Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Kepsek SDN 209 Tidak Masuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
  • print Cetak

*Warga Desa Batahan Kotanopan Datangi Komisi 1 DPRD Madina

PANYABUNGAN : Tiga (3) 0rang warga Desa Batahan Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal yang terdiri dari  Kepala Desa Samuel Lubis, Sekdes Adolan Lubis dan Tokoh masyarakat Samsul Bahri , Selasa ( 27-9) Mendatangi Ruang Komisi 1 DPRD Madina untuk Memohon agar Komisi 1 yang membidangi Pendidikan mau membantu masyarakat untuk menambah guru ke SD Negeri 209 Batahan karena dalam kurang waktu beberapa tahun ini yang namanya Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) di sekolah itu Sangat Memprihatinkan sekali di sebabkan Kasek ngak pernah masuk dan gurunya benar-benar kurang.

Kedatangan ketiga warga Batahan Kecamatan Kotanopan itu langsung di sambut Ketua Komisi 1 M.Jafar Rangkuty, Sekretaris Iskandar Hasibuan, Wakil Ketua Dodi Martua Tanjung, Aminah Ismail Lubis, Rahmad Risky Daulay dan Ir.Zubeir Lubis yang secara kebetulan pada hari itu Komisi 1 sedang melakukan Rapat terkait berbagai penyusunan program kerja Komisi.

Kades Batahan Samuel Lubis dalam penyampaiannya, menguatarakan bahwa jumlah siswa Kelas I sampi 6 sekitar 85 orang yang di asuh sesuai Daftar di sekolah itu Kepala Sekolah A.Yasin  jarang masuk ke sekolah, Agus Darmawan hanya satu sampai 2 kali seminggu hadir dan yang rutin mengajar mulai dari Kelas I sampai VI adalah Tenaga Honorer  Sahrona ( warga setempat ) dan Darman Lubis ( Warga Pagar Gunung ) tentu sudah dapat di bayangkan betapa pahitnya kami rasakan dalam persoalan pendidikan.

Kata Samuel, sejak dirinya menjadi Kades persoalan SD Negeri 209 Batahan telah berkali-kali di sampaikan ke UPT.Pendidikan Kotanopan dan Dinas Pendidikan Kabupaten, kalau kepada Kepala Sekolah juga warga sudah bosan dan malah jawaban yang diterima pun sangat tidak pas, sebab Kasek tersebut telah mengusulkan mengundurkan diri dan oleh UPT Kotanopan tidak menyetujui dan kemungkinan pihak Kabupaten akan menyetujui dan kalau untuk Kasek saja yang tidak beres tidak ada tindakan bagaimana nasib anak-anak kami.

Begitu juga dengan Agus Darmawan yang Guru PNS, ujarnya, kalau di tanyakan dengan dalih jarak tempuh ke sekolah itu jauh, anaknya sakit, keluarganya sakit dan itulah dari tahun ke tahun dan bagaimana dengan pelajaran anak kami, apakah cukup hanya di ajar oleh guru honor saja, apakah tidak ada perhatian pemerintah maupun bupati dan DPRD, kami memohon kepada Bupati agar tenaga pendidik ke SD Negeri 209 Batahan di tambah dan Kasek  dan guru PNS nya diambil tindakan.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan dalam pertemuan dengan warga Batahan itu, mengutarakan dengan tegas ini adalah potret buram dunia pendidikan kita,hanya jarak 21 Km dari Ibukota Kecamatan Kotanopan saja PNS yang diberi tanggung jawab tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, padahal setiap bulannya oknum PNS itu menerima gaji utuh tapi pertanggung jawabbnya tidak ada dan ini salah satu katagori Korupsi dan jangan-jangan KUPT. Diknas Kotanopan dan Kadis Pendidikan Madina mendapat bagian dari ketidak hadiran Kasek dan Guru PNS ke tempat tugasnya.

Menurut Iskandar Hasibuan di hadapan warga dan Ketua Komisi 1/anggota, keluhan warga Batahan harus di tanggapi secara seriyus, apalagi Jumat besok Komisi 1 akan melakukan RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) dengan Dinas Pendidikan Madina dan keluhan warga itu harus secepatnya menjadi perhatian kita dan Bupati Madina maupun Sekdakab Madina yang Putra Kotanopan kita harapkan juga untuk melakukan langkah cepat mengatasi keluhan masyarakat, bukankah Visi dan misi Bupati mau membuat Pendidikan Geratis, bagaimana kalau kejadian seperti datang, apakah akan jalan pendidikan Gratis akan tercapai nanti.

