Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

SIDIMPUAN- Pemko Psp mengimbau dan meminta pengusaha di sepanjang jalan baru Jalan By Pass di Kecamatan Psp Batunadua dan Psp Tenggara untuk mengurus surat tempat izin usaha (SITU). Imbauan ini adalah keharusan agar seluruh pedagang ditata.
Sekretaris Daerah (Sekda) Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) menuturkan, untuk penataan usaha tenda biru di by pass diperlukan tindakan nyata. Namun, tindakan itu akan terlaksana dengan catatan pemerintah punya dasar untuk melakukan penataan, dan di antaranya adalah izin usaha.
Untuk itu dirinya meminta kepada pengusaha agar segera mengurus izin usahanya ke Kantor Perizinan Terpadu Satu Pintu, sehingga pemerintah segera bisa melakukan penataan dan pembinaan.
Dirinya juga akan meminta Satpol PP untuk melakukan sosialisasi kepada pengusaha, agar segera mengurus izinnya. Dan jika tidak, maka Satpol PP akan melakukan tindakan penertiban jika usaha tenda biru melanggar aturan peraturan walikota, di antaranya tinggi tenda hanya 30 cm, tidak tertutup, memiliki penerangan dan lainnya.
“Akan kita perintahkan Satpol PP untuk melakukan sosialisasi. Kita juga berharap agar kita semua bisa mengubah paradigma bahwa mengurus izin usaha itu melulu berkaitan dengan uang. Akan saya pastikan tidak ada pegawai kita yang berbuat di luar tanggungjawabnya,” tegasnya.
Karena menurut Sarmadan, lokasi ini jika di tata dengan baik dan ada kerjasama antara pemerintah dan pengusaha, bisa menjadi sektor ekonomi baru, sebagai daerah wisata kuliner, dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah.
“Kita akan lakukan upaya penataan dan pembinaan yang baik, agar ke depan lokasi ini menjadi lokasi yang di kunjungi masyarakat dan bisa mendatangkan pendapatan bagi pemerintah dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemko Psp, Rahuddin Harahap SH mengakui bahwa hanya sebagian kecil saja pengusaha yang sudah mengurus izin usahanya. Sedangkan yang lain belum dan dirinya meminta dengan segera kepada pengusaha agar segera mengurus izin usahanya, sebelum Satpol PP melakukan tindakan penertiban.
“Untuk itu kita minta pengusaha agar mengurus izin usahanya segera sebelum Satpol PP melakukan tindakan penertiban,” sarannya. (phn/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas Joki CPNS

    Awas Joki CPNS

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *18.432 Pelamar Rebut 324 Kursi CPNS Medan Informasi dihimpun Berita di lapangan, Selasa (14/12), sejumlah peserta seleksi CPNS tetap saja mengkhawatirkan terjadi kecurangan dalam rek-rutmen CPNS ini. ‘Pengamanan naskah ujian harus dilakukan secara ketat, jangan sampai bocor. Kemudian, harus juga diwaspadai keberadaan joki CPNS saat ujian berlangsung,’ ujar Irma, salah sorang calon peserta seleksi CPNS […]

  • Akbar Cs Adukan Ilegal Mining Sungai Batang Natal ke Sekretariat Negara

    Akbar Cs Adukan Ilegal Mining Sungai Batang Natal ke Sekretariat Negara

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Illegal mining di sepanjang Sungai Batang Natal, Mandailing Natal, Sumut diadukan ke istana presiden di Jakarta. Pemuda dari Mandailing Natal yang dimotori Akbar Panjaitan bertemu dengan Staf Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Deputi 4, Putri Khairunnisa, Rabu (7/04/2021). Akbar dan kawan-kawan melalui wadah Banteng Ganteng Mandailing Natal membawa dokumen-dokumen bukti aktivitas […]

  • Tidak Benar Blanko KTP Kosong

    Tidak Benar Blanko KTP Kosong

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)  – Menerbitkan e-KTP bila sampai berbulan-bulan itu artinya kinerja birokrasinya tidak benar. Sekjen Dukcapil Kemendagri, I Gede Suratha, yang dilansir Detik.com menyatakan saat ini semua daerah sudah tersedia blanko KTP. Jadi bila sampai ada petugas yang memakai alasan blanko kosong itu bohong. “Tidak ada Blanko kosong sekarang, pernah terjadi pada tahun 2015. […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

  • Pelantikan DMI Madina Disaksikan Wakil Gubernur

    Pelantikan DMI Madina Disaksikan Wakil Gubernur

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PARBANGUNAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM. Jafar Sukhairi Nasution dilantik sebagai ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) periode 2022-2026 oleh Ketua DMI Sumut Irhamuddin Siregar. Pelantikan tersebut berlangsung di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecataman Panyabungan, Senin (22/8) dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumut H. Musa Rajecksah (Ijeck). […]

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

expand_less