Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ribuan Bibit Pohon Untuk Kampanye Lingkungan Di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

Penanaman Bibit 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat ribuan bibit pohon buah-buahan dari berbagai jenis dalam rangka kampanye penghijauan lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Jenis bibit pohon yang disalurkan kepada Mandailing Natal meliputi bibit mangga 1.750 batang, durian 556 batang, rambutan 325 batang, aren 200 batang dan pohon mahoni sebanyak 125 batang.

Bantuan ini berasal dari program Kementerian Lingkungan Hidup kerjasama dengan Perkumpulan Hijau Sejahtera (PHS). Anggota Komisi VII DPR RI, Jhony Alen Marbun hadir dalam penananaman secara simbolis, Minggu (23/9) di tanah Pemkab Madina di sisi timur Satdion Madina, Desa Aek Sarak Matua, Panyabungan.

Acara penanaman itu juga dihadiri yakni Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera, Ir.Ilham Malik mewakili Kementerian Lingkungan Hidup; Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Albert Nego Tarigan; Ketua Dewan PHS, Syafaruddin Siregar; Bupati Madina, Hidayat Batubara; anggota DPRD Madina, Syafaruddin Ansari dan Ali Mutiara;Perwakilan PT.PERTANI, Yusuf Siregar; Kakan BLHKP Madina, Drs.Ansari Nasution; Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhandra dan komponen masyarakat lainnya.

Sebelum penanaman pohon, PHS juga mengadakan acara seminar Industri Pertambangan Dan Dampak Ekologis di Panyabungan yang di buka langsung Bupati Madina, Hidayat Batubara. Sedangkan nara sumber langsung oleh Jhony Alen Marbun, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Walhi.

Seminar tersebut membahas masalah dampak lingkungungan akibat pertambangan dan juga pembukaan lahan perkebunan secara luas. Kemudian masalah kawasan serta desakan revisi SK 44 untuk kepentingan masyarakat.

Masalah lainnya menyangkut wilayah pertambangan (WP), tentang hak otonomi daerah yang harus di perjelas pemerintah pusat. Karena sering permasalahan muncul di daerah tidak bisa terselesaikan, karena secara undang-undang masih kewenangan pusat. Dengan kata lain kebijakan daerah terbatas.

Dalam kesempatan itu Walhi selain menyoroti masalah lingkungan secara nasional akibat pertambangan, juga menghimbau pemerintah daerah supaya memantau peredaran air raksa yang di perjual belikan secara illegal di pasaran untuk meminimalisir kerusakan lingkungan.

Walhi dengan tegas mengatakan kejahatan lingkungan sama dengan kejahatan HAM, karena tempat yang layak dan kehidupan sejahtera bagi masyarakat di atur dalam undang-undang.

Sementara Jhony Alen Marbun politisi Partai Demokrat yang mengakui 70 persen pendapatan Negara berasal dari tambang, berjanji akan membawa dan mencari solusi untuk semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat untuk perobahan yang lebih baik. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam beberapa hari terakhir petai dan jengkol membanjiri pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul musim panen buah-buhan di daerah ini, seperti buah durian, manggis, petai dan jengkol. Pantauan MedanBisnis di pasar tersebut, Jum”at (19/8), karena pasokan yang melimpah, harga petai pun kini tergolong cukup murah yakni per ikat isi 10 renteng […]

  • Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Jika terpilih jadi Bupati Madina Periode 2025 – 2030 Paslon Harun dan Ichwan Nomor Urut 1 pastikan terus rawat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mandailing Natal. Harun Mustafa Nasution Calon Bupati Nomor Urut 1 mengungkapkan di debat terbuka jika terpilih jadi Bupati Madina dengan Pasangannya Ichwan sikap toleransi […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 45)

    MARSIDAO-DAO (episode 45)

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Luas mangan manyogot, namangalao ma Hamzah dohot Isrot maroban daganak i tu Bilah Hulu nangkan manopotkon ompungna. Marmotor do alai tu sadun. Ngada jabat dao, ngada sadao tu Rantau Prapat. “Waktu paman ke sana tiga tahun lalu, nenekmu masih sehat,” ning Hamzah tu Si Poso i topi dalan i […]

  • Inilah Praktik Dinasti Politik yang Berkuasa di Sumut

    Inilah Praktik Dinasti Politik yang Berkuasa di Sumut

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Praktik dinasti politik di Sumatera Utara ternyata lebih banyak dari data yang dilansir Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, menyebut ada 57 dinasti politik di seluruh Tanah Air, termasuk dinasti politik Bachrum Harahap yang kini menjabat Bupati Padanglawas Utara dan anaknya Andar Amin Harahap sebagai Wali Kota Padangsidimpuan. […]

  • Golkar Madina Dukung Ijeck Cagubsu 2024

    Golkar Madina Dukung Ijeck Cagubsu 2024

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) menyatakan siap memberi dukungan kepada Musa Rajekshah untuk maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) pada pemilu tahun 2024. Dukungan itu langsung disampaikan Ketua DPD Golkar H. Aswin Parinduri di sela-sela koordinasi persiapan penyambutan kedatangan Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, ke Madina, Senin (22/8). “Golkar […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

expand_less