Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Des 2015
  • print Cetak
Askolani dan tim Tympanum Novem   saat memeriksa bongkahan material situs di hutan Simaninggir

Askolani dan tim Tympanum Novem
saat memeriksa bongkahan material situs di hutan Simaninggir

SIABU (Mandailing Online) – Satu lokasi yang diduga satu situs candi ditemukan di hutan Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.

Bongkahan jenis batu bata itu ditemukan Budayawan Mandailing dari Tympanum Multi Media, Askolani Nasution dan kawan-kawan, Jum’at (25/12).

Lokasi temuan berada pada titik koordinat 1.021337, 99.502128. Titik situs ini awalnya ditemukan para pekerja jalan ketika ada aktivitas pembukaan jalan hutan di kawasan itu. Oleh pekerja dan penduduk setempat melaporkannya kepada Askolani Nasution.

“Bongkahan ini diyakini bersumber dari kedalaman tiga meter. Bongkahan terdiri dari dua jenis bata dan batu andesit. Ukuran bata sama dengan ukuran pada jenis candi Budha klasik,” ungkap Askolani dalam satu statusnya di akun facebook.

Dikataknnya, dengan bantuan penduduk setempat, dia dan kawan-kawan akhirnya menemukan beberapa bongkahan batu candi tersebut. Sebelumnya, setahun lalu, para pemburu kambing hutan juga telah melaporkan kepada Askolani tentang adanya gundukan batu tersusun di kawasan hutan Simaninggir.

Laporan pemburu kambing hutan itu diyakini mengandung kebenaran, sebab berdasar hipotesa arkeolog Amerika Serikat Uli Kozok soal adanya kemungkinan situs candi di kawasan hutan antara Siabu dengan Padang Lawas mengikuti arah garis Candi Siwa di Simangambat, siabu dengan Candi Bahal serta candi lain di kawasan Padang Lawas.

“Saya meyakini, dengan jarak 1 kilo meter sebelah Utara dari Candi Siabu dan 3 kilom meter dari Candi Siwa Simangambat, kawasan ini patut diduga menjadi satu kawasan Cagar Budaya yang memerlukan penelitian tindak lanjut,” katanya.

“Asumsi awal saya, situs ini makin menguatkan bahwa di kawasan ini pernah hidup satu kebudayaan Hindu-Budha masa abad 9-10 masehi. Beberapa bongkahan kami ambil sebagai sampel untuk uji materi nanti. Dokumentasi yang layak belum dapat kami lakukan. Tapi ini membuat saya kaget karena lokasi berada di atas bukit, ujarnya.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghentikan semua aktivitas tambang tradisional di Kecamatan Huta Bargot. Kebijakan ini untuk menghindari jatuhnya korban lain pascakematian empat penambang, Rabu 20 April 2011 sore. ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warga yang bekerja sebagai penambang menghentikan aktivitasnya karena pemerintah tidak mau ada korban berikutnya,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) […]

  • El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengadilan Pidana Kairo pada Senin, 30 Mei 2016 memvonis Mohammed Badie dan 35 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman penjara seumur hidup terkait dengan kasus yang dikenal sebagai “Peristiwa Ismailia” di pertengahan 2013. “Peristiwa Ismailia” mengacu pada dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota-anggota Ikhwanul Muslimin di kota Ismailia menyusul kudeta militer tahun 2013 yang menggulingkan […]

  • Warga Kotanopan dan Ulu Pungkut Minta PLN Jangan Mati Saat Ramadhan

    Warga Kotanopan dan Ulu Pungkut Minta PLN Jangan Mati Saat Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing Julu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), khususnya Kecamatan Kotanopan dan ULu Pungkut minta agar listrik jangan mati di bulan Ramadan, terutama jam-jam tertentu, misalnya saat berbuka, tarawih dan sahur. Hal itu di katakan Fendi Lubis, salah seorang warga Kotanopan kepada wartawan beberapa hari lalu. Himbauan itu mengingat di Kotanopan, […]

  • SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pembahasan revisi UU KPK untuk sementara ini ditunda kelanjutannya. Keputusan itu diambil setelah Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK dan DPR  secara terpisah di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2). “Dalam revisi UU KPK dan tadi setelah berbicara banyak mengenai revisi UU KPK, kami sepakat bahwa revisi ini sebaiknya tidak dibahas saat […]

  • Jalan Panyabungan Timur Hancur

    Jalan Panyabungan Timur Hancur

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Minimnya Drainase di sepanjang jalan menuju Kecamatan Panyabungan Tiur Kabupaten Mandailing Natal membuat jalan hancur berlobang akibat dari kikisan air.(MO)

  • LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. “Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024). Desakan LBH Madina Yustisia […]

expand_less