Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan.
Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi promosi bibit unggul lainnya yang terus dipromosikan pemerintah selama ini.
Seorang warga Lingkungan Pagaran Batu, Kelurahan Parausorat, Sipirok, Tapsel, Tua Siregar (46) mengatakan, masih lebih memilih bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam kali ini. Alasannya, karena harga gabah atau beras Silatihan jauh lebih mahal dari jenis lain, kendati usia tanaman bisa mencapai 5 bulan.
“Usia tanamannya memang 5 bulan, tapi kami lebih menyukai jenis ini karena hasilnya lebih bagus, dan harganya juga lebih baik,” katanya sambil menanam jenis padi tersebut, Selasa (3/1).
Adapun jarak tanam jenis padi Silatihan sambung Tua, lebar sekitar 25 centimeter dan panjang 40 centimeter, sedangkan pemupukan juga sama saja dengan tanaman padi lainnya yakni 2 kali setiap musim. “Tanaman Silatihan inikan rimbun, jadi jaraknya harus disesuaikan, kalau tidak maka kurang bagus,” katanya sambil mengatakan jenis pupuk yang digunakan adalah urea dan ponska.
Disamping itu, perawatan tanaman padi lokal dengan padi unggul juga hampir sama. Dimana ketika tanaman sudah rimbun tentunya perkembangbiakan gulma diantara tanaman juga semakin berkurang. “Bedanya cuma harus menunggu lebih lama,” kata Tua.
Untuk diketahui, pola tanam pertanian lahan basah (sawah) di wilayah Sipirok memang secara berangsur selama 15 tahun terakhir sudah mulai bergeser dari pola tanam sekali setahun menjadi 2 kali setahun, kendatipun belum secara keseluruhan menerapkannya. Sehingga, setiap musim tanam yang dimulai setiap akhir dan awal tahun merupakan musim tanam raya atau secara keseluruhan sawah yang ada tanpa terkecuali pasti akan ditanami padi.
Dan setiap musim tanam yang dipertengahan tahun merupakan musim tanam selang (taon holang) dan pada musim tanam ini tak semua sawah bisa ditanami dengan berbagai faktor, seperti petani belum faham betul akibat kurang dan lemahnyanya penyuluhan, kurangnya sarana-prasarana pendukung terutama air dan berbagai alasan lainnya. Yang jelas, setiap musim tanam raya, petani cenderung menggunakan bibit lokal, sedangkan pada musim selangan, petani cenderung menggunakan bibit unggul dari pemerintah.
Apapun alasannya, dengan 85 persen masyarakat Tapsel merupakan petani dan mengandalkan mata pencahariannya dari sektor pertanian, tentunya pemerintah Tapsel dibawah kepemimpinan Bupati, H Syahrul Martua Pasaribu harus terus berupaya mewujudnyatakan sektor pertanian sebagai primadona menuju kesejahteraan dan kemakmuran Tapsel ke depan. (amr/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Memanfaatkan lahan perumahan yang kosong, warga Desa Gunungtua Panggorengan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini banyak menanam bermacam tanaman sayur mayur. Salah satunya jenis kangkung darat. Dengan umur sekitar 4 hingga 6 minggu sudah bisa dipanen. Hal ini dirasakan sangat membantu bagi ekonomi keluarga. Munaroh, termasuk salah seorang yang menanam kangkung […]

  • Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal melahirkan 14 poin terkait tragedi geothermal di Sibanggor. Rekomendasi itu ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal, Kamis (1/4/2021). Pansus itu dibentuk pada 24 Pebruari 2021 dan berakhir hari ini 1 April 2021. Tragedi Sibanggor terjadi pada 25 Januari 2021. Lima warga Sibanggor Julu tewas […]

  • KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara Di India yang mayoritas Hindu. Kain sarung disebut lungi, phanek, mundu, kaili, saaram, vetti. Perbedaan penggunaan istilah ini tergantung pada daerah-daerah di India. Selain pakaian sehari-hari, juga untuk acara perayaan keagamaan. Di Sri Langka, juga mayoritas Hindu. Penggunaan kain sarung lebih didominasi pria. Sebenarnya ada juga perempuan. Kain sarung yang […]

  • Wakil Bupati Madina : Kalau Ada Masalah Desa, Kades Jangan Tulis di Media Sosial

    Wakil Bupati Madina : Kalau Ada Masalah Desa, Kades Jangan Tulis di Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami  menekankan kepada para kepala desa untuk tidak ragu dalam menggunakan dana desa, selama itu masih dalam koridor peraturan perundang undangan yang berlaku. “Kalau ada masalah silahkan sampaikan kepada saya melalui Inspektorat, jadi jangan langsung tulis di media sosial, kasih dulu kami kesempatan untuk […]

  • Masyarakat Diminta Awasi Penyelenggaraan Pilkada

    Masyarakat Diminta Awasi Penyelenggaraan Pilkada

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan pilkada damai. Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran dalam proses penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Lanjutnya, selaku penyelenggara, KPU secara terbuka menerima untuk diawasi […]

  • 2 Okunm PNS Peras Remaja Terancam Dipecat

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua PNS tersangka peneror dan pemeras remaja yang kini ditahan Polres Madina bisa diberhentikan dari status PNS jika hukuman penjara diatas 2,5 tahun. “Tindakan mereka itu sudah kriminal murni. Jadi kita dari pemerintah menunggu keputusan hukum yang sudah tetap. Jika keputusannya di atas 2,5 tahun penjara, maka keduanya bisa diusulkan untuk […]

expand_less