Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

PKS Madina Kunjungi NU dan Muhammadiyah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
  • print Cetak

DPD PKS Madina saat diterima PC NU di Panyabungan

PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina mengunjungi dua ormas islam terbesar, Senin (28/6/2021) di Panyabungan.

Dua ormas itu DPD Muhammadiyah dan PC Nahdhatul Ulama (NU).

Kunjungan ini merupakan upaya PKS mengeratkan silaturrahim dan kerjasama dengan berbagai elemen dalam membangun pemikiran-pemikiran positif bagi kemaslahatan umat dan pembangunan daerah.

Rombongan dipimpin Ketua DPD PKS Madina, Wahiddin Arjun,Lc. Turut Sekretaris DPD, Mahmudin Hasibuan serta fungsionaris DPD PKS Madina lainnya.

Rombongan DPD PKS Madina di kantor PC NU Kabupaten Mandailing Natal disambut oleh pengurus yang diwakili oleh Sekratais Ahmad Saidi Pulungan.

Sementara di kantor PD Muhammadiyah rombongan DPD PKS disambut oleh Ketua PD Muhammadiyah Madina, Muhammad Yusuf dan jajaran.

DPD PKS Madina saat diterima di kantor PD Muhammadiyah di Panyabungan

Dalam kunjungan ke kedua kantor organisasi tersebut H. Wahiddin Arjun menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan salah satu upaya memperkenalkan pengurus DPD PKS Madina yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu.

“Sudah merupakan program PKS mulai dari DPP hingga kepengurusan di Kabupaten/Kota yang ada di negara ini untuk menjalin silaturrahim kebangsaan, selain itu PKS sebagai partai politik sekarang ini sudah lebih terbuka,” ujarnya.

Sebagai partai politik, PKS terus membuka diri bagi masyarakat yang mau bergabung dengan PKS, baik sebagai kader mapun yang lainnya, namun tentu harus mengikuti peraturan partai.

“Sekarang ini kami tidak memandang bulu latar belakang seseorang untuk menjadi kader, asalkan dia bisa mematuhi peraturan partai, kita siap untuk menerimanya, karena kita terbuka kepada semua kalangan, dengan tidak menghilangkan ruh partai sebagai partai dakwah,” ujar Wahiddin.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PD Muhammadiyah Madina, Muhammad Yusuf mengatakan bahwa PD Muhammadiyah Kabupaten Madina siap bersinergi dengan PKS dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal (Madina), apalagi sekarang ini di Madina tidak lama lagi aka ada bupati yang baru, tentu sebagai partai politik dan organisasi harus memeberikan masukan-amsukan yang baik kepada pemimpin untuk menuju arah yang lebih baik.

“Muhammadiyah merupakan sebahagian tubuh dari PKS karena kader-kader kita ada juga yang merupakan pengurus di DPD PKS Madina, tentu ini merupakan suatu sinergitas antara PKS dengan PD Muhammadiyah Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Yusuf.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris PC NU Kabupaten Madina,  Ahmad Saidi Pulungan bahwa pihaknya berharap sinergitas antara PC NU dengan DPD PKS dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal.

“Sebagai Partai yang berbau Islam sudah sepantasnya antara PKS dengan PC NU memberikan pemikiran-pemikiran kepada pemerintah terutama dalam peningkatan akhlakul karimah masyarakat, dan penyakit masyarakat yang ada sekarang ini,” katanya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerman pupus mitos

    Jerman pupus mitos

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    RIO DE JANIERO – Jerman mencatat sejarah baru sebagai satu-satunya tim Eropa yang berhasil menjuarai Piala Dunia di Amerika Selatan. Di final Piala Dunia 2014 yang digelar di Estadio Maracana, Rio De Janeiro, Brazil, Senin dinihari, Jerman menang atas Argentina 1-0. Tendangan setengah voli Mario Goetze pada menit 113 gagal dibendung kiper Argentina Sergio Romero […]

  • 2 Okunm PNS Peras Remaja Terancam Dipecat

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua PNS tersangka peneror dan pemeras remaja yang kini ditahan Polres Madina bisa diberhentikan dari status PNS jika hukuman penjara diatas 2,5 tahun. “Tindakan mereka itu sudah kriminal murni. Jadi kita dari pemerintah menunggu keputusan hukum yang sudah tetap. Jika keputusannya di atas 2,5 tahun penjara, maka keduanya bisa diusulkan untuk […]

  • Ada Rp.381.165.000 Dana Untuk Pengadaan Obat Obatan Hewan Ternak di Dinas Pertanian Madina

    Ada Rp.381.165.000 Dana Untuk Pengadaan Obat Obatan Hewan Ternak di Dinas Pertanian Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dari data yang di dapat Mandailing Online tercatat kurung waktu Januari dan Pebruari 2024, anggaran untuk belanja obat obatan di Dinas Pertanian Pemkab Mandailing Natal ( Pemkab Madina) sudah mencapai Rp. 391.165.000 dengan rincian belanja obat obatan untuk bulan 125.550.000, kemudian bulan yang sama ada juga dialokasikan senilai Rp.137.210.000. Selain itu […]

  • Mulai Surut

    Mulai Surut

    • calendar_month Minggu, 4 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banjir yang melanda desa di Kab. Mandailing Natal, Sumatra Utara, hingga Ahad (4/11), terlihat sudah mulai surut. Banjir menerjang lima desa saat hujan deras turun mengguyur pada Sabtu (3/11) tengah malam. Kelima desa itu yaitu Gunung Manaon, Pagaran Tonga, Saba Jambu, dan Gunung Tua, Hutagodang Muda Kec. Siabu. Ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa. Tak […]

  • Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, Banyak tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Arab Saudi menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual, juga melakukan hubungan gelap dengan majikan. Mereka harus menanggung aib, mengandung anak hasil perbuatan haram. Saat mereka pulang ke Indonesia, TKW yang bermasalah itu menjadi kebingungan dengan anak yang dibawanya. Apalagi, ada dari mereka yang telah mempunyai suami […]

  • THR Tak Cair, SMS ke 08126406526

    THR Tak Cair, SMS ke 08126406526

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengusaha Diimbau Bayar Paling Lambat Tujuh Hari Sebelum Lebaran Pemkab Tapsel mengimbau seluruh pengusaha untuk segera membayarkan Tunjangan Hari Raya atau THR paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri. Jika imbauan ini diabaikan maka pemilik usaha yang bersangkutan bisa dipidana. Ini sesuai dengan diatur Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Manaker) Ri Nomor Per.04/MEN/1994 tanggal 16 September […]

expand_less