Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Rusia Hancurkan Rudal Pertahanan Udara untuk Iran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
  • print Cetak

MOSKOW, – Satu pabrik senjata penting Rusia, Kamis (29/8), mengatakan bahwa sistem-sistem rudal pertahanan udara S-300 yang diproduksi untuk Iran telah dibongkar dan dibuang. Hal itu dilakukan setelah tekanan Barat untuk membatalkan kontrak itu.

“Perangkat keras untuk Iran itu tidak ada lagi,” kata direktur umum pabrik senjata Rusia Almaz-Antev, Vladislav Menshhikov, kepada Wartawan. “Kami telah membongkarnya dengan tuntas. Peralatan yang dapat digunakan telah dimanfaatkan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa beberapa bagian lainnya telah dihancurkan. “Ini adalah informasi yang dapat dipercaya,” katanya yang dikutip kantor berita Interfax dan AFP, Jumat (30/8).

Kontrak Rusia untuk menjual kepada sekutu Irannya rudal-rudal darat ke udara yang mutakhir diperkirakan mencapai sekitar 800 juta dolar AS.

Pada tahun 2010, Rusia membatalkan kontrak itu setelah mendapat tekanan kuat dari Amerika Serikat dan Israel agar tidak menjual sistem-sistem senjata itu,yang menimbulkan protes keras dari Teheran.

Rusia, yang adalah sekutu penting Iran dan telah membangun pusat listrik tenaga nuklir pertamanya di kota Busher, Iran selatan, mengatakan pihaknya akan mengganti uang muka yang telah dibayarkan Iran sesuai perjanjian kontrak itu.(MOSKOW — Satu pabrik senjata penting Rusia, Kamis (29/8), mengatakan bahwa sistem-sistem rudal pertahanan udara S-300 yang diproduksi untuk Iran telah dibongkar dan dibuang. Hal itu dilakukan setelah tekanan Barat untuk membatalkan kontrak itu.

“Perangkat keras untuk Iran itu tidak ada lagi,” kata direktur umum pabrik senjata Rusia Almaz-Antev, Vladislav Menshhikov, kepada Wartawan. “Kami telah membongkarnya dengan tuntas. Peralatan yang dapat digunakan telah dimanfaatkan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa beberapa bagian lainnya telah dihancurkan. “Ini adalah informasi yang dapat dipercaya,” katanya yang dikutip kantor berita Interfax dan AFP, Jumat (30/8).

Kontrak Rusia untuk menjual kepada sekutu Irannya rudal-rudal darat ke udara yang mutakhir diperkirakan mencapai sekitar 800 juta dolar AS.

Pada tahun 2010, Rusia membatalkan kontrak itu setelah mendapat tekanan kuat dari Amerika Serikat dan Israel agar tidak menjual sistem-sistem senjata itu,yang menimbulkan protes keras dari Teheran.

Rusia, yang adalah sekutu penting Iran dan telah membangun pusat listrik tenaga nuklir pertamanya di kota Busher, Iran selatan, mengatakan pihaknya akan mengganti uang muka yang telah dibayarkan Iran sesuai perjanjian kontrak itu.(republika.co.id)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai BINJAI- Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7). Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang […]

  • Termasuk Ivan Batubara, Perindo Terbitkan 50 Rekom Calon Kepala Daerah

    Termasuk Ivan Batubara, Perindo Terbitkan 50 Rekom Calon Kepala Daerah

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Partai Perindo memberikan surat rekomendasi untuk 50 bakal calon kepala daerah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Ada 50 calon kepala daerah yang diberikan rekomendasi. Sebenarnya 60 yang sudah saya tanda tangan, tetapi sepuluhnya mendadak tidak sempat hadir,” kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) […]

  • Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan pelantikan Ali Sutan Harahap sebagai bupati defenitif Padanglawas (Palas), Sumatera Utara ditunda. Keputusan PTUN Jakarta tersebut dikeluarkan Jumat (9/11) lalu.“Kami sudah menerima salinan putusan PTUN Jakarta itu,”kata kuasa hukum mantan Bupati Palas Basyrah Lubis dari Kantor Hukum Izha & Izha, Jamaluddin Karim di Jakarta, Minggu […]

  • Produksi Padi Meningkat di Huraba

    Produksi Padi Meningkat di Huraba

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Upaya petani dan Pemkab Madina memperlancar pengairan air ke sawah-sawah di Desa Huraba, Kecamatan Siabu menuai hasil yang memuaskan. Pada panen yang berlangsung Maret-April ini, penghasilan sawah rata-rata 80 kaleng per lungguk. Kondisi itiu berbeda dengan musim panen sebelumnya, dimana para petani hanya menuai hasil rata-rata sekitar 50 kaleng per lungguk. […]

  • Geliat Ekonomi Rakyat di Karnaval HUT Madina

    Geliat Ekonomi Rakyat di Karnaval HUT Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kegiatan karnaval memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke 24 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara berlangsung di sepanjang Jalan Willem Iskander, Panyabungan, Rabu (8/3/2023). Penduduk membludak di pinggir kiri kanan badan jalan, mulai dari titik Taman Kota Panyabungan (depan Koramil) hingga depan Bank Sumut, Sipolu-polu, jalur yang dilalui peserta karnaval. Ribuan penduduk yang menyaksikan […]

  • Pencairan Dana Desa Menunggu Peraturan Bupati

    Pencairan Dana Desa Menunggu Peraturan Bupati

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Pencairan Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu Peraturan Bupati (Perbub).  “Saat ini masih persiapan Perbub,  dan kalau Perbub-nya sudah selesai Dana Desa akan dicairkan,”  ujar Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Madina, Zulhairi Pulungan menjawab Mandailing Online,  Jumat (8/5). Dana Desa (DD) berbeda dengan Anggaran Dana Desa (ADD). Jika […]

expand_less