Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

LIRA Sumut Terima Pengaduan Ketimpangan Penanganan Dugaan Korupsi Dana PS Sidempuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
  • print Cetak


Medan,
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut menerima pengaduan telah terjadi ketimpangan dalam penanganan kasus dugaan korupsi dana pengelolaan Persatuan Sepakbola (PS) Sidempuan sebesar Rp3,2 milyar.

Pengaduan tersebut disampaikan istri tersangka berinisial HAN, Hj Henny Herlina SE belum lama ini dalam kunjungan silaturahmi ke Graha LIRA Sumut Jalan Bukit Barisan II Medan.

Kedatangan Henny yang didampingi kerabatnya Desi Siregar diterima langsung oleh Gubernur LIRA Sumut H.Rizaldi Mavi MBA, Sekretaris Oscar Siagian SH, Direktur Badan Intelijen Darwin Sinaga SH serta unsur pengurus lainnya.

Dalam kesempatan kunjungan itu, Henny mengungkapkan segala ketimpangan proses hukum yang dikenakan terhadap suaminya HAN sebagai Wakil Menejer PS Sidempuan, sehingga dijadikan tersangka tunggal dalam kasus korupsi dana PS Sidempuan tersebut.

Padahal selama ini HAN tidak pernah memiliki wewenang mengelola keluar-masuknya dana pengelolaan PS Sidempuan, sementara Ketua Umum, Menejer maupun bendahara yang mengetahui persis aliran dana dimaksud sejauh ini seakan tidak tersentuh hukum.

“Dalam kasus ini, suami saya jelas dijadikan tumbal untuk kesalahan banyak pihak, tapi karena selama ini tidak ada yang membela ia terpaksa menerima perlakuan tak adil,” ujar Henny seraya berharap DPW LIRA Sumut mau mendampinginya guna menegakkan supremasi hukum dalam kasus dimaksud sehingga semua pihak yang bersalah terjangkau tindakan hukum dan tidak ada perlakuan dikriminatif.

Menurut Henny, ia juga tidak akan membela sang suami kalau benar-benar bersalah, tetapi diharapkan jangan ada pihak yang sengaja dikorbankan atas kesalahan banyak pihak.

Untuk memperkuat tudingan telah terjadi ketimpangan terutama dalam proses penahanan tersangka HAN, selaku istri Henny menyerahkan bukti-bukti berupa arsip dan juga naskah kontrak pemain yang digandakan kepada jajaran DPW LIRA Sumut.

Terhormat

Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi kepada Analisa, Kamis (7/4) menyatakan merasa terhormat dipercaya untuk membantu penegakan supremasi hukum dalam kasus dugaan korupsi dana PS Sidempuan ini.

Dikatakan, LIRA Sumut melalui Lembaga Intelijennya akan turun langsung mengawasi penanganan kasus ini, agar supremasi hukum benar-benar ditegakkan. “Kejari P.Sidempuan seharusnya mengeluarkan SP-3 kalau sudah menemukan bukti-bukti pendahuluan dan SP-21 jika sudah memiliki bukti-bukti lengkap. Jangan korbankan seseorang untuk kesalahan banyak pihak dan jangan lempar batu sembunyi tangan,” tegas Rizaldi Mavi.

Sementara Oscar dan Darwin mengungkapkan, tidak ada pihak yang kebal hukum di daerah ini, semua yang bersalah harus bertanggungjawa. Karena itu, LIRA Sumut akan maju terus guna menangani kasus ini dan membela kebenaran sembari berkonsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LIRA maupun Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta jika menemukan hambatan di lapangan. (rama)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Honorer Dapat Insentif

    Guru Honorer Dapat Insentif

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG : Guru honorer yang mengajar pada sekolah negeri di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diberi insentif sebesar Rp400.000/bulan untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Guru honor yang mengajar di sekolah negeri diberi insentif Rp400.000 per bulan, namun insentif bisa dikurangi jika kehadirannya juga kurang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher di Pangkalpinang, Jumat 26 November […]

  • Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Miris! Kelakuan manusia sekarang ini seperti tidak punya hati. Rasa tega karena kesal atau sakit hati bisa membuat gelap mata. Gara-gara hal sepele namun bisa membuat nyawa melayang. Seolah tak peduli mana hak dan kewajiban yang harus dipertimbangkan. Seperti kasus pembunuhan yang terjadi baru-baru ini. Tiga anak kost tega […]

  • Pajak Sawit, Pusat Menikmati, Daerah Merana

    Pajak Sawit, Pusat Menikmati, Daerah Merana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lokasi perkebunan sawit itu berada di daerah. Tetapi justru pemerintah pusat yang selama ini menikmati uangnya. Yaitu pemasukan dari perkebunan-perkebunan sawit itu. Jenis pemasukan itu termasuk dari Bea Keluar (BK) dan Pungutan Eskpor (PE). Nilainya sangat besar. Daerah? Hanya menerima dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur, seperti kerusakan jalan dan jembatan akibat pengangkutan CPO. Tingginya potensi […]

  • Pawai Obor di Sinunukan Besok Malam Dipelopori 3 Organisasi

    Pawai Obor di Sinunukan Besok Malam Dipelopori 3 Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) – Pawai Obor dan tauziah menyambut 1 Muharram untuk zona Pantai Barat dipusatkan di lapangan sepak bola Sinunukan III, besok, Sabtu malam (31/8/2019). “Titik kumpul Pawai Obor di lapangan Penimbangan Ram di Bunyikan IV, lalu bergerak sampai menuju lapangan sepak bola Sinunukan III,” kata Muhammad Soleh Siregar, Ketua DPC Serikat Mahasiawa […]

  • Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemain PSMS Medan dilanda isu suap menyusul hasil tragis 3-3 melawan Persiba Bantul di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim. Hasil imbang ini membuat Persiba Bantul yang melangkah ke semifinal dan PSMS pulang ke Medan untuk memulai lagi perjuangan dari titik paling awal di musim kompetisi mendatang. Kepada Tribun, Kamis (19/5), seorang pemain Ayam Kinantan […]

  • BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z Pengaduan Lubis (almarhum) Bahasa Daun-daunan Di samping kelima macam ragam bahasa yang telah dikemukakan di atas, pada masa lalu masyarakat Mandailing juga memiliki satu ragam bahasa yang lain yang dinamakan hata bulung-bullung (ertinya daun-daunan). Ch. A. van Ophuysen menamakannya bladerentaal. Berbeda dari bahasa yang biasa, yang digunakan sebagai kata-kata dalam hata bulung-bulung […]

expand_less