Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak

MEDAN :Sebanyak 1.134 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan menggelar Tortor Naposo Bulung secara serentak di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Tarian khas asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini akhirnya memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara serentak dari Museum Rekor Indonesia (Muri).

Pagelaran tarian massal ribuan pelajar ini sekaligus menandai pembukaan acara Pekan Budaya Sumut 2010 yang digelar selama sepekan di Lapangan Merdeka Medan. Para penari melenggok menari Tortor Naposo Bulung (tarian muda-mudi), sambil diiringi alunan gendang Batak.

Panjang barisan penari lebih dari 200 meter hingga memenuhi ruas Jl Pulau Pinang yang berada di sisi utara Lapangan Merdeka. Uniknya, para penari mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan etnis di Sumut.

Perwakilan Muri yang hadir dalam acara tersebut, Yusuf Ngadri menyatakan tarian Tortor Na Poso Bulung yang diikuti ribuan penari secara serentak, memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara massal.

“Sebelumnya belum pernah ada tarian yang diikuti lebih dari seribu penari secara serentak. Ini tidak hanya secara nasional, bisa jadi secara internasional,” kata Yusuf usai menyerahkan piagam di Lapangan Merdeka Medan, Sumut.

Atas prestasi ini, Yusuf menyerahkan piagam penghargaan Muri kepada pihak penyelenggara Pemerintah Provinisi Sumatera Utara dan Pemkot Medan. Sementara Walikota Medan, Rahudman Harahap mengatakan, rekor Muri tersebut bukan bentuk prestasi semata, namun juga pengakuan yang dijadikan semangat bagi pemerintah daerah untuk lebih berbuat lagi.

“Semoga rekor itu menjadi semangat buat pemerintah daerah dalam menggelar berbagai even di masa mendatang,” kata Rahudman.

Medira, salah seorang penari yang terlibat dalam tarian tortor Naposo Bulung, menyatakan, sangat bangga karena ikut memecahkan rekor muri. “Sebelum tampil, kami latihan selama dua minggu. Awalnya sangat sulit karena harus serentak, tapi akhirnya jadi terbiasa,” ujar Medira.(dt)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan pemain nasional, Rully Nere, menilai Adhyaksa Dault pantas menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dicalonkan klub ISP Purwokerto. “Saya sudah mendengar pak Adhyaksa mencalonkan diri dan menganggapnya figur yang tepat menggantikan Nurdin Halid,” kata Rully Nere di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, baru-baru ini. […]

  • Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Desa Ranjau Batu Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal kini telah memiliki bangunan madrasah. Biaya pembangunannya berasal dari Dana Desa Dan kini, anak-anak juga telah dengan nyaman belajar agama dan bahasa Arab dibangunan yang memiliki 2 lokal itu. Warga juga sangat mengapresiasi keberhasilan pembangunan gedung madrasah tersebut. Sebab, madrasah sangat urgen […]

  • Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

              Oleh: HARIS SUTAN LUBIS Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara    3. PEMBAHASAN Memberikan pengertian serta batasan-batasan apa dan bagaimana sebenarnya yang dikatakan sebuah cerita pendek adalah suatu pekerjaan yang rumit dan bahkan menjurus kepada kesia-siaan belaka. Ukuran panjang atau pendeknya sebuah cerita pun ternyata belum bisa memastikan apakah cerita tersebut […]

  • Atika: Pemkab Madina Dukung Asta Cita Presiden di Sektor Pangan

    Atika: Pemkab Madina Dukung Asta Cita Presiden di Sektor Pangan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Salah satu Asta Cita Pak Presiden Prabowo adalah ketahanan pangan. Kami, Pemkab Madina juga fokus pada hal ini”. Itu ditegaskan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution usai membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan pasar eks Bioskop Tapanuli, Panyabungan, Rabu (24/9/2025). GPM ini kali ketujuh sejak Agustus […]

  • Suporter Sriwijaya FC Kecewa Dengan Kinerja Ivan Kolev

    Suporter Sriwijaya FC Kecewa Dengan Kinerja Ivan Kolev

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kelompok suporter Sriwijaya FC tidak ingin melihat Ivan Kolev melatih klub kesayangan mereka lagi musim depan. Performa tidak stabil yang diperlihatkan oleh Sriwijaya FC Palembang tampaknya tidak memuaskan suporter fanatik mereka. Oleh karena itu, suporter Sriwijaya meminta kepada manajemen agar tidak memperpanjang kontrak Ivan Kolev. Seperti yang dilansir oleh Sriwijaya Pos, dua kelompok suporter Sriwijaya […]

  • Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membuka pelamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 280 orang. Formasi yang di perlukan Kabupaten Mandailing Natal antara lain Guru SD sebanyak 39. Guru yang di butuhkan antaralain Guru Kelas Pendidikan D II SPGD sebanyak 25 orang, Pendidikan S1 […]

expand_less