Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) meminta Plt. Bupati dan Kapolres menertibkan PT. Agro Lintas Nusantara (PT. ALN) di kecamatan itu, karena diduga keras tidak memiliki izin untuk membuka dan mengusahai lahan di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II.

“Perusahaan itu juga telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis,” ungkap Edi Tanjung, S.Sos, tokoh pemuda Muara Batang Gadis, Senin (30/12/2013) dalam rilis pers.

Ia mengatakan sangat prihatin melihat kondisi masyarakat di Desa Tabuyung, Singkuang II dan Suka Makmur yang terkotak-kotak akibat pro kontra terkait kehadiran PT.ALN.

Situasi itu, menurutnya akibat kebijakan Pemkab Madina yang menerbitkan izin lokasi kepada PT.ALN di lahan yang diperuntukkan bagi Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP. USU).

Selain berdampak tidak kondusif di tengah masyarakat, kebijakan itu juga sangat bertentangan dengan Instruksi Presiden No. 10/2011 Tentang Moratoriun Penerbitan Izin Lokasi, Permentan No. 26/2007 Tentang Perizinan Perkebunan dan Peraturan Menteri Negara Agraria No. 2/1999 Tentang Izin Lokasi.

“Mereka semua (yang pro dan kontra) saudara saya, untuk itu, saya meminta kepada Pemkab Madina maupun aparat penegak hukum lainnya untuk bertindak cepat dalam menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi konfik horizontal yang sudah pasti masyarakat yang menjadi korbannya,” katanya.

“jika KP. USU yang salah segera tindak KP. USU dan jika PT. ALN yang salah maka PT. ALN yang ditindak, negara kita kan negara hukum, artinya semua sama kedudukannya dihadapan hukum, tegasnya.

Sementara itu, Asdi Wardana, warga masyarakat Tabuyung menyatakan bahwa masyarakat Tabuyung tidak mengerti alias bingung tentang sengketa yang terjadi antara KP. USU dengan PT. ALN di desanya.

“Tapi, mengapa hingga saat ini tidak ada tindakan Pemkab Mandailing Natal maupun aparat penegak hukum, mau jadi apa kami masyarakat awam ini, mana yang harus kami ikuti sementara yang kami ketahui yang memiliki lahan yang diusahai PT. ALN itu adalah lahan milik KP. USU sejak dari dulunya” tutur Asdi Wardana yang diamini oleh Sundut Lubis, warga Desa Singkuang II.

Dikesempatan yang sama, Korwil VII Tabagsel LIRA Sumut, Madina Abdul Muis Pulungan menjelaskan bahwa PT. ALN melakukan investasi perkebunan kelapa sawit di Mandailing Natal berdasarkan SK. Izin Lokasi yang diterbitkan Bupati Mandailing Natal nonaktif, HM. Hidayat Batubara, No. 525/575/K/2012 Tanggal 26 Nopember 2012 seluas + 5.600 Ha di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis.

Namun dasar penerbitan izin lokasi itu diduga akal-akalan, dan lahan yang diperuntukkan kepada PT. ALN merupakan lahan yang telah dikuasai dan diusahai oleh KP. USU seluas + 10.000 Ha. Dan karena telah merugikan kepentingannya, KP. USU kemudian menggugat Bupati Mandailing Natal di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

PTUN Medan pun dalam amar putusannya memerintahkan kepada Bupati Mandailing Natal dan pihak terkait dengan objek sengketa untuk menunda pelaksanaan Surat Keputusan No. 525/575/K/2012 tersebut, tetapi baik Pemkab Madina maupun PT. ALN tidak mengindahkan putusan PTUN tersebut.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak PT SMGP, Ribuan Warga Kembali Blokir Jalinsum

    Tolak PT SMGP, Ribuan Warga Kembali Blokir Jalinsum

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) : Seribuan warga yang tergabung dalam wadah Forum Masyarakat Sorik Marapi (FMSM) kembali melakukan penolakan terhadap rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Warga yang melakukan penolakan ini terkonsentrasi di pasar Maga dengan memblokir jalan Lintas Sumatera. Aksi ini diawali dengan acara zikir akbar sejak pukul 9.00 WIB, […]

  • Wildan Lubis: Pemda Madina Harus Tata Kelola Infrastruktur Sesuai Dengan Geografis Pasca Bencana

    Wildan Lubis: Pemda Madina Harus Tata Kelola Infrastruktur Sesuai Dengan Geografis Pasca Bencana

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wildan Lubis S. H., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal Dapil 3 (tiga) sampaikan perhatiannya terkait kondisi Madina beberapa hari terakhir yang dilanda cuaca ekstrem hingga memicu terjadinya banjir, serta longsor di sejumlah Kecamatan. Wildan menggagas adanya mitigasi bencana dan perbaikan infrastruktur untuk cegah resiko lebih besar. Ia […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

  • 2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang […]

  • Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Aksi penganiayaan terhadap bayi kembali terjadi, kali ini menimpa seorang bayi berusia 4 bulan di desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Bayi tersebut meninggal setelah dianiaya dengan dibanting ke lantai oleh seorang pria, Sabtu (22/10/22) pukul 04.00 Wita. Akibat bantingan tersebut, sang bayi mengalami luka parah di bagian kepala. (Tribunnews.com, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 13)

    MARSIDAO-DAO (episode 13)

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I Huta Donok, ima na madung pukul 9 manyogot, Si Siti langka tingon bagas. Igoruksa pintu ni bagas i dohot labi-labi namenek, anak ni labi-labi nai ipajopkonsa i toru ni batu na adong ilambung pat ni tangga bagas i. Madung mamboto do daganak ni ia ima Si Poso boti […]

expand_less