Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Dor! Perampok Emas Rp1 Miliar Roboh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
  • print Cetak

Senjata Api Rakitan dan Lima Peluru Diamankan

PALUTA- Sedikitnya lima polisi terlibat kejar-kejaran dengan tiga perampok emas senilai Rp1 miliar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Gunung Tua, tepatnya di Simpang Hajoran. Bak dalam film laga, seorang perampok berusaha mencabut senjata api dari pinggangnya. Beruntung, polisi sigap. or! Timah panas lebih dulu meluncur ke kaki kiri perampok tadi. Bruukk… perampok itu pun roboh.
Adalah Kumala Sari Ritonga alias Fala (32) yang mendapat ‘hadiah’ peluru tersebut. Saat pengejaran, warga Desa Bintais, Kecamatan Dolok Sigompulon ini, paling ngotot melakukan perlawanan. Sedangkan dua temannya, Mahyudin Hasibuan (35), warga Pasar Matanggor, Kecamatan Batang Onang, Paluta, dan Iwan Nasuton (37) warga Sukarame, Ranto, Kabupaten Labuhan Batu, hanya mengikuti Fala.
“Mereka diringkus saat melintas di Simpang Hajoran menuju Sibuhuan, Palas, Minggu (19/2) sekira pukul 20.30 WIB. Bersama komplotan ini juga diamankan satu senjata api rakitan, lima butir peluru, dan satu unit sepedamotor tanpa nomor polisi,” terang Kapolsek Padang Bolak AKP JW Sijabat didampingi Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak, Ipda Dodi Pratama, Selasa (21/2)
Kapolsek menambahkan, ketiga pelaku dikenakan pasal 365 melakukan modus pencurian dengan kekerasan dan diancam kurungan sembilan tahun penjara.
Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan pengakuan para tersangka, selama menjadi buron mereka hidup berpindah-pindah dan berpencar di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) hingga akhirnya tertangkap saat hendak ke Sibuhuan.
“Hidup kami berpindah-pindah dan berpencar di berbagai kota dan kabupaten di Sumut,” sebut Kapolsek menirukan ucapan para tersangka.
Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, selain ketiganya dan satu tersangka yang telah tertangkap sebelumnya, masih ada dua buronan lagi, yakni Udin Nasution dan Somad Siregar. “Kami akan terus mengejar kedua tersangka lainnya yang saat ini masih dalam proses lidik dari tim yang telah dibentuk,” pungkas Kapolsek.
Untuk diketahui, kawanan perampok tersebut sempat diburon selama dua bulan. Mereka masuk daftar pencarian orang atas perampokan terhadap pengusaha emas Thoib Mulia Daulay (30) di Jalan Lintas Batang Pane, tepatnya perbatasan antara Kecamatan Padang Bolak, Paluta dengan Huristak, Palas, pada Selasa (10/1) lalu.
Sebelumnya, perampok bersenpi beraksi. Seorang pengusaha emas dirampok di Jalan Lintas Batang Pane, tepatnya perbatasan antara Kecamatan Padang Bolak, Paluta dengan Huristak, Palas. Emas seberat empat kilogram dan uang ratusan juta rupiah, dibawa kabur kawanan rampok. Bila dikalkulasikan, total kerugian yang dialami korban mencapai Rp1 miliar.
Informasi dihimpun METRO dari Polsek Padang Bolak, Kamis (12/1), menyebutkan, korban, Thoib Mulia Daulay (30) dan Khoirul Nasution (30) berencana pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepedamotor, usai berjualan emas di Pekan Batang Pane III, Kecamatan Padang Bolak, Paluta, Selasa (10/1). Sekira pukul 12.30 WIB, keduanya tiba di Jalan Lintas Batang Pane. Di sana, keduanya dicegat empat pria. Lalu, empat pura-pura itu pura-pura minta tolong kepada korban. “Mereka bilang sepedamotornya rusak. Kami pun turun untuk membantu. Eh, tak berselang lama, mereka malah mengancam kami sambil menodongkan pistol dan bilang; serahkan tas kalian!” terang korban, Thoib Mulia Daulay.
Tak hanya itu, lanjut Thion, para pelaku yang masing-masing menggunakan helm juga memukuli ia dan rekannya, kemudian merampas tas berisi emas dan uang yang ditotal mencapai satu miliar rupiah. Saat itu, ia sempat melakukan perlawanan namun tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.
“Keempat pelaku semuanya menggunakan helm. Tiga dari mereka berusaha merampas tas dari Bang Thoib. Satu lagi menodongkan pistol,” tambah Khoirul sembari mengaku tidak dapat meminta bantuan. Sebab, lokasi sepi dan jauh dari pemukiman warga.
“Kami baru bisa melapor ke kantor polisi pada sore hari, setelah kejadian,” singkatnya.
Satu Tersangka Diciduk
Selang beberapa jam dari aksi perampokan tersebut, polisi berhasil menciduk salah satu tersangka perampokan. Adalah Andre Gunawan Saragih (22), yang berhasil diringkus jajaran Polsek Padang Bolak.
Andre yang bekerja sebagai penjaga tambak di Belawan ini, diringkus, Rabu (11/1) dini hari sekira pukul 03.00 WIB di sekitar kejadian, tepatnya di belakang rumah warga. Ia tertangkap saat polisi melakukan penyisiran selama sehari penuh yang dipimpin Kapolsek Padang Bolak AKP Jw Sijabat bersama Kanit Reskrim Iptu Dodi Pratama.
“Ketika akan ditangkap, tersangka mencoba mengelabui petugas. Namun, dengan sigap petugas langsung meringkusnya. Dari penangkapan tersangka tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi ketiga tersangka lainnya yang kini masih dalam perburuan,” terang AKP Jw Sijabat didampingi Iptu Dodi Pratama.
Menurut Kapolsek, dari pengakuan tersangka Andre, ia mendapatkan informasi tentang rencana perampokan dari Somad yang merupakan warga Batang Pane II. “Dari tangan Andre, petugas berhasil menyita sebagian hasil rampokan, yakni Rp28 juta dan satu kg emas siap jual,” pungkas Kapolsek. (thg.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyerahkan seluruh gajinya bulan ini kepada para petugas kebersihan. Gaji itu diserahkannya secara langsung, Rabu (1/9/2021) di lapangan parkir perkantoran Pemkab Madina. Ini adalah gaji perdana Jakfar Sukhairi Nasution pasca dilantik menjadi bupati akhir Juli. Petugas kebersihan itu meliputi tukang sapu, pekerja, sopir, penjaga TPA […]

  • Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Kejari Madina ) tidak main main dengan pemanggilan sejumlah camat kemaren. Ada 6 camat yang dipanggil jaksa untuk memberi klarifikasi terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Desa tahun 2023. Kasi Pidsus Kejari Madina Raskita Jhon Pesco Surbakti pada Mandailing Online Selasa 10/10/2023 mengatakan, para […]

  • Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

    Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyuluh pertanian di era milenial harus fasih teknologi dan melek IT. Bahkan, penyuluh yang mendampingi petani juga diharapkan punya jaringan dengan pengusaha dan pasar, yang akan memudahkan petani untuk menjual hasil panennya. Saat ini bukan era atau zaman Bimas seperti dulu. Artinya, zamanya sudah modern, pasarnya sudah global. Karena itu, untuk mempercepat dan memudahkan pembangunan […]

  • Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Para pedagang kaki lima di Kota Panyabugan dan sejumlah Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya harus siap siap menghadapi penegakan Perda nomor 11 tahun 2017 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kabupaten Mandailing Natal. Siang tadi Senin (19/6/2023) Rapat terkait penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini […]

  • Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski telah 24 tahun berada di Mandailing Natal, namun PT. Sorikmas Mining belum juga berproduksi. Itu sangat disesalkan DPRD Mandailing Natal (Madina). Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mendesak manajemen PT Sorikmas Mining segera menyelesaikan pembangungan konstruksi agar cepat dapat beroperasi, sehingga dapat berkontribusi terhadap ekonomi daerah. “Kalau tidak mampu, ya […]

  • Saat Ditertipkan, Polisi Tidak Menemukan Alat Berat Pelaku Tambang Emas di Kota Nopan

    Saat Ditertipkan, Polisi Tidak Menemukan Alat Berat Pelaku Tambang Emas di Kota Nopan

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTANOPAN ( Mandailing Online ): Peneritpan praktek ilegal maining di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan menggunakan alat berat hari ini Kamis 25/4/2024 berjalan mulus, tidak ada perlawanan dari pelaku tambang karena saat di lakukan penertipan para pelaku dan alat berat yang digunakan sudah tidak ada lagi di lokasi. Kapolres Madina […]

expand_less