Kamis, 3 Sep 2026
light_mode

Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
  • print Cetak

PALUTA, (MO)- Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2013 mulai memanas. Walaupun belum ada calon yang mendeklarasikan siap maju, namun manuver politik yang terjadi di masing-masing kecamatan di wilayah Paluta sudah mulai terlihat, seperti pemasangan alat peraga atau baliho bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paluta periode 2013-2018 dan penggalangan massa.

Sejumlah kalangan pun sudah mulai dibicarakan oleh masyarakat luas. Selain dari kalangan pengusaha, legislator, tokoh masyarakat, bahkan Bupati Padang Lawas Utara Drs H Bachrum Harahap dan ada juga dua anggota DPRD Labuhan Batu Selatan (Labusel) yang berasal dari Paluta pun digadang-gadang untuk berkompetisi pada pesta demokrasi tersebut. Sejumlah nama yang berniat tampil menjadi pemimpin mulai menebar pesona mengampanyekan diri itu, di antaranya Drs Bachrum Harahap (Bupati Paluta), H Syahrul Harahap MAP (tokoh masyarakat dan mantan Kadis Pendapatan Kota Medan), Parlinsyah Harahap SE MAP (Ketua Partai Gerindra Paluta), Amas Muda Siregar SE (Ketua Komisi I DPRD Paluta), Drs Ahmad Sailan Siregar (Wakil Ketua DPRD Paluta), Panggar Nasution (Anggota DPRD Labusel), H Raja Aman Hasibuan alias H Mokmok (Anggota DPRD Labusel).

Selain itu ada Ir Zulkipli Rambe (Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Paluta). Beredar juga nama calon bupati dari kalangan independen, yakni Lahmuddin Rambe (pengusaha asal Riau). H Raja Aman Hasibuan (H Mokmok) yang juga merupakan Anggota DPRD Labusel dihubungi wartawan yang disebut-sebut akan ikut meramaikan Pilkada Paluta 2013 menegaskan, siap untuk berlaga di Pemilukada Paluta 2013 mendatang. Namun demikian ia mengaku, ada sejumlah partai yang telah dilakukan komunikasi. “Insya Allah saya akan ikut dalam Pemilukada, namun masalah dari mana nanti belum bisa dapat saya ceritakan,” ungkapnya.

Sementara sejumlah warga mengaku, dari sejumlah nama yang sudah terdengar mencalonkan diri, mereka bersimpatik terhadap keempat sosok Drs H Bachrum Harahap, Drs Syahrul Harahap, H Raja Aman Hasibuan dan Parlinsyah Harahap. Menurut warga, sosok ke empat sudah lama dikenal warga Paluta dan diyakini akan mendapat dukungan dari masyarakat Paluta. “Saya sangat simpatik dengan ke empat calon ini, meski mereka belum menyatakan secara resmi pencalonannya. Kami yakin mereka layak untuk didukung, masalah siapa yang akan didukung dan dipilih itu nanti,” ujar H Harahap dan beberapa warga Gunung Tua. (metro/int/ong)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rancangan KUA PPAS APBD Madina 2022 Dibahas

    Rancangan KUA PPAS APBD Madina 2022 Dibahas

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KUA PPS APBD Tahun Anggaran 2022 diajukan ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Jum’at (19/11/2021). Dokumen KUA PPS diserahkan Asisten III Pemkab Madina, Sahnan Batubara kepada Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis pada Rapat Paripurna. Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) merupakan rancangan program prioritas dan patokan […]

  • Bulu Payung Belum ada Listrik

    Bulu Payung Belum ada Listrik

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jaringan Melintas di Atas Rumah SIPIROK-Sangat ironis. Sejak Indonesia merdeka sampai saat ini, warga Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel belum menikmati listrik PLN. Padahal jaringan listrik PLN melintas di atas dan pekarangan rumah warga. Tidak itu saja yang membuat miris, permukiman 17 Kepala Keluarga (KK) di dusun ini juga sebenarnya […]

  • Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah, tinggal di Tapanuli Utara Kasus kebocoran data privasi rakyat kembali terjadi. Dilansir dari Liputan6.com, 21/08/22, 26 juta riwayat pencarian Indihome diduga bocor, nama dan NIK pelanggan terungkap dan dibagikan gratis di situs gelap. Isu ini mendapat komentar dari masyarakat, salah satunya dari akun di twitter Teguh Aprianto, yang mengatakan […]

  • Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ringankan Beban Tatap Muka di dalam Kelas JAKARTA – Perhitungan jam mengajar saat ini memicu polemik. Banyak guru bersertifikat gagal mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP). Pemicunya mereka gagal mengejar beban mengajar 24 jam tatap muka per pekan. Sistem perhitungan beban mengajar itu segera diubah. Rencana pengubahan sistem penghitungan beban jam mengajar ini tertuang dalam revisi […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

  • Menag Bantah Ada Kisruh dengan MUI

    Menag Bantah Ada Kisruh dengan MUI

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI Suryadharma Ali (SDA) membantah ada perseteruan antara kementerian yang dia pimpin dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang sertifikasi atau pencatatan produk halal dalam RUU Jaminan Produk Halal (JPH). Dikatakan, yang terjadi antara mereka hanya perdebatan mengenai konteks apakah sertifikasi halal itu wajib atau hanya bersifat sukarela. Di satu sisi MUI […]

expand_less