Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Ribuan Bibit Pohon Untuk Kampanye Lingkungan Di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

Penanaman Bibit 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat ribuan bibit pohon buah-buahan dari berbagai jenis dalam rangka kampanye penghijauan lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Jenis bibit pohon yang disalurkan kepada Mandailing Natal meliputi bibit mangga 1.750 batang, durian 556 batang, rambutan 325 batang, aren 200 batang dan pohon mahoni sebanyak 125 batang.

Bantuan ini berasal dari program Kementerian Lingkungan Hidup kerjasama dengan Perkumpulan Hijau Sejahtera (PHS). Anggota Komisi VII DPR RI, Jhony Alen Marbun hadir dalam penananaman secara simbolis, Minggu (23/9) di tanah Pemkab Madina di sisi timur Satdion Madina, Desa Aek Sarak Matua, Panyabungan.

Acara penanaman itu juga dihadiri yakni Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera, Ir.Ilham Malik mewakili Kementerian Lingkungan Hidup; Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Albert Nego Tarigan; Ketua Dewan PHS, Syafaruddin Siregar; Bupati Madina, Hidayat Batubara; anggota DPRD Madina, Syafaruddin Ansari dan Ali Mutiara;Perwakilan PT.PERTANI, Yusuf Siregar; Kakan BLHKP Madina, Drs.Ansari Nasution; Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhandra dan komponen masyarakat lainnya.

Sebelum penanaman pohon, PHS juga mengadakan acara seminar Industri Pertambangan Dan Dampak Ekologis di Panyabungan yang di buka langsung Bupati Madina, Hidayat Batubara. Sedangkan nara sumber langsung oleh Jhony Alen Marbun, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Walhi.

Seminar tersebut membahas masalah dampak lingkungungan akibat pertambangan dan juga pembukaan lahan perkebunan secara luas. Kemudian masalah kawasan serta desakan revisi SK 44 untuk kepentingan masyarakat.

Masalah lainnya menyangkut wilayah pertambangan (WP), tentang hak otonomi daerah yang harus di perjelas pemerintah pusat. Karena sering permasalahan muncul di daerah tidak bisa terselesaikan, karena secara undang-undang masih kewenangan pusat. Dengan kata lain kebijakan daerah terbatas.

Dalam kesempatan itu Walhi selain menyoroti masalah lingkungan secara nasional akibat pertambangan, juga menghimbau pemerintah daerah supaya memantau peredaran air raksa yang di perjual belikan secara illegal di pasaran untuk meminimalisir kerusakan lingkungan.

Walhi dengan tegas mengatakan kejahatan lingkungan sama dengan kejahatan HAM, karena tempat yang layak dan kehidupan sejahtera bagi masyarakat di atur dalam undang-undang.

Sementara Jhony Alen Marbun politisi Partai Demokrat yang mengakui 70 persen pendapatan Negara berasal dari tambang, berjanji akan membawa dan mencari solusi untuk semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat untuk perobahan yang lebih baik. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan 1436, pemerintah kembali melakukan pengaturan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 04/2015 tentang  Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadan. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    Generasi Muda, Jadilah Penyebar Tauhid

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Pegiat Literasi Islam Kota Medan Tragedi di Itaewon dan beberapa tragedi lain dengan hilangnya ratusan nyawa dalam acara-acara hiburan yang melibatkan generasi muda semakin mengkhawatirkan. Hilangnya ratusan nyawa itu tak dianggap masalah oleh negara. Kasusnya pun tidak terlalu diseriusi untuk diselesaikan. Peluang untuk terjadi lagi selalu ada. Masyarakat tak punya kepastian akan […]

  • Pemkab Dituntut Tempatkan Guru di Sinunukan dan Batahan

    Pemkab Dituntut Tempatkan Guru di Sinunukan dan Batahan

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Natal dan Batang Natal (DPP Ima Nabana) menggelar seminar tentang perkembangan daerah Nabana pasca 11 tahun mekarnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Dalam seminar yang dilakukan di Kecamatan Sinunukan, Minggu (5/12), ini disebutkan, Pemkab dituntut untuk menempatkan guru di Kecamatan Sinunukan dan Batahan, agar kualitas […]

  • JOKOWI : SAYA AKAN BANGUN KAMPUNG NASUTION

    JOKOWI : SAYA AKAN BANGUN KAMPUNG NASUTION

    • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden RI Joko Wododo menegaskan akan mendorong percepatan pembangunan di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Presiden menyatakan itu dengan kalimat “Saya akan bangun kampung Nasution”. Itu ditegaskannya di hadapan sejumlah ulama dari Madina di istana negara Jakarta, Selasa (18/12/2018). Pertemuan antara ulama dari Madina dengan Jokowi itu merupakan silaturrahim sekaligus undangan […]

  • Pekan Depan 254 Pj Kepala Desa Ditetapkan

    Pekan Depan 254 Pj Kepala Desa Ditetapkan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan 254 penjabat kepala desa (Kades) di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara direncanakan berlangsug pekan depan. Itu diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina Ahmad Meinul Lubis di Panyabungan, Selasa (21/2/2023). Hanya saja Mainul tidak menyebut tanggal atau hari penetapan. “Insya Allah, penetapan 254 pj kades di Madina ditetapkan […]

  • Cuaca Panas di Indonesia dan Asia

    Cuaca Panas di Indonesia dan Asia

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca panas yang akhir-akhir ini terjadi disebabkan posisi matahari yang berada tidak jauh dari ekuator yang sekarang sedang berada di belahan bumi utara (BBU). Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, hal tersebut menyebabkan wilayah yang berada di ekuator mendapatkan penyinaran matahari yang maksimum dan menyebabkan […]

expand_less