Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Soal Oknum Polisi Pukuli Imam Salat Tarawih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
  • print Cetak

Kapolres Tapsel: Pelaku Akan Diberhentikan


SIDIMPUAN, –
Kapolres Tapsel AKBP Rizal Engahu akan memberhentikan Bripka Sawal Harahap, oknum polisi yang memukuli M Nabis Batubara, imam salat tarawih, jika terbukti mengalami gangguan kejiwaan.

AKBP Rizal Engahu kepada METRO, Selasa (23/7), mengatakan, kejadian itu terjadi di wilayah hukum Polres Psp. Dan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto, untuk mengamankan anggotanya tersebut.

“Untuk masalah hukumnya saya sudah serahkan langsung kepada pihak yang bersangkutan, yaitu Polres Kota Psp. Saya juga sudah langsung berkoordinasi dengan Kapolres Psp untuk mengamankan pelaku. Kini, pelaku sudah ditahan di Lapas Salambue,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, mengenai permintaan masyarakat yang meminta pelaku untuk diberhentikan, menurutnya hal itu sah-sah saja karena masyarakat sudah merasa tidak nyaman atas kejadian tersebut.

Untuk itu, sambung kapolres, ia akan segera meminta anggotanya untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya gangguan kejiwaan pada pelaku. Dan bila nanti terbukti, maka Rizal akan berkordinasi dengan pihak yang terkait untuk segera memroses pemberhentiannya.

“Akan segera kita periksa ia terlebih dahulu. Apapbila hasilnya memang sudah tidak bisa ditolerir maka saya siap memberhentikannya. Itupun dengan pertimbangan dari banyak pihak. Tapi akan saya koordinasikan kepada anggota untuk segera melakukannya,” pungkas kapolres.

Sebelumnya, kekhusyukan salat Tarawih di Masjid Nurul Iman, Kampung Darek Lingkungan I Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kamis (18/7) sekitar pukul 20.30 WIB, berubah gaduh dan berdarah. Penyebabnya, oknum polisi bernama Bripka Sawal Harahap (33) memukuli M Nabis Batubara (65) yang saat itu menjadi imam salat.

M Nabis Batubara, warga Kampung Darek, kepada METRO, Jumat malam (19/7), menceritakan kronologi kejadian. Malam itu, ia menjadi imam salat tarawih di Masjid Nurul Iman, yang berada tak jauh dari rumahnya. Di belakang Nabis, berbaris rapi saf makmum laki-laki dan perempuan.

Tiba-tiba, saat ia bangkit dari sujud dan hendak mengakhiri salat, dari arah sampingnya datang seseorang dan langsung memukulinya tanpa ampun. “Saya tidak tahu mengapa tiba-tiba masuk ke dalam masjid dengan cara melangkahi orang yang sedang salat.

Sehabis saya bangkit dari sujud, dan hendak menghabiskan dua rakaat pertama, tepatnya saat duduk tahiyat akhir, pelaku langsung memukuli saya hingga berdarah. Kini, wajah ini harus dijahit,” ujar Nabis sambil menunjukkan lukanya yang masih diperban.

Nabis menambahkan, saat dipukuli ia tidak melawan sama sekali. Ia hanya bisa pasrah menahankan rasa sakit di wajah yang bersimbah darah. Selanjutnya, beberapa makmum melerai dan membawa pelaku ke luar masjid.

“Saya terkejut dan tidak melawan sama sekali. Kemudian saya berdiri, dan melihat pakaian yang saya pakai sudah penuh dengan tetesan darah. Saya heran mengapa dia memukuli saya,” kata Nabis.

“Demi Allah tidak pernah saya berurusan dengan pelaku. Bicara sepatah kata pun tidak pernah, makanya saya bingung, tiba-tiba saja dia datang dan memukuli saya,” sambungnya.

Sofyan Saleh Nasution (50), seorang saksi menambahkan, saat kejadian ia menjadi makmum dalam salat tarawih itu. Ia berada persis di belakang korban.

Ia sempat melihat pelaku melewati jamaah dengan melangkahinya. Kemudian, pelaku berdiri di samping korban dan langsung menghantam dan memukuli korban dengan kedua tangannya seperti orang yang sedang kesetanan. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Lambannya penanganan dugaan korupsi desa digital atau Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat Generasi Muda (GM) Grib Jaya Madina berunjuk rasa di kantor  Kejaksaan Negeri Madina, Rabu (24/09/2025). pengunjuk rasa meminta kejaksaan profesional dan tidak tebang pilih terhadap siapa saja yang terduga menikmati aliran dana proyek desa digital […]

  • Menakar Fungsi ETLE

    Menakar Fungsi ETLE

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi, Medan Viral! Ungkapan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo memadati trending topik Twitter (25/3). Ia mengapresiasi Korlantas Polri yang berkomitmen penuh mewujudkan program 100 hari Kapolri dengan menargetkan sistem tilang elektronik dan diterapkan secara nasional (23/3). Terobosan baru yang dicanangkan pemerintah  ini nampaknya perlu dikaji ulang. Jika menakar tujuan program ETLE […]

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Menyongsong Kehadiran Bandara Mandailing Natal

    Menyongsong Kehadiran Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Zainuddin JR Lubis Praktisi Komunikasi Publik/Pemerhati Kab Madina Pembangunan Bandar Udara Mandailing Natal berlokasi di Kecamatan Bukit Malintang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut akan dapat menarik perhatian terutama kalangan investor yang hendak menanamkan modal di Kabupaten ini. Kehadiran bandara itu sudah lama diidam-idamkan Pemkab Madina demikian dengan masyarakatnya. Apalagi bandara itu nantinya dapat memperpendek […]

  • Punya Deking Kuat, Tambang Emas Ilegal Dirantobi tetap Beroperasi

    Punya Deking Kuat, Tambang Emas Ilegal Dirantobi tetap Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Keras, aktifitas tambang emas ilegal menggunakan alat berat di wilayah desa Rantobi, di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi.tak perduli dimasa bencana atau tidak, pengusaha tambang ilegal ini tidak memiliki rasa takut seolah ada orang kuat yang bekingi aktifitas ilegal nya tersebut. Dari pengakuan warga bermarga Nasution, aktifitas […]

  • NasDem Buka Pendaftaran Bacaleg Tanpa Biaya

    NasDem Buka Pendaftaran Bacaleg Tanpa Biaya

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD NasDem) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuka pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Pendaftaran ini terbuka secara umum dan tidak dipungut biaya atau gratis. Ketua DPD NasDem Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sainal Abidin Nasution yang dihubungi di Panyabungan, Sabtu […]

expand_less