Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Kasus kekeringan ribuan hektar tanaman padi di 6 desa Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) ternyata sudah berlangsung lama.

Petani selama ini hanya pasrah berapapun pendapatan dari sawah harus diterima. Banyak petani berupaya tidak tergantung pada irigasi yang dibangun pemerintah di era tahun 90-an itu, melainkan berupaya mencari aliran tradisional meski sangat sulit dan kadang bernasib baik.

Di saat sekarang ini dimana musim kemarau melanda, kekeringan itu kembali muncul. Banyak lahan sawah tidak teraliri air meski setetes.

Kepala Desa Barigin Jaya, Abbas Siregar, Rabu (12/2/2014) mengatakan sejak pembangunan proyek irigasi Aek Batang Gadis pada tahun 1990 yang lalu, enam desa ini sudah selalu dilanda kekeringan.

Kehadiran irigasi itu justru menyebabkan banyak sawah yang kekurangan air. Padahal sebelum irigasi Batang Gadis ada desa-desa itu cukup mendapat air dari irigasi-irigasi tradisional.

“Dan sejak adanya kekeringan di desa kami banyak warga beralih pekerjaan dari petani ke berternak, disababkan susahnya mencari air di desa kami, bahkan beberapa keluarga banyak yang pindah domisili ke desa lain,” ungkapnya.

“Kemudian sejak tahun 1990 banyak anak- anak yang tidak bersekolah lagi di karenakan orang tua tidak mampu membiayai uang sekolah, karena mata pencaharian di enam desa hanya bertani,” ujar Abbas.

Disamping itu juga masyarakat dari enam desa sudah melaporkan peristiwa kekeringan ke pemerintah yakni ke Dinas Pertanian dan Plt Bupati Madina, namun hingga sampai saat ini belum ada tanggapan yang di berikan oleh pemerintah.

“Kondisi ini membuat para petani resah. Selain hujan tak kunjung turun, bantuan dan solusi dari pemerintah pun tak juga tiba. Akhirnya, para petani hanya beraktivitas membersihkan rumput yang tumbuh di sela tanaman padinya,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Tampung Rp12 M untuk Pemungutan Suara Ulang

    Pemkab Madina Tampung Rp12 M untuk Pemungutan Suara Ulang

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merencanakan menampung Rp.12 miliar dalam APBD Tahun 2011 untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Madina yang dibatalkan MK beberapa waktu lalu. Demikian nota jawaban Pejabat Bupati Madina Ir.Aspan Sofian Batubara terhadap pandangan umum fraksi – fraksi babak pertama RAPBD Madina TA 2011 di hadapan sidang paripurna yang langsung dipimpin […]

  • Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

    Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harusnya tak menjamin pejabat tersangka koruptor yang berakibat polisi tak bisa melakukan penahanan. “Seharusnya bupati mencopot jabatan, bukan memberikan jaminan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) As. Imran Khaitamy Daulah SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2). Itu dikatakan Imran terkait kegagalan Polres Madina menahan […]

  • Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biru-biru, Proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun IV, Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, disoal warga dan BPD setempat. Pasalnya, proyek PNPM berupa pembangunan mandi cuci kakus (MCK) dan pengeboran sumur bor, ambruk hingga nyaris memakan korban, Sabtu (06/05/2011). Hal ini diungkapkan Serda Sembiring (45) didampingi Josep Sembiring (52) selaku […]

  • Kontras Minta Kapolda Sumut Diganti

    Kontras Minta Kapolda Sumut Diganti

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kontras menilai Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu Amat Sastro tidak tegas dalam mengambil tindakan terhadap anggota yang dinilai melakukan tindakan kekerasan di lapangan. Bisa dilihat banyaknya jumlah kasus yang terjadi, namun sangat disayangkan belum ada pelaku (oknum) sampai ke meja persidangan. “Kapolda dibawah kepemimpinan Wisnu tidak reformis dan tegas dalam mengambil tindakan terhadap […]

  • Banjir di Ranto Baek Semakin Meluas dan Memprihatinkan, Sekolah Sementara Diliburkan

    Banjir di Ranto Baek Semakin Meluas dan Memprihatinkan, Sekolah Sementara Diliburkan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi rumah warga di Desa Simpang Talap Kecamatan Ranto Baek yang hancur diterjang banjir, Senin (29/11). Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofyan Batubara Tinjau Lokasi Banjir dan Serahkan Bantuan Panyabungan, Banjir yang terjadi di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Madina, Senin (29/11) lalu semakin meluas dan memprihatinkan. Data terakhir yang dikeluarkan dari Polres Madina, desa yang […]

  • Pemkab Madina Didesak Siapkan Antisipasi Hadapi Corona

    Pemkab Madina Didesak Siapkan Antisipasi Hadapi Corona

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menyiapkan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Mandailing Natal (Madina). Desakan itu disampaikan mantan anggota DPRD Madina, Binsar Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin pagi (16/3/2020). Langkah persiapan itu dipandang perlu sebelum ada kasus pengidap virus Corona di Madina. “Mulai dari persiapan tenaga medis dan […]

expand_less