Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal Akhmad Arjun Nasution/Mandailing Online.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik antar pemuda Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) dan Desa Bintuas, Kecamatan Natal yang bermula pada sekitar 2 bulan berujung pembakaran gudang ikan dan gudang minyak warga Bintuas pada Sabtu (29/1) malam.

Akibatnya sebagian warga Bintuas dikabarkan terpaksa mengevakuasi diri ke tempat yang aman.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) Akhmad Arjun Nasution meminta ke dua belah pihak agar menahan diri agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

Arjun menyampaikan, pertikaian dan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.

“Kita berharap masyarakat tetap tenang dan mengedepankan kedewasaan dan nilai persaudaraan. Kekerasan tak akan pernah menyelesaikan masalah, tapi justru akan mempersulit mediasi dan menambah masalah baru,” ujar Arjun kepada pers beberapa saat setelah kejadian.

Sebagai upaya kehadiran Pemuda Pancasila dalam membantu menenangkan situasi Arjun secara langsung telah menginstruksikan Ketua PAC MBg dan Natal agar berperan aktif menenangkan warga.

“Saya telah menghubungi Ketua PAC Natal Teddy dan Ketua PAC PP MBG Ferdinand untuk mengetahui perkembangan yang ada. Kita instruksikan agar mereka berupaya untuk saling menenangkan masyarakat,” sebutnya.

Aksi cepat tanggap pemerintah baik di tingkat kecamatan maupun Bupati dan pihak keamanan dari unsur TNI/Polri mampu menenangkan ke bilah pihak dengan cepat. Namun, solusi dari pertikaian belum sepenuhnya selesai.

Arjun pun mengapresiasi langkah cepat itu dan menawarkan solusi sehingga konflik ini tidak berkepanjangan yang bisa memicu munculnya konflik-konflik baru.

“Kita apresiasi Forkopimcam, Pak Bupati yang langsung menurunkan 1 pleton Pol PP, dan Pak Kapolres yang turun ke TKP menenangkan warga,” terang arjun.

“Kedua belah pihak harus dimediasi dan direkonsiliasi secara netral oleh pemerintah atau aparat keamanan. Kedua hal ini mutlak dilakukan untuk menghindari konflik berkepanjangan yang akan merugikan semua pihak,” lanjut Arjun.

Arjun yang didampingi Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Al-Hasan Nasution, S.Pd, Ketua BPKTA Awaluddin Lubis dan Ketua BP3 M. Ridwan menambahkan, pendekatan hukum adat berbasis kearifan lokal juga harus dikedepankan, seperti marpokat (musyawarah mufakat-red), saling memaafkan, upa-upa, dan ganti rugi.

“Terkait penegakan hukum negara atau pidana kepada para pelaku, kita meminta masyarakat sepenuhnya percaya kepada pihak berwajib,” tutupnya.

Untuk diketahui, bentrokan pemuda yang terjadi bermula dari kejadian 2 bulan lalu. Saat itu pemuda dua desa tersebut berkelahi yang berujung pada penusukan salah satu pemuda Desa Tabuyung.

Setelah sempat dirawat di RS Adam Malik Medan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Hal ini menyulut emosi rekan-rekan almarhum karena menilai pihak Desa Bintuas tidak bertanggung jawab dan mengingkari perjanjian damai.

 

Editor: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Panyabungan Apresiasi Pengerukan Aek Mata

    Warga Panyabungan Apresiasi Pengerukan Aek Mata

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga kota Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut mengapresiasi pengerukan dan pembersihan sungai Aek Mata. Saat ini pengerjaan badan sungai yang membelah kota Panyabungan itu tengah berlangsung. “Mantap, Aek Mata termasuk wajah kota kita. Kalau bersih, kita senang,” ujar Lagut Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Senin (12/12/2022). Pemkab Mandailing Natal melalui […]

  • Pemerintah Terkesan Didikte SMGP

    Pemerintah Terkesan Didikte SMGP

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Protes berkepanjangan tak bisa terelakkan di Mandailing Natal pasca beroperasinya sebagian aktivitas PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) merujuk izin Surat Kementerian ESDM lewat Direktur Panas Bumi EBTKE Harris, beberapa waktu yang lalu. “Kita menganalisis bahwa Direktur Panas Bumi Harris diduga kuat sengaja ikut bermain api dalam jerami yang bisa  berpotensi […]

  • Tolak Impor Beras,  Swasembada Pangan, Kapankah?

    Tolak Impor Beras,  Swasembada Pangan, Kapankah?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan pegiat literasi Islam Budi Waseso(Buwas) geram. Sebagai direktur utama Perum BULOG beliau kini kian buas. Beliau meradang karena menurutnya kebijakan impor beras yang digagas pemerintah belum diperlukan. Beliau menolak impor beras. Sebab panen raya  masyarakat masih menyisakan banyak stok cukup untuk saat ini. Persedian beras di BULOG pun masih lebih […]

  • Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivitas Muslimah Peduli Generasi Patut dipertanyakan keseriusan pemerintah menuntaskan kasus narkoba di negeri ini, ketika ada usulan untuk memberikan grasi massal kepada napi narkoba. Tim Percepatan Reformasi Hukum merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi grasi massal kepada narapidana pengguna narkoba. Langkah itu sebagai upaya mengatasi over crowded lapas. […]

  • Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Banyak hakim masuk neraka

    Banyak hakim masuk neraka

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Dua dari tiga hakim masuk neraka karena perilaku yang tidak adil dalam setiap putusannya. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, usai pengambilan sumpah jabatannya. “Hanya hakim yang memegang teguh kejujuran masuk surga. Sedangkan dua hakim yang tidak adil itu masuk neraka,” kata Hamdan di lantai dua, Gedung MK, hari […]

expand_less