Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) meminta Plt. Bupati dan Kapolres menertibkan PT. Agro Lintas Nusantara (PT. ALN) di kecamatan itu, karena diduga keras tidak memiliki izin untuk membuka dan mengusahai lahan di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II.

“Perusahaan itu juga telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis,” ungkap Edi Tanjung, S.Sos, tokoh pemuda Muara Batang Gadis, Senin (30/12/2013) dalam rilis pers.

Ia mengatakan sangat prihatin melihat kondisi masyarakat di Desa Tabuyung, Singkuang II dan Suka Makmur yang terkotak-kotak akibat pro kontra terkait kehadiran PT.ALN.

Situasi itu, menurutnya akibat kebijakan Pemkab Madina yang menerbitkan izin lokasi kepada PT.ALN di lahan yang diperuntukkan bagi Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP. USU).

Selain berdampak tidak kondusif di tengah masyarakat, kebijakan itu juga sangat bertentangan dengan Instruksi Presiden No. 10/2011 Tentang Moratoriun Penerbitan Izin Lokasi, Permentan No. 26/2007 Tentang Perizinan Perkebunan dan Peraturan Menteri Negara Agraria No. 2/1999 Tentang Izin Lokasi.

“Mereka semua (yang pro dan kontra) saudara saya, untuk itu, saya meminta kepada Pemkab Madina maupun aparat penegak hukum lainnya untuk bertindak cepat dalam menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi konfik horizontal yang sudah pasti masyarakat yang menjadi korbannya,” katanya.

“jika KP. USU yang salah segera tindak KP. USU dan jika PT. ALN yang salah maka PT. ALN yang ditindak, negara kita kan negara hukum, artinya semua sama kedudukannya dihadapan hukum, tegasnya.

Sementara itu, Asdi Wardana, warga masyarakat Tabuyung menyatakan bahwa masyarakat Tabuyung tidak mengerti alias bingung tentang sengketa yang terjadi antara KP. USU dengan PT. ALN di desanya.

“Tapi, mengapa hingga saat ini tidak ada tindakan Pemkab Mandailing Natal maupun aparat penegak hukum, mau jadi apa kami masyarakat awam ini, mana yang harus kami ikuti sementara yang kami ketahui yang memiliki lahan yang diusahai PT. ALN itu adalah lahan milik KP. USU sejak dari dulunya” tutur Asdi Wardana yang diamini oleh Sundut Lubis, warga Desa Singkuang II.

Dikesempatan yang sama, Korwil VII Tabagsel LIRA Sumut, Madina Abdul Muis Pulungan menjelaskan bahwa PT. ALN melakukan investasi perkebunan kelapa sawit di Mandailing Natal berdasarkan SK. Izin Lokasi yang diterbitkan Bupati Mandailing Natal nonaktif, HM. Hidayat Batubara, No. 525/575/K/2012 Tanggal 26 Nopember 2012 seluas + 5.600 Ha di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis.

Namun dasar penerbitan izin lokasi itu diduga akal-akalan, dan lahan yang diperuntukkan kepada PT. ALN merupakan lahan yang telah dikuasai dan diusahai oleh KP. USU seluas + 10.000 Ha. Dan karena telah merugikan kepentingannya, KP. USU kemudian menggugat Bupati Mandailing Natal di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

PTUN Medan pun dalam amar putusannya memerintahkan kepada Bupati Mandailing Natal dan pihak terkait dengan objek sengketa untuk menunda pelaksanaan Surat Keputusan No. 525/575/K/2012 tersebut, tetapi baik Pemkab Madina maupun PT. ALN tidak mengindahkan putusan PTUN tersebut.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Soal UN Bukan Penentu Kelulusan MADINA; Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu petunjuk dari Disdik Provinsi Sumatera Utara atas rencana Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyatakan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) bukan satu-satunnya penentu kelulusan siswa peserta UN. “Kalau terkait rencana BSNP itu, kami belum tahu secara akurat dan masih sebatas […]

  • Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara dihimbau agar mengungkapkan kepada siapa saja aliran dana penggelembungan dana pembelian lahan terminal Panyabungan. “Janganlah Pak Harlan dan pak Zulalikan (PPTK  di Dinas Perhubungan) saja yang menangung resiko, pasti ada pejabat diatasnya yang terlibat,” kata Abdul Mukmin Pulungan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Rabu (6/4/2016) […]

  • Pemudik Jalan Kaki Jalinsum Aek Latong

    Pemudik Jalan Kaki Jalinsum Aek Latong

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Licin dan Berlumpur Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan menebar ancaman bagi pengguna jalan atau pemudik. Lima hari menjelang Lebaran, Kamis (25/8), kondisi jalan tersebut licin dan berlumpur akibat turunnya hujan sejak sepekan terakhir. {msimage}Pantauan METRO, Kamis (25/8) pagi hingga sore, beberapa kendaraan bermotor seperti mobil atau bus berjalan satu persatu dan lambat karena […]

  • Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jelang Lebaran 1432 Hijriyah TEBING TINGGI- Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui […]

  • Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) — Anggota DPRD Sumatera Utara H. Fahrizal Efendi Nasution, SH berpendapat bupati berwenang mencabut izin operasioal satu perusahaan berdasar ketentuan tertentu. Ketentuan itu, apabila suatu perusahaan gagal menjaga lingkungan hidup, mengancam kesehatan warga, serta keselamatan jiwa masyarakat sekitar. Itu diungkap Fahrizal, Minggu petang (2/10/2022) mengamati PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) […]

  • Tokoh Adat Batahan Pilih SAHATA agar Pembangunan Pantai Barat Makin Masif

    Tokoh Adat Batahan Pilih SAHATA agar Pembangunan Pantai Barat Makin Masif

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Demi keberlanjutan pembangunan di wilayah pantai barat Mandailing Natal (Madina), tokoh adat Sutan Syariful Alamsyah mengajak warga Kecamatan Batahan mendukung dan memilih pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution di Pilkada Madina 2024. “Kami siap mendukung dan memenangkan Saipullah-Atika menjadi bupati dan wakil bupati […]

expand_less