Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tortor Somba Dipromosikan ke Belanda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Tarian Tortor Somba khas Tapsel dipromosikan hingga ke Belanda. Promosi ini dilakukan oleh biro perjalanan yang ada di negara Kincir Angin tersebut bekerja sama dengan Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok.
Direktur Tor Sibohi Nauli (TSN) Hotel H Yuriandi Siregar melalui Manajer Hotel Darwis Nasution, kepada METRO, Rabu (27/4) mengatakan, upaya promosi tarian Tortor Somba itu merupakan bagian dari promosi keberadaan hotel yang berada di kaki Gunung Sibualbuali itu. Semua itu juga tidak terlepas dari peran dan petunjuk biro perjalanan Travel Ravelino Medan.
Melalui mereka, kata Darwis, beberapa pengusaha dan manajer biro perjalanan dari Belanda melakukan survei dan penjajakan tentang hal-hal yang menarik untuk dipromosikan di negeri mereka, sehingga nantinya akan menjadi salah satu tujuan utama kunjungan wisatawan asal Belanda yang dipromosikan melalui brosur-brosur yang ada.
“Jumat (22/4) lalu melalui travel Ravelino Medan yang disertai Direkturnya Bapak Julhendry, keberadaan hotel kita telah dikunjungi 14 pengusaha dan manajer dari biro perjalanan di Belanda dengan maksud melakukan kerja sama di bidang promosi. Nantinya dari hasil kunjungan mereka itu akan menjadi promosi di negeranya sehingga ke depan Tor Sibohi Nauli Hotel menjadi salah satu tujuan turis dari negara itu di Indonesia,” katanya.
Dikatakannya, saat kunjungan para biro perjalanan tersebut turut pula disajikan keunikan budaya daerah melalui tarian khas sehingga membuat pengunjung menikmati suguhan.
“Mereka happy, terutama setelah kita sambut dengan jenis tarian Tortor Somba. Malah mereka larut dalam tarian tersebut. Kita berharap ke depan semakin banyak tamu mancanegara yang berkunjung ke daerah kita. Dan kerja sama ini berjalan mulus. Sebab, hal ini bukan saja menyumbang devisa tetapi juga meningkatkan PAD,” katanya.
Ada hal yang terpenting dari kunjungan tersebut, yakni keunikan budaya daerah harus dipertahankan karena merupakan salah satu hal yang menarik bagi pengunjung terutama dari manca negara.
“Bentuk bangunan memang unik dan berada di wilayah yang sejuk dan asri. Namun semua itu akan lebih menarik jika mereka kita suguhi keanekaragaman budaya,” pungkasnya. (ran/ann)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Bebas

    Mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Bebas

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jumat, 27 Mei 2011, memvonis bebas mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Lubis, karena tidak terbukti bersalah dan merugikan keuangan negara senilai Rp13.640.189.000 dalam kasus tukar guling kebun binatang di daerah tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang diketuai Sugianto dalam amar putusannya menyebutkan, Ramli Lubis harus dibebaskan dari […]

  • 3 Pelajar SD dari Siabu Utusan Madina ke Hardiknas Sumut

    3 Pelajar SD dari Siabu Utusan Madina ke Hardiknas Sumut

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) –  Tiga pelajar sekolah dasar dari Kecamatan Siabu akan menjadi utusan Kabupaten Mandailing Natal ke tingkat Provinsi dalam berbegai lomba menyambut Hardiknas pada Mei nanti. Ketiga pelajar itu adalah Naufal Haris dari SD Negeri 001 Sihepeng yang menjuarai lomba Vokal Solo di tingkat Kabupaten Maret lalu. Kemdian Etikah Sari dari SD Negeri […]

  • Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Kalau dagang barang, untung di kisaran 20 persen. Sedang kalau mau bisnis waralaba, bisa dapat untung 120 persen, bahkan secara terus-menerus. Mau? Kalimat itu mungkin terdengar berlebihan (hiperbola). Tetapi, justru di situlah rahasia besar ekonomi modern bekerja. Sebab dalam dagang biasa (konvensional), keuntungan sering berhenti di barang yang terjual hari […]

  • KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) akhirnya mengembalikan uang Pemkab Langkat Rp75 miliar lebih. Dana tersebut sebelumnya disita guna keperluan pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Syamsul Arifin. Pengembalian uang sitaan dilakukan pada Senin (2/7) lalu sekira pukul 16.00 WIB di kantor Bupati Langkat. Pengembalian itu disaksikan Kapolres Langkat AKB Eric Bhismo dan beberapa […]

  • KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah dilantik bulan lalu, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) melakukan rembug pertama, Kamis (24/4/2014) membahas sekitar 5 poin issu pertanian dan perkebunan. Upaya mengembangkan kembali jeruk maga di kawasan Sibanggor menjadi salah satu topik bahasan. Jeruk Maga yang sempat terkenal dari Madina sempat punah akibat serangan virus […]

  • Kejatisu panggil tersangka korupsi BBD Padang Lawas

    Kejatisu panggil tersangka korupsi BBD Padang Lawas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN   –  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali melayangkan pemanggilan terhadap tersangka AH, Direktur CV Gading Emas, terduga korupsi Bantuan Bencana Daerah Kabupaten Padang Lawas tahun anggaran 2011 senilai Rp 1,2 miliar. Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama di Medan mengatakan, tersangka tersebut sudah dua kali dipanggil tim penyidik di institusi hukum itu. Namun, ujarnya, […]

expand_less