Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pemain Myanmar Dicaci dan Diludahi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
  • print Cetak

KEKALAHAN memalukan Myanmar di depan pendukungnya sendiri dalam laga pemungkas babak penyisihan Grup B SEA Games 2013 tadi malam menimbulkan dampak panjang.

Sekitar 30 ribu pendukung tuan rumah yang memadati tribun Thuwanna Youth Training Centre (YTC) Stadium, Yangon, marah besar.

Pendukung Myanmar melampiaskan kekecewaan dengan melakukan pengerusakan fasilitas di stadion. Tanda-tanda bakal ricuhnya pertandingan tersebut sudah mulai terlihat ketika laga mulai memasuki dua menit terakhir. Setidaknya ada dua pendukung Myanmar yang dapat memasuki lapangan.

Seorang pendukung bisa menerobos barikade petugas kepolisian, sedangkan satu lainnya masih bisa dihentikan. Kejadian tersebut kemudian berlanjut dengan pengerusakan beberapa kursi yang ada di ordinary seat. Bukan hanya merusak kursi yang terbuat dari plastic, mereka juga berteriak mengecam timnasnya.

Kecaman itu juga dilakukan pendukung yang ada di special seat, terutama yang duduk di atas lorong ganti pemain. Ketika pemain Indonesia masuk di lorong, tidak satupun yang bereaksi.

Sedangkan ketika giliran timnas Myanmar masuk di lorong, ratusan penonton itu langsung turun dan mencaci maki hingga meludahi pemainnya.

Salah satu pendukung yang mengaku bernama Zaw Zaw mengaku dirinya sangat marah dengan penampilan timnya kali ini. Padahal, sejak awal dia bersama rekan-rekannya datang ke stadion dengan semangat mendukung The White Angels -julukan Myanmar- agar bisa lolos ke babak semifinal SEA Games kali ini.

Menurutnya, permainan yang ditampilkan Kyaw Ko Ko dkk tidak seperti tiga pertandingan awalnya yang sulit untuk dikalahkan. “Ada apa dengan tim ini. Ketika kami butuh kemenangan yang menentukan, mereka malah bermain seperti itu. Mereka menghancurkan mimpi kami,” jelasnya.

Hingga pertandingan berakhir 10 menit lamanya, situasi kurang kondusif tetap terjadi di stadion tersebut. Bahkan, sesi press conference setelah pertandingan pun harus tertunda setengah jam lamanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • JADILAH UMAT RABBANI, BUKAN UMAT “RAMADHANI”

    JADILAH UMAT RABBANI, BUKAN UMAT “RAMADHANI”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan memang telah berlalu. Namun seharusnya, semangat ketakwaan saat Ramadhan janganlah pudar. Sebabnya, hikmah ibadah shaum selama sebulan penuh justru untuk menguatkan dan menaikkan derajat kita ke level takwa (QS al-Baqarah [2]: 183). Bisyr al-Hafi, seorang ulama shalih, suatu saat berkata, “Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal hak Allah, kecuali hanya pada bulan Ramadhan saja. […]

  • Merantau ke Semenanjung Malaysia

    Merantau ke Semenanjung Malaysia

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pengukuhan kekuasaan colonial di Madina menimbulkan guncangan budaya yang kedua setelah kehadiran Paderi di Madina. Guncangan yang paling menonjol ialah menurunnya marwah raja-raja setempat. Pengadilan sebagai satu lembaga yang merupakan ujud sahala harajaon telah diambil alih oleh penguasa colonial. Sehingga charisma raja-raja terus pudar lebih-lebih setelah mereka digaji dan diberi tugas sebagai pemungut belasting, pajak, […]

  • Nama-Nama PNS Yang Mutasi

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ansor, S.Pd.MM yang selama ini menjabat kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata dimutasi menjadi kepala BLU STAIM dalam mutasi di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (4/6/2013). Sementara kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata yang baru dijabat oleh Ahmad Meinul Lubis, AP yang selama ini menjabat Kepala Kantor Pelayanan Perizinan […]

  • Cabup Madina Saipullah Motivasi Puluhan Anak Yatim di Sihepeng

    Cabup Madina Saipullah Motivasi Puluhan Anak Yatim di Sihepeng

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyantuni anak yatim di Sihepeng Raya, Kecamatan Siabu, Madina, Ahad (20/10/2024). Desa-desa lokasi penyantunan adalah Desa Sihepeng (Sihepeng Induk), Sihepeng 2, Sihepeng 3, Sihepeng 4, dan Sihepeng 5. Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Saipullah Nasution. Dia menyatakan uang santunan yang […]

  • 2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dua unit rumah semi permanen milik warga Desa Tanggabosi II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hangus terbakar, Jumat (06/05/2011) malam sekitar pukul 21.15 WIB. Satu unit rumah habis total dan satu unit lagi terbakar sebagian. Penyebab kebakaran diduga akibat pemilik rumah meninggalkan sayur yang masih dimasak di dapur rumah. Rumah yang hangus terbakar […]

  • KORPRI Madina Serahkan Tali Asih kepada Ahli Waris ASN

    KORPRI Madina Serahkan Tali Asih kepada Ahli Waris ASN

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerahkan tali asih kepada ahli waris ASN untuk tahun 2022. Penyerahan tali asih dilaksanakan di gedung Korpri Madina, komplek perkantoran Paya Loting, Parbangunan, Kamis (27/1). Sekretaris KORPRI Mukhtar Nasution kepada Mandailing Online menyampaikan, pemberian tali asih ini sebagai bentuk kekeluargaan sesama anggota […]

expand_less