Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Kini Harga Elpiji 12 Kg di Sibolga Rp108 Ribu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
  • print Cetak

SIBOLGA – Meski harga gas elpiji 12 kg sudah diturunkan oleh PT Pertamina 7 Januari lalu, tapi harga gas tersebut di Sibolga masih cenderung tinggi. Penurunannya berangsur, dari sebelumnya sempat berkisar Rp146 ribu per tabung, pasca penurunan kembali menjadi sekitar Rp108 ribu.

S br Tanjung (28), ibu rumah tangga warga  Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, mengaku sempat kecewa ke para agen gas elpiji yang menetapkan harga terlalu tinggi. “Saya sempat terkejut ketika mendengar kabar bahwa harga elpiji 12 kg di seluruh Indonesia naik tinggi, tapi syukurlah sudah mulai turun lagi,” ucapnya.

Menurutnya, jika harga tak kunjung normal, kemungkinan dirinya dan konsumen lainnya beralih membeli ukuran lain yang lebih ekonomis, atau bahkan kembali menggunakan kayu bakar atau minyak tanah.

“Kalau setelah diturunkan pemerintah tapi harga yang 12 kg tetap tinggi, saya lebih baik pakai kayu bakar atau minyak tanah. Karena jujur saja dengan kondisi perekonomian saat ini, semua serba mahal, makanya uang belanja rumah tangga harus diirit,” tandas Br Tanjung diamini tetangganya, Sari.

Karyawan PT Tapteng Jaya, suplayer elpiji di Sibolga-Tapteng, Candra membenarkan kenaikan harga yang sempat mencapai Rp146 ribu per tabung ukuran 12 kg. Harga itu naik cukup drastis dari sebelumnya yang hanya Rp98 ribu.

Tapi, mulai 7 Januari lalu, harga kembali turun menjadi berkisar Rp108 ribu per tabung. “Memang kenaikan harga itu sangat drastis, konsumen kami pun berkurang 40 persen. Tapi sekarang peminatnya mulai meningkat lagi,” kata Candra seraya menyebutkan pihaknya kini memiliki stok cukup untuk kebutuhan konsumen di Sibolga-Tapteng. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Kesaksian warga setempat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata tiap malam ini selalu beriperasi. Wilayahnya di sekitar Aek Kapesong dan Jambur Tarutung. Senin malam (02/09/2024) dari video yang diterima rekan journalia, sekira pukul 21.22 wib, dengan rekaman video berdurasi 1 menit 4 detik dengan cuaca […]

  • Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 […]

  • Wakil Bupati Kembali Minta Dikoresi

    Wakil Bupati Kembali Minta Dikoresi

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution meminta kepada masyarakat terutama para ulama untuk tidak segan-segan menegur dan memperingati dirinya dalam menjalankan roda pemerintahan. Permintaan itu merupakan kesekian kalinya disampiakan wakil bupati kepada masyarakat dalam acara-acara pidato sambutan di sejumlah acara di Madina. Pernyataan kali ini diutarakan Dahlan Hasan dalam […]

  • Madina Terancam Tak Terima CPNS

    Madina Terancam Tak Terima CPNS

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA- Kabupaten Madina terancam tidak menerima calon pegawai negeri sipil atau CPNS untuk tahun ini. Sebab, hingga Rabu (3/8), pemkab masih melakukan pendataan terkait jumlah kekurangan PNS dan pemerataan formasi jabatan. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina Abdul Hamid saat ditemui METRO di ruang kerjanya, membenarkan pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada penerimaan CPNS […]

  • Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakapolres Mandailing Natal Komisaris Polisi Haryatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP S Siregar menunjukkan barang bukti 28 senjata rakitan dan 12 peluru timah, yang diserahkan masyarakat Desa Huta Tua, Kecamatan Panyabungan Timur kepada polisi, Selasa (20/09/2011) sore. (Beritasumut.com/MS Putra) Sumber : beritasumut.com

  • KP2KP- PEMKAB MADINA SOSIALISASI BPHTB

    KP2KP- PEMKAB MADINA SOSIALISASI BPHTB

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Kantor Pelayanan Penyuluhan Dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Panyabungan, bekerja sama dengan Pemda Madina (Mandailing Natal) melaksanakan sosialisasi pengalihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dari Dirjen Pajak ke pemerintah daerah (Pemda), Rabu (10/11) di Aula Kantor Bupati Madina. Acara dibuka Pj Bupati Madina, Aspan Syofian Batubara dihadiri Kanwil Ditjen Pajak Sumut […]

expand_less