Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

Satu Situs Candi Ditemukan di Mandailing Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Des 2015
  • print Cetak
Askolani dan tim Tympanum Novem   saat memeriksa bongkahan material situs di hutan Simaninggir

Askolani dan tim Tympanum Novem
saat memeriksa bongkahan material situs di hutan Simaninggir

SIABU (Mandailing Online) – Satu lokasi yang diduga satu situs candi ditemukan di hutan Simaninggir, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.

Bongkahan jenis batu bata itu ditemukan Budayawan Mandailing dari Tympanum Multi Media, Askolani Nasution dan kawan-kawan, Jum’at (25/12).

Lokasi temuan berada pada titik koordinat 1.021337, 99.502128. Titik situs ini awalnya ditemukan para pekerja jalan ketika ada aktivitas pembukaan jalan hutan di kawasan itu. Oleh pekerja dan penduduk setempat melaporkannya kepada Askolani Nasution.

“Bongkahan ini diyakini bersumber dari kedalaman tiga meter. Bongkahan terdiri dari dua jenis bata dan batu andesit. Ukuran bata sama dengan ukuran pada jenis candi Budha klasik,” ungkap Askolani dalam satu statusnya di akun facebook.

Dikataknnya, dengan bantuan penduduk setempat, dia dan kawan-kawan akhirnya menemukan beberapa bongkahan batu candi tersebut. Sebelumnya, setahun lalu, para pemburu kambing hutan juga telah melaporkan kepada Askolani tentang adanya gundukan batu tersusun di kawasan hutan Simaninggir.

Laporan pemburu kambing hutan itu diyakini mengandung kebenaran, sebab berdasar hipotesa arkeolog Amerika Serikat Uli Kozok soal adanya kemungkinan situs candi di kawasan hutan antara Siabu dengan Padang Lawas mengikuti arah garis Candi Siwa di Simangambat, siabu dengan Candi Bahal serta candi lain di kawasan Padang Lawas.

“Saya meyakini, dengan jarak 1 kilo meter sebelah Utara dari Candi Siabu dan 3 kilom meter dari Candi Siwa Simangambat, kawasan ini patut diduga menjadi satu kawasan Cagar Budaya yang memerlukan penelitian tindak lanjut,” katanya.

“Asumsi awal saya, situs ini makin menguatkan bahwa di kawasan ini pernah hidup satu kebudayaan Hindu-Budha masa abad 9-10 masehi. Beberapa bongkahan kami ambil sebagai sampel untuk uji materi nanti. Dokumentasi yang layak belum dapat kami lakukan. Tapi ini membuat saya kaget karena lokasi berada di atas bukit, ujarnya.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)  – Waskita Karya-SMJ-Utama KSO mengakui adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi terkait pemberitaan yang mengatakan percepatan rehabilitasi jalan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapatkan restu atau izin dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk menggunakan material Galian C tanpa Izin. Hal ini diungkapkan Jimmy, yang merupakan penanggung jawab pekerjaan rehabilitasi jalan Propinsi di Kabupaten Madina […]

  • Menkopolhukam: Pantau Wikileaks

    Menkopolhukam: Pantau Wikileaks

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto telah memerintahkan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring untuk memantau isi laman WikiLeaks. “Saya sudah perintahkan kepada Menkominfo dan Kemenlu untuk melihat apa saja isi dari Wikileaks itu,” kata Djoko Suyanto ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat. […]

  • Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Kisah Malin Kundang kembali terjadi. Seorang remaja  yang berinisial MAS 14 tahun tega menikam ayah, ibu, dan neneknya. Dikabarkan, ayah dan neneknya meninggal dunia, sedangkan ibunya mengalami luka tusuk dan telah mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (30-11-24), di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah melakukan penyelidikan, Pelaksana Harian […]

  • Tol Sumatera terganjal perpres

    Tol Sumatera terganjal perpres

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Hutama Karya (HK), sebagai perusahaan pelat merah yang mendapat tugas menggarap tol Trans Sumatera menyatakan kesiapannya membangun jalan Tol Sumatera. Namun, rencana memulai proyek ini masih belum jelas. Pemerintah belum bisa menentukan kapan Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan Hutama Karya keluar. Hutama Karya baru bisa memulai setelah aturan tersebut keluar. “Proses sudah ada […]

  • Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

    Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejadian berulang terlepasnya gas beracun milik PT SMGP sehingga menyebabkan warga di sekitar WKP jadi korban adalah bukti perusahaan panas bumi itu tidak peduli dengan kehidupan masyarakat. Hal itu disampaikan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara menanggapi adanya lebih dari 50 orang terpapar gas beracun yang […]

  • Saksi Sejarah yang mulai punah

    Saksi Sejarah yang mulai punah

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bukti-bukti sejarah di Natal kini terlihat tidak terawat. padahal bukti-bukti sejarah ini merupakan aset daerah yang tidak ternilai harganya (MOL)

expand_less