Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
  • print Cetak

Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)

 

MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel), berlangsung di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Medan, Kamis (4/7/2019).

Mereka membawa spanduk dan poster yang umumnya bertulis mendesak Kejatisu menetapkan nama-nama tersangka.

Selain itu, duplikasi mayat dibalut kain kafan juga dibawa ke halaman Kejatisu, yang ditengarai sebagai simbol kematian kekuatan hukum.

Di dalam surat pernyataan terdapat 8 pon tuntutan mahasiswa yang ditandatangani Kordinator Aksi, Wildan Lubis; Kordinator Lapangan, Nur Miswari Simanjuntak dan Rahmat Hidayat Sormin; Penanggungjawab Aksi Damai, Rahman Simanjuntak.

Sejumlah poin diantaranya : Meminta Kejatisu segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal (Madina).

Di poin kedua tertulis : “Diminta dengan sangat Kejatisu agar segara memanggil bupati Mandailing Natal karena diduga kuat sebagai “aktor intlektual” pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri Kabupaten Mandailing Natal”.

Pon lain lain : Meminta kepada Kejatisu untuk tidak menjadi lembaga penegak hukum yang munafik karena Kejatisu sendiri mengatakan ada tersangka di pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri dan akan diumumkan nama-nama tersangka usai Pemilu 2019.

Kejatisu harus menjadi lembaga yang dipercaya mahasiswa dalam penanganan kasus korupsi Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri.

Jika Kejatisu merasa tidak sanggup menangani kasus ini supaya memberikan andil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar polemik antara Kejatisu dengan mahasiswa tidak berkepanjangan.

Mahasiswa juga meminta kepada BPKP Sumut agar menyerahkan hasil audit pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri kepada Kejatisu untuk ditindaklanjuti.

Poin selanjuntnya dinyatakan : Apabila Kejatisu tidak mengindahkan tuntutan mahasiswa, maka mahasiswa akan melakukan aksi ke KPK.

Pihak Kejatisu akhirnya menemui massa. Pejabat yang menemui adalah Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak dan Kasinpekum, Sumanggar Siagian.

Di hadapan massa dinyatakan bahwa penetapan nama-nama tersangka akan dinyatakan sebelum tanggal 22 Juli 2019.

Dialog antara pejabat Kejatisu dengan massa. (foto : Ima Tabagsel)

 

Berdasar catatan Mandailing Online, unjukrasa mahasiswa sudah berulang kali ke Kejatisu mendesak penuntasan kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Aksi terbaru sebelumnya, unjukrasa belasan massa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina), berunjukrasa di depan kantor Kejaksaan Kejatisu, Selasa (25/6), tuntunnya serupa.

Pada Janurai 2019 lalu, kejatisu sempat memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama tersangka, yakni usai Pileg dan Pilpres 2019.

“Inikan mau pemilihan pilpres dan pileg, kita tidak mau mengganggu agenda pemerintah dulu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian yang dikutip Harian Sumut Pos, Minggu (20/1/2019).

Saat itu Sumanggar menegaskan bahwa Kejatisu berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga mengumumkan para tersangka.

Editor : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Gunung Baringin Rasakan Manfaat PNPM

    Masyarakat Gunung Baringin Rasakan Manfaat PNPM

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasakan manfaat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Terbukti dengan pebangunan jembatan rambin menuju sentara produksi masyarakat, yang dibangun dengan dana PNPM. Demikian pengakuan masyarakat kepada MedanBisnis, Selasa (11/1), di Gunung Baringin. Menurut Abdullah (47), salah seorang warga, sebelum jembatan itu dibangun, […]

  • Berharap Tetap di Jalan Lurus, Tapi Maksiat Jalan Terus?

    Berharap Tetap di Jalan Lurus, Tapi Maksiat Jalan Terus?

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah dan Mompreneur   Kita sadar bahwa kita hanyalah makhluk yang diciptakan. Tidak mungkin kita ada, kalau tidak ada yang menciptakan. Siapa yang menciptakan kita? Tentu saja Allah azza wa jalla, Tuhan yang Maha Menciptakan. Allah bukan saja menciptakan tapi juga memberikan aturan untuk kita. Selama ini kita sudah berusaha […]

  • Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada sebuah ungkapan yang sangat dikenal di dunia Melayu: ”Kalau tak pandai berpantun, jangan mengaku orang Melayu”. Adagium ini menunjukkan bagaimana pantun telah memegang peran penting dalam kehidupan sehari hari masyarakat Melayu. Bagi mereka, jika hendak dipandang sebagai orang yang berilmu dan berpengaruh, harus tahu bagaimana menafsir pantun. Juga harus tahu bagaimana cara membalas pantun. […]

  • Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Mutasi Pejabat Eselon Mulai Merebak MADINA- Pasca pengesahan perda tentang perampingan SKPD, isu mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merebak. Informasi yang diterima METRO dari sejumlah instansi membenarkan isu mutasi pejabat itu terjadi, Hal itu dipicu adanya penyesuaian dengan Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) atau perampingan sejumlah Satuan Kerja […]

  • Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Pertanian Madina belum memberikan konfirmasi soal bantuan bibit padi varietas Mekongga yang diterima petani sebagai bibit yang diduga kadaluarsa. Mandailing Online tak berhasil menemui Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Taufik Zulhandra Ritonga, ketika Mandailing Online mendatangi kantornya, Rabu (8/2/2016). Kepala Bidang Holtikultura, Juli juga tak ditemukan di kantor […]

  • PT ANJ Agri Binanga Raih Penghargaan K3

    PT ANJ Agri Binanga Raih Penghargaan K3

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Paluta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta), melalui Wakil Bupati Paluta H Riskon Hasibuan memberikan penghargaan kepada General Manager (GM) PT ANJ Agri Binanga H Suardy. Pengharggan diberikan atas keberhasilannya dalam bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tahun 2015. GM PT ANJ Agri Binanga H Suardy, Rabu (4/3) di Padangsidimpuan, mengatakan sangat berterima […]

expand_less