengan harga Rp 500 ribu rupiah

Banyaknya beragam titipan dan penganggaran dana desa yang terkesan tidak urgen, seperti silaturrahmi dan studi banding telah menjadi perhatian banyak masyarakat mengingat setelah 8 tahun dana desa dianggarkan belum terlihat dampaknya secara signifikan.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN Plus Madina diklat P4GN

    SMAN Plus Madina diklat P4GN

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – SMA Negri Plus Mandailing Natal laksanakan diklat pendidikan tingkat SMA,SMK, MA tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ditengah-tengah pelajar dan masyarakat di daerah itu selama tiga hari di Hotel Madina Sejahtera Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan. Hal tersebut dikatakan kepala sekolah SMA Negri Plus Madina, Zulkarnain Lubis, malam ini. Pelaksanaan diklat […]

  • Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi. Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) […]

  • Staf Khusus Wali Kota Siantar Akan Laporkan Media Lokal

    Staf Khusus Wali Kota Siantar Akan Laporkan Media Lokal

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Akibat pemberitaan dinilai tak benar, Staf Khusus Wali Kota Pematangsiantar, Eliakim Simanjuntak akan melaporkan media lokal, Harian Siantar Metropolis. Hal ini disampaikan kuasa hukum Eliakim, Martin Simanjuntak, Selasa 27 September 2011 di kantin Pengadilan Negeri (PN) Kota Pematangsiantar. Dihadapan sejumlah wartawan, Martin didampingi Eliakim Simanjuntak menyatakan akan melaporkan media tersebut. Menurut Martin, ini […]

  • Polri: Pilkada Langsung Lebih Rawan

    Polri: Pilkada Langsung Lebih Rawan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usulan penghapusan kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK) menangani sengketa pemilukada serta penolakan MA kembali menangani sengketa Pemilukada membuat wacana penghapusan pemilukada langsung mencuat. Sejumlah pihak menilai pengembalian pemilihan kepala daerah ke DPRD juga berimbas pada potensi kerusuhan horizontal akibat bentrokan massa pendukung calon-calon yang berlaga. Mabes Polri mengakui pemilihan kepala daerah melalui pilkada langsung […]

  • Angka Bunuh Diri Generasi Tinggi, Apa Solusinya?

    Angka Bunuh Diri Generasi Tinggi, Apa Solusinya?

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Mahasiswa merupakan sosok intelektual dambaan umat. Tak sedikit masyarakat menumpukan harapannya di pundak mahasiswa. Mahasiswa seharusnya menjadi sosok yang segaris dengan harapan bangsa. Yakni menjadi insan cerdas nan mumpuni memberi solusi bagi umat. Namun, ditengah gempuran sekuler (pemisahan agama dengan kehidupan) terbentuklah pemuda yang lemah iman, mudah menyerah, putus asa, optimis, […]

  • Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setiap tahunnya, jumlah calon mahasiswa yang berniat masuk ke Universitas Negeri Medan semakin meningkat. Humas Universitas Negeri Medan Muhammad Surip belum dapat merincikan jumlah pasti calon mahasiswa karena proses pendaftaran SNMPTN masih berlangsung. “Jumlah siswa yang mendaftar melalui jalur Bidik Misi mencapai 1845, namun Unimed hanya menyediakan 600 kursi. Tentu presentasi ini menunjukkan […]

expand_less