Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

Aliansi Masyarakat Desa Tabuyung saat menyerahkan berkas ke Bupati Madina Saipullah Nasution usai pertemuan di ruang Asisten II Pemkab Madina ( fikri )

MADINA-Mandailing Online : Teguh W Hasahatan Nasution Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menilai pernyataan bupati Saipullah Nasution yang mengaku mendapat informasi siapa dibelakang aksi demo perkebunan adalah pernyataan ” nyeleneh ”

” Ini adalah sebuah penyataan ‘nyeleneh’ dari seorang kepala daerah. Unras itu di atur dalam UU No.9 thn 1998. Relevan atau tidak tuntutan masarakat, itu bisa di kaji dan di uji, bukan sibuk nyari siapa di belakangnya. Jika ada pihak di belakangnya rupanya mau diapakan. Penjarakan ?” Kata Teguh yang juga ketua PDIP Madina pada Mandailing Online Rabu 5/11/2025

Ia menyarankan Bupati agar mengerjakan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah. Kalau tak mampu “lambaikan tangan”.

Pernyataa bupati terkait ia mendapatkan info siapa dibelakang aksi demo itu berawal dari pertemuan bupati dengan aliansi masyarakat desa tabung yang aksi demo di kantor bupati siang tadi. Dalam pertemuan masyarakat di ruang asiste II yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda, Kadis Koperasi, Kadis Pertanian dan Kadis Kominfo. Bupati mengeluarkan pernyataan ke masyarakat bahwa dirinya selalu dapat info lewat WhatsApp siapa dibelakang setiap aksi demo.

Pernyataan Bupati tersebut lantas di perkuat saat beliau di wawancarai wartawan usai acara pertemuan itu kelar.

Saat wartawan meminta pandangannya apakah demo tersebut dugaan di desain karena dari berbagai Kecamatan di Pantai Barat Madina secara bruntun melakukan aksi dengan tuntutan yang sama yakni plasma. Bupati dengan tegas mengatakan tidak mau berandai andai karena bupati sebagai pasilitator.

” saya tidak mau berandai andai, pak bupati kan pasilitator dan pembina. Setiap orang mengajukan aspirasi ya silahkan saja,” kata Saipullah

Ia mengaku bahwa setiap aksi masalah perkebunan selalu mendapat informasi siapa dibelakangnya

“bahkan tiap malam ada info lewat aplikasi WhatsApp ke saya siapa dibelakangnya disetiap aksi. Artinya kita positif tingking saja. Setiap masalah yang diajukan ke kita, kita akan liat data yang ada dan apabila data itu tidak sama kita akan pertemukan maayarakat/ koperasi dengan perusahaan,” jelas Bupati.

Diketahui memang dua pekan terakhir warga dari berbagai kecamatan di wilayah pantai barat madina mendatangi DPRD dan Pemkab Madina. Perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka terkait perusahaan perkebunan kelapa sawit  di wilayahnya yang dianggap belum menunaikan kewajiban Plasma sebanyak 20 persen dari total HGU yang perusahaan perkebunan miliki.

Dari data yang didapat warga yang sudah mendatangi Kantor DPRD dan Pemkab Madina dua pekan terakhir yakni warga Kecamatan Natal menuntut PT. Gruti yang menurut mereka belum menunaikan kewajiban plasma, hal sama datang dari masyarakat Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis menuntut PT DIS , demikian halnya dengan masyarakat Tapus Kecamata Ranto Baek. Bahkan informasi terakhir akan ada gelombang unjuk rasa dari masyarakat Batahan dan Natal dengan tuntutan yang sama namun peruaahaan perkebunan berbeda.( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsul Hobi Beli Berlian

    Syamsul Hobi Beli Berlian

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masih ingat berita mengenai penggeledahan rumah pribadi Syamsul Arifin, yang beralamat di Jalan STM Suka Darma Nomor 12, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor, Sumut pada 15 Nopember 2010? Saat itu, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang cash ratusan juta rupiah, ratusan juta uang asing, serta sejumlah emas dan berlian. Untuk uangnya saja […]

  • Ketua PP Kutambaru Tewas Dibantai

    Ketua PP Kutambaru Tewas Dibantai

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SALAPIAN- Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Kutambaru (dulu Salapian, Red), Sopan Perangin-angin (32), tewas bersimbah darah, Rabu (13/7) malam. Sekujur tubuhnya penuh luka menganga diduga akibat tebasan senjata tajam. Menurut sumber POSMETRO MEDAN (grup Sumut Pos) di kepolisian, pembunuhan itu terjadi pukul 20.30 WIB di sebuah warung di Dusun Penusunan, Desa […]

  • Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Tim Reserse Kriminal Polresta Medan mengamankan 4 orang terduga pelaku pencurian alat kesehatan (Alkes) dari Gudang Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah seorang terduga merupakan Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Polisi menangkap para tersangka di kediaman masing-masing, setelah polisi menerima informasi ada transaksi penjualan […]

  • Madina Raih 5 Besar Program TB Paru Se-Sumut

    Madina Raih 5 Besar Program TB Paru Se-Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Tahun 2012 ini Madina mampu menempati posisi 5 besar terbaik di Sumatera Utara dalam hal program penanganan penyakit TB Paru, sesuai surat Dinas Kesehatan Provinsi Nomor: 440.443/588/V/2012, tanggal 7 Juni 2012. Raihan itu berdasar hasil cakupan program TB (tuberculosis) Paru dari Januari hingga Desember 2011. Program TB paru sendiri sudah mulai diusung […]

  • Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Unit Pembuatan Regional Pembangunan Jalan Jembatan (UPRPJJ) Padangsidimpuan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah – Simpang Gambir Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk dalam klas III B dengan demikian ruas jalan ini hanya bisa dilewati kendaraan berat maksimal 8,16 Ton. Demikian disampaikan Kadis Perhubungan Madina Drs. Parulian […]

  • Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Akhirnya penduduk Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Nata menikmati aliran listrik. Ini kali pertama desa itu terang di malam hari sejak Indonesia merdeka. Arus listrik itu diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun pemerintah desa setelah menerima anggaran Dana Desa Tahun 2015. Desa Aek Nabara […]

expand_less