Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Kepala Pasar Bantah Kebocoran PAD, Kadis Perdagangan Madina Akui Jadi Temuan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • print Cetak

Kantor Dinas Perdagangan Mandailing Natal ( nap)

PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Lewat pesan whatsApp ke Redaksi Mandailing Online Kamis sore 30/5)2024, Kepala Dinas Perdagangan Perlin Lubis mengirim rilis berita terkait pemberitaan retribusi pasar tahun 2023. Dalam pesan rilis tersebute Kepala Pasar di Dinas Perdagangan Kabupaten Madina, Lely Faridah Hanum menyatakan tidak tercapainya target Retribusi pasar dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah terbatasnya uang operasional yang tersedia untuk pengelolaan pasar. Dirinya pun mengatakan, hasil kutipan retribusi ini juga dipakai untuk mengatasi operasional pasar.

“Retribusi pasar ini kita kutip ke semua pedagang di pasar. Namun juga harus diketahui banyak juga pedagang yang terkadang membayar tidak sesuai dengan harga retribusi. Selain itu juga perlu diketahui ada biaya operasional yang seharusnya ditanggung oleh kami pengurus pasar,” jelas Faridah didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Madina, Parlin Lubis, Kamis (30/5/2024).

Faridah menyampaikan ada beberapa item yang harus dan rutin disiapkan oleh pengelola pasar. Dia mencotohkan, pengadaan alat-alat kebersihan, uang operasional minyak serta biaya rental mobil.

“Kita hitung lah satu-satu lah. Untuk pengadaan sepatu boot saja, yang tercantum dalam anggaran di sekretariat itu hanya empat pasang. Sedangkan petugas kita ada 10 orang. Peralatan lainnya seperti sapu, dan lainnya tidak pernah ditampung di angggaran,” jelasnya.

Bahkan Farida juga menjelaskan, kondisi ini diperparah dengan rusaknya kendaraan operasional. Ini menyebabkan pengelola pasar harus melakukan rental mobil operasional yang bisa mencapai jutaan rupiah perbulannya.

“Biaya sewa atau rental mobil operasional kita juga harus kita hitung. Dan ini, juga tidak pernah dibayarkan sesuai yang kita ajukan ke sekretariat. Selain itu, operasional BBM kita untuk mobil pengangkut sampah juga harus kita siapkan setiap harinya,” ungkap Faridah.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Parlin Lubis. Hal ini sudah berlangsung lama, sehingga saat ini dirinya masih berusaha melakukan perbaikan-perbaikan di semua lini. Termasuk permasalah pasar. Dia mencontohkan selama ini, petugas-petugas atau penanggung jawab pasar di beberapa kecamatan lainnya dipimpin oleh Staff dari Kecamatan. Sehingga sulit untuk melakukan koordinasi.

“Saya sudah menyampaikan hal ini ke Bupati. Karena itu, saat ini kita sedang melakukan perbaikan khususnya dibidang pasar untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah.red) dari sisi pasar. Karena jika petugas kecamatan akan kesulitan saya melakukan koordinasi,” ungkap Parlin.

Parlin juga membenarkan apa yang disampaikan oleh Farida. Dirinya menjelaskan, kedepannya, Dinas Perdagangan akan melakukan perbaikan khususnya untuk penarikan retribusi pasar.

“Semua yang disampaikan oleh Ibu Farida benar. Kita juga sudah melewati pemeriksaan oleh BPK kemarin. Dan itu memang menjadi temuan. Tapi itulah kondisinya, tidak bisa saya tutupi,” tegasnya.

Parlin pun mengatakan semua Kepala Pasar juga harus ikut bertanggung jawab terhadap capaian PAD di wilayah kerja mereka masing-masing. Dia mengatakan bahwa pasar-pasar kelas III tidak diatur secara jelas terkait PADnya melalui regulasi.

“Contohnya saja, berapa honor kepala pasar kelas 3 ? Berapa upah petugas sampah di pasar kelas 3? Berapa sewa mobil pengangkut sampah di pasar kelas 3? Sampah itu harus setiap hari diangkut TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Kita hanya memiliki 2 truk sampah. Hanya satu truck yang layak,” tutur Parlin.

Dia pun mengatakan satu truck tersebut digunakan untuk mengangkut sampah di pasar-pasar yang berada di Jalan Lintas Sumatera saja. Sedangkan untuk pasar-pasar di kawasan pantai barat, dikelola oleh kepala pasar untuk pengangkutan ke TPA.

“Termasuk jika ada kerusakan-kerusakan di pasar kelas III. Biaya perbaikannya juga kita ambil mau tidak mau dari PAD yang kita kutip. Biaya pemeliharaan itu tidak ditampung di APBD,” rincinya.

Kedepan untuk seluruh pasar kewenangan pengelolaannya sebagaimana rekomendasi dari DPRD akan diambil olih oleh dinas perdagangan, agar dinas perdagangan dapat secara intensif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pasar.

Kemudian dirinya mengatakan akan membuat regulasi yang jelas terkait pengelolaan pasar. Termasuk honor kepala pasar, upah petugas sampah, operasional pasar untuk setiap pasar, biaya perbaikan jika ada yang rusak ringan sehingga dengan adanya pengaturan yang jelas diharapkan PAD kita dapat terhindar dari kebocoran

Selain itu. Parlin juga menegaskan permasalahan Pemeriksaan Khusus (Riksus) ini merupakan usulannya yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah, Alamulhaq Daulay. Hal ini dilakukannya, untuk menghindari adanya dugaan dan tuduhan kepada dirinya terkait Retribusi PAD.

“Saya mengajukan surat kepada Sekda tertanggal 28 Desember 2023, dan Kepala Inspektorat tertanggal 18 Januari 2024 untuk dilakukan Riksus. Hal ini saya lakukan agar semua tuduhan dan dugaan penyelewengan yang selama ini di dinas perdagangan terbuka. Saya berharap kedepannya dinas perdagangan ini bisa menjadi lebih baik,”tegasnya.

Sebelumnya,diberitakan terkait Retribusi pasar di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 dinilai tidak capai target. Dari laporan realisai, data yang diperoleh dari 35 pasar yang ada di Kabupaten ini tercatat semua pasar tidak mencapai target.

Pasar di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten contohnya, target capaian pemerintah untuk retribusi pasar senilai Rp. 336.896.000. Yang terealisasi sampai 28 Desember 2023 hanya Rp. 113.270.000. Terjadi kekurangan target senilai Rp. 223.626.000.

Selain pasar di kota Panyabungan, pasar Kota Nopan salah satu pasar besar di Kabupaten ini dari data target retribusi tahun 2023 senilai Rp. 181.170.000. Yang tercapai hanya Rp.86.639.000, terjadi kekurangan dari terget senilai Rp. 94.531.000.( Rilis Dinas Perdagangan )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pencoblosan Pilkada Madina tinggal sebulan lagi. Hingga posisi ini pasangan Sofwat-Beir masih unggul di kancah penggiringan opini publik oleh tim media yang solid. Tim publikasi pasangan nomor urut 3 ini sangat teguh dan konsisten menyuarakan idiom-idiom “pelopor perubahan”; “pemimpin tegas dan bersih”; “harapan baru telah lahir”. Idiom-idiom itu begitu kuat mempengaruhi publik, terutama kalangan […]

  • Heboh, Gambar Palu-Arit Bertebaran

    Heboh, Gambar Palu-Arit Bertebaran

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TEBINGTINGGI, – Lambang dan tulisan soal komunis hebohkan Tebingtinggi, Kamis (12/9). Saking gegernya, warga menjadi cemas, takut insiden yang tidak-tidak terjadi. Polisi dan tentara telah berkoordinasi untuk mengungkap siapa pelakunya. Kalimat yang menghebohkan tersebut ditulis menggunakan cat pilox. Bunyinya “Komunis harga mati. Bangun dan Melawan! Hidup rakyat. Kita sudah ditindas, kita harus melawan. Revolusi harga […]

  • Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sejak 16 Nopember 2010 lalu, Ahmad Patra Hutagalung (14), santri kelas IV Pondok Pesantren (Ponpes) KH Ahmad Dahlan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan meninggalkan ponpes dengan alasan tidak jelas. Bahkan, Ahmad Patra tidak mengantongi izin keluar dari wilayah ponpes. Direktur Ponpes KH Ahmad Dahlan Sipirok, Jalaluddin Pane SH melalui Wakil Direktur Bidang Kesiswaan, Kemis SPd […]

  • Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal harus transparan mengelola Dana Desa agar tidak terjebak dalam masalah hukum. “Karena jika penggunaanya disalahgunakan akan menimbulkan proses hukum yang bisa menjerumuskan kades ke penjara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Rabu (24/8/2016). Dia juga mengingatkan para kepala desa […]

  • Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru. “Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos […]

  • Bank Sumut Beri Hadiah Siswa Berprestasi SMPN 1 Panyabungan

    Bank Sumut Beri Hadiah Siswa Berprestasi SMPN 1 Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. PT Bank Sumut Panyabungan memberikan hadiah kepada siswa SMPN 1 Panyabungan yang meraih juara I-III di setiap kelas dengan total Rp 2 juta. Hadiah khusus diberikan kepada Muhammad Muhajir, siswa kelas IX yang meraih juara umum berupa tabungan Rp 250.000. Pemberian hadiah dilakukan Wakil Kepala Bank Sumut Cabang Panyabungan, Yani Nasution, di halaman SMPN […]

expand_less