Saya heran sekali, jika Pengawas SD dan KUPT.Diknas Kotanopan membuat Laporan Bulanan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Madina bagaimana bentuk laporannya ya, apakah memang kejadian yang terjadi di SD Negeri 209 Batahan ini sudah di ketahui Kadis Pendidikan dan Bupati, jangan-jangan mereka sudah tau, Cuma tidak mampu mengatasinya dan jika itu benar sayapun bukan saja heran tapi bercampur bingunglah, sebab hanya 21 KM dari Pasar Kotanopan Kasek dan Guru PNS ngak menjalankan tugasnya tetap dibiarkan pengawas dan Komisi 1 DPRD Madina harus segera menuntaskan hal itu.

Ketua Komisi 1 DPRD Madina M.Jafar Rangkuty dalam pertemuan dengan warga tersebut juga secara tegas mengatakan akan menindak lanjuti persoalandi SD Negeri 209 Batahan kepada Dinas Pendidikan Madina pada RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) dengan Dinas Pendidikan Jumat besok.

“ Terima kasih kepada masyarakat yang peduli pendidikan dan asfirasi masyarakat akan segera di tindak lanjuti oleh Komisi 1 DPRD Madina,” ujar M.Jafar Rangkuty. ( Rin )

Sumber : beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online): Memprihatinkan kondisi Gedung SMP Negeri 4 Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, karena itu seluruh masyarakat berharap Bupati Madina Cq. Kadis Pendidikan dapat melihat kondisi ril gedung pendidikan bagi masyarakat di daerah itu. Pantauan pekan lalu, terharu melihat bentuk fisik gedung sekolah yang mana lantai sudah pecah-pecah. Pintu-pintu […]

  • Akar Rumput di Madina Mulai Satukan Arah ke Paslon Harun- Ichwan. Ini Poin Visi dan Misi nya

    Akar Rumput di Madina Mulai Satukan Arah ke Paslon Harun- Ichwan. Ini Poin Visi dan Misi nya

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Lewat Visi Transpormasi pembangunan Madina yang agamis, berbudaya, tanggap dan cerdas mengoptimalkan potensi daerah dengan sistem terintegrasi untuk mewujudkan masyarakat berintegritas yang mampu bersaing sesuai perkembangan zaman. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nomor urut 01 Harun- Ichwan terus mendapat dukungan dari arus bawah. Kini […]

  • Warga Mulai Terserang ISPA dan Asma

    Warga Mulai Terserang ISPA dan Asma

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal tiga pekan terakhir ini, mulai menimbulkan dampaknya, warga mulai terserang gangguan saluran pernafasan akut (ISPA). Pantauan di RSU Panyabungan, Kamis (13/3/2014) banyak warga yang berobat gangguan saluran pernafasan, terutama usia anak-anak. “Yang ada sama kami bukan hanya Ispa, namun sudah komplikasi, […]

  • Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangkaian acara Hari Bhayangkara ke-76, Polres Madina menggelar kegiatan Funbike, Minggu (19/6). Para peserta yang diikuti sekitar 200 orang ini dilepas langsung oleh Kapolres AKBP H. M. Reza CAS dan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution. Peserta olahraga bersama ini diikuti oleh masyarakat Madina, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, […]

  • Persatuan dan Kesatuan Sebagai Modal Awal Pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal

    Persatuan dan Kesatuan Sebagai Modal Awal Pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh : Maradotang Pulungan Kabupaten Mandailing Natal dikenal sebagai daerah yang majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama dan budaya di dalamnya. Di sisi lain, masyarakat Mandailing Natal dikenal sebagai masyarakat multikultural, masyarakat yang anggotanya memiliki latar belakang budaya (cultural background) beragam. Kemajemukan dan multikulturalitas mengisyaratkan adanya perbedaan. Namun bila ini dikelola secara benar, kemajemukan […]

  • Ancaman Penyakit Dari Es Batu

    Ancaman Penyakit Dari Es Batu

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anda orang yang suka minum dengan es batu? Sekarang Anda harus lebih berhati-hati. Proses pembuatan es ternyata tidak higienis dan menggunakan sejumlah zat berbahaya. Sejumlah produsen es batu bahkan menggunakan bahan air mentah yang berasal dari sungai. Memang menyantap minuman dingin setelah dicampur es batu menjadi kegemaran sebgaian besar masyarakat, apalagi jika menikmatinya di saat […]

expand_less