Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Menhut Bikin Pusat Penyelamatan Macan Tutul

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
  • print Cetak

BOGOR (Mandailing Online) – Kementerian Kehutanan bakal membangun pusat penyelamatan atau Rescue Center yang diperuntukkan untuk Macan Tutul. Pembangunan itu dilakukan menyusul maraknya konflik yang melibatkan macan asli Jawa itu dengan manusia.

“Dalam waktu sebulan ke depan, saya kira sudah ada kejelasan lokasi pembangunannya. Yang jelas, lokasinya harus dekat dengan habitat asli (macan tutul),” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan usai melihat kondisi macan tutul di ruang karantina Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor, Kamis (24/10/2013).

Selain menjadi tempat penampungan, Zulkifli menambahkan, rescue center itu juga akan menjadi tempat perawatan bagi hewan bernama latin Panthera Pladus Melas ini untuk persiapan sebelum dilepasbebaskan. “Kita memang sudah membutuhkan rescue center,” imbuhnya.

Menurut Zulkifli, pemerintah sebenarnya sudah mempunyai konsep yang bagus dalam hal penataan kehutanan. Misalnya dalam bentuk hutan konservasi, hutan lindung, maupun tatanan lainnya.

Namun beberapa kendala menurutnya tetap terjadi karena beberapa faktor seperti pertambahan penduduk, kebutuhan ekonomi masyarakat, maupun ketidak pedulian masyarakat. Sehingga menyebabkan benturan yang mengganggu habitat macan tutul.

“Habitat yang seharusnya untuk satwa, berubah menjadi perkebunan. Yang seharusnya untuk satwa, kini menjadi villa. Macan tutul juga butuh hidup layak,” kata Menteri kelahiran Lampung Selatan ini sembari mengkritik pembangunan villa yang menjamur di Cisarua.

Ketua Conservation Breeding Spesialist Group Indonesia, Jansen Manansang, mengatakan, hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah populasi hewan ini. Organisasi yang terdiri dari beberapa negara itu, menurut dia, tengah menyusun langkah-langkah strategis untuk memetakan populasinya.

“Sekaligus juga ada workshop untuk breeding yang sesuai dengan prosedur dari International Union for Conservation Nature (IUCN),” katanya.

Sementara itu, ditempat karantina TSI itu terdapat macan tutul yang diberi nama Jampang. Jampang sebelumnya berhasil ditangkap hidup-hidup pada pertengahan bulan Oktober lalu oleh gabungan tim dari Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia (FOKSI), TSI, serta dibantu warga di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.

Penangkapan Jampang dilakukan menyusul adanya laporan harimau masuk kawasan permukiman dan makan ternak milik warga. Penangkapan hidup-hidup itu merupakan kabar gembira mengingat macan tutul yang masuk permukiman, biasanya berakhir dengan kematian karena dibunuh.(Kontributor Kompas.com Kediri, M Agus Fauzul Hakim).(Tribunnews)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20% Pelamar CPNS Absen

    20% Pelamar CPNS Absen

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berkas Ujian soal CPNS Pemko Medan dan lembar jawaban yang tersisa telah dimusnahkan agar masyarakat yakin Seleksi CPNS Pemko Medan benar-benar bersih dan transparan. Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Medan Lahum Lubis kepada wartawan di Medan, Kamis (16/12/2010). Menurutnya, jumlah peserta ujian CPNS Kota Medan yang tidak ikut tes sebanyak 3.707 peserta. Mereka […]

  • Di Puskesmas Gunung Baringin ISPA 47 orang

    Di Puskesmas Gunung Baringin ISPA 47 orang

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam sepekan terakhir, data pasein kasus ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) mencapai 47 orang yang ditangani Puskemas Gunung Baringin. Rinciannya, jumlah anak-anak sebanyak 21 orang, dewasa 16 orang  dan lanjut usia sebanyak 10 orang. Faktornya ditengarai akibat kabut asap yang menyelimuti kawasan ini dan juga non asap. Tidak diperoleh data sebulan […]

  • Silangit Koi: Wisata 3 Dimensi di Kotasiantar Panyabungan

    Silangit Koi: Wisata 3 Dimensi di Kotasiantar Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Keinginan Pemerintah Daerah Mandailing Natal (Madina) menjadikan Bumi Gordang Sambilan sebagai kota wisata tidak akan tercapai tanpa dukungan masyarakat. Spot-spot wisata dengan pengelolaan secara individual sangat dibutuhkan kehadirannya. Terlebih potensi wisata Madina sangat luar biasa. Dukungan para pengusaha atau badan-badan usaha desa dalam membentuk spot wisata baru akan memberikan dampak positif […]

  • Kasus Taman Raja Batu : Pemkab Madina Bentuk Pengacara

    Kasus Taman Raja Batu : Pemkab Madina Bentuk Pengacara

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pemkab Madina telah membentuk Tim pengacara untuk mendampingi para pejabat tersangka kasus Taman Raja Batu. Itu diungkapkan Kabag Hukum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal (Madina), Munawar SH menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2019). Pembentukan tim pengacara itu menyusul penetapan 3 tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jum’at pekan […]

  • Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Sibanggor yang berada di Kecamatan Tambangan, terdiri dari tiga desa, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu. Desa Sibanggor Tonga, yang berada sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Lokasinya berada di tepian jalan, sehingga mudah dikunjungi. Lahan parkir cukup luas . Masyarakat secara swadaya mendirikan tempat pemandian air […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap Pelaku Pencurian di Rumah Komisioner KPU Madina

    Polsek Panyabungan Tangkap Pelaku Pencurian di Rumah Komisioner KPU Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Apes, Si Namreh alias A warga Banjar banjar Sibaguri, Kelurahan Panyabungan III, Mandailing Natal terpaksa berurusan lagi dengan Polisi karena kedapatan nyuri sepeda motor dan tabung gas milik komisioner KPU Mandailing Natal, Sumatera Utara. Ia di amankan Satuan Kriminal Polsek Panyabungan ditempat persembunyiannya di Banjar Sibaguri tadi malam Rabu 19/7/2023. Pelaku […]

expand_less