Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Kopassus Buru Teroris di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

Pengejaran teroris yang disinyalir masih berada di Sumatera Utara, khususnya di Medan, terus dilakukan. Jika semula hanya dilakukan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris (AT), kini Mabes TNI akan menurunkan tim terbaiknya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Tim dari Kopassus akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan saling berkoordinasi dengan Densus 88 serta Polda Sumut. Kopassus dilibatkan untuk mengendus keberadaan pelaku kejahatan yang telah menjadi musuh bersama tersebut.

Informasi yang dihimpun BATAKPOS di Medan, Minggu (26/9) menyebutkan, pasukan Kopassus ini direncanakan tiba di Bandara Polonia Medan dalam waktu dekat. Sementara mengenai jumlah yang akan diturunkan untuk memberantas teroris, belum diketahui.

Menurut sumber yang ikut pengejaran teroris di Medan, sekarang ini

petugas yang dilibatkan tergabung dari TNI dan Polri. Seluruh tim dibagi tugas dan ditempatkan di lain daerah. Namun, satu sama lainnya saling berkoordinasi guna mengetahui perkembangan dan persoalan yang terjadi. Dalam pengejaran ini, seluruh anggota dilengkapi senjata dan alat komunikasi.

Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Terpadu Pemberantasan Teroris Polda Sumut yang juga Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Syafrudin mengatakan, pihaknya telah melakukan perburuan teroris hingga ke wilayah pesisir Pantai Timur. Seluruh jalur untuk ke luar dari Sumut telah disisir.

“Dari georafis lokasi penggerebekan, semuanya berada di daerah yang dekat dengan laut. Untuk itu, Polda tidak hanya menyisir lokasi di kawasan pemukiman padat penduduk, juga ke daerah pesisir pantai dan perairan wilayah Sumatera Utara,” kata Syafrudin di Medan, Sabtu (25/9) sembari menambahkan, diduga kuat para teroris masih bersembunyi di kawasan pesisir pantai timur Sumatera.

Penyisiran dilakukan hingga ke perairan Sumut, meliputi pesisir pantai Kabupaten Deli Serdang, Belawan hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Khusus penyisiran ke kawasan perairan, Polda Sumut telah berkoordinasi dengan Lantamal I Belawan.

Informasi yang diperoleh pada Minggu (26/9) menyebutkan, seorang pengangon lembu menemukan satu kotak amunisi jenis laras panjang di Dusun Dualima Desa Pematang Johor Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya di sekitar perkebunan sawit milik PTPN II, Sabtu (25/9). Amunisi tersebut ditemukan setelah pada Jumat (24/9) sekitar pukul 06.30, pengangon lembu yang tidak diketahui namanya itu melihat tiga orang mengenakan cadar dan celana hitam sambil menenteng senjata api laras panjang.

Pandangan menakutkan itu membuat si pengangon hewan ternak tersebut melarikan diri ketakutan. Beruntung, pengangon langsung menginformasikan yang dilihatnya itu kepada petugas penjaga perkebunan tersebut. Selanjutnya, secara bersama-sama mereka mendatangi tempat yang ditunjuk pengangon. Namun, pencarian tersebut gagal karena ketiga pria bersenjata itu sudah keburu pergi. Satu kotak amunisi itu ditemukan setelah pencarian kembali dilakukan bersama kepala dusun setempat, Arief, esoknya.

Namun, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar mengaku belum mengetahui informasi tentang penemuan amunisi yang diduga disembunyikan tiga orang tak dikenal tersebut sehingga belum dapat disimpulkan, apakah jenis amunisi tersebut memiliki kesamaan dengan yang digunakan pelaku penyerangan Mapolsek Hamparan Perak atau tidak.tom/ded/zul
Sumber : Batak Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemberantasan Kekerasan Terhadap Perempuan Butuh Sulusi Tuntas

    Pemberantasan Kekerasan Terhadap Perempuan Butuh Sulusi Tuntas

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Rahma Ibu Peduli Generasi Setiap bulan November digelar peringatan kampanye 16 hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau yang disingkat 16HKtP, yakni mulai tanggal 25 November hingga 10 Desember. Kampanye di Indonesia pun sudah berlangsung sejak 2001, namun nyatanya, kekerasan terhadap perempuan terus saja terjadi, bahkan ketika UU TPKS sudah disahkan baru-baru ini. Maraknya kekerasan […]

  • Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Nasib Tahana Djuandi alias Jimmi selaku Direktur PT. DAP, pabrik pembuat saus merek Dena, Sun Flower dan Bola Dunia bakal ditentukan hari ini (31/3). “Tim sudah pulang. Besok (Selasa) kita akan gelar perkara,” tandas Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Frido Situmorang, Senin (30/3). Apakