Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan.
Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi promosi bibit unggul lainnya yang terus dipromosikan pemerintah selama ini.
Seorang warga Lingkungan Pagaran Batu, Kelurahan Parausorat, Sipirok, Tapsel, Tua Siregar (46) mengatakan, masih lebih memilih bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam kali ini. Alasannya, karena harga gabah atau beras Silatihan jauh lebih mahal dari jenis lain, kendati usia tanaman bisa mencapai 5 bulan.
“Usia tanamannya memang 5 bulan, tapi kami lebih menyukai jenis ini karena hasilnya lebih bagus, dan harganya juga lebih baik,” katanya sambil menanam jenis padi tersebut, Selasa (3/1).
Adapun jarak tanam jenis padi Silatihan sambung Tua, lebar sekitar 25 centimeter dan panjang 40 centimeter, sedangkan pemupukan juga sama saja dengan tanaman padi lainnya yakni 2 kali setiap musim. “Tanaman Silatihan inikan rimbun, jadi jaraknya harus disesuaikan, kalau tidak maka kurang bagus,” katanya sambil mengatakan jenis pupuk yang digunakan adalah urea dan ponska.
Disamping itu, perawatan tanaman padi lokal dengan padi unggul juga hampir sama. Dimana ketika tanaman sudah rimbun tentunya perkembangbiakan gulma diantara tanaman juga semakin berkurang. “Bedanya cuma harus menunggu lebih lama,” kata Tua.
Untuk diketahui, pola tanam pertanian lahan basah (sawah) di wilayah Sipirok memang secara berangsur selama 15 tahun terakhir sudah mulai bergeser dari pola tanam sekali setahun menjadi 2 kali setahun, kendatipun belum secara keseluruhan menerapkannya. Sehingga, setiap musim tanam yang dimulai setiap akhir dan awal tahun merupakan musim tanam raya atau secara keseluruhan sawah yang ada tanpa terkecuali pasti akan ditanami padi.
Dan setiap musim tanam yang dipertengahan tahun merupakan musim tanam selang (taon holang) dan pada musim tanam ini tak semua sawah bisa ditanami dengan berbagai faktor, seperti petani belum faham betul akibat kurang dan lemahnyanya penyuluhan, kurangnya sarana-prasarana pendukung terutama air dan berbagai alasan lainnya. Yang jelas, setiap musim tanam raya, petani cenderung menggunakan bibit lokal, sedangkan pada musim selangan, petani cenderung menggunakan bibit unggul dari pemerintah.
Apapun alasannya, dengan 85 persen masyarakat Tapsel merupakan petani dan mengandalkan mata pencahariannya dari sektor pertanian, tentunya pemerintah Tapsel dibawah kepemimpinan Bupati, H Syahrul Martua Pasaribu harus terus berupaya mewujudnyatakan sektor pertanian sebagai primadona menuju kesejahteraan dan kemakmuran Tapsel ke depan. (amr/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Bupati Madina Sampaikan 14 Ranperda

    Pejabat Bupati Madina Sampaikan 14 Ranperda

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Madina Ir. Aspan Sopian Batubara menyampaikan 14 rancangan peraturan daerah ( Ranperda ) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Madina pada paripurna DPRD Madina yang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy Daulay SH, Kamis (11/11). Pada Kesempatan itu Bupati Madina Ir Aspan Sopian menyampaikan selama satu dasawarsa perjalanan pemerintahan […]

  • Hawa Nafsu

    Hawa Nafsu

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah S.Pd Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Ketika kita hidup, kita tak luput dari pengaruh hawa nafsu. Hawa nafsu ini senantiasa melingkupi kita. Bahkan terkadang mempengaruhi pilihan-pilihan kita. Tak jarang hawa nafsu ini menjerumuskan kita pada aktifitas maksiat. Hawa nafsu juga mengantarkan pada sifat rakus dan tamak untuk memiliki sesuatu tanpa batas. […]

  • Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selamat, Putrinya Tewas SIDIMPUAN- Seorang ibu, Linda br Siregar (35), warga Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, beserta putrinya Sari Anggina Napitupulu (2,5), terpeleset di parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang, Minggu (27/2) malam. Aliran air parit yang deras mengakibatkan keduanya terseret arus. Si ibu berhasil selamat setelah ditolong warga, namun putrinya ditemukan tewas, […]

  • DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DUA pekan lalu, dua dokumen itu diunggah ke dunia maya. Yang pertama 25 halaman, dengan tulisan “Laporan Triwulan I Pos Kotaraja” dicetak tebal dengan huruf kapital di halaman satu. Yang kedua lebih sedikit, hanya 8 halaman. Dari judulnya, “Laporan Harian, Nomor: R/02/Laphar/IX/2007”, tampaknya ini adalah lampiran dokumen pertama. Inilah versi Indonesia dari heboh Wikileaks, situs […]

  • Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (MO)-Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalokasi anggaran sebesar Rp1,5 milian untuk memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji yang ada di wilayah itu. Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Munafi, Kamis, jumlah bantuan untuk guru ngaji ini naik dibanding tahun 2012. Sebab ketika itu, jumlah guru ngaji yang mendapatkan bantuan hanya Rp1 […]

  • Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution, SH Glr Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam Nasution mendesak Polda Sumut menetapkan tersangka tragedi pembukaan sumur PLTP Sorik Marapi yang menewaskan 5 warga Sibanggor Julu. “Setelah Tim Polda Sumut turun melakukan investigasi, semestinya saat ini sudah ada tersangka dari manajemen PT SMGP,” kata Fahrizal […]

expand_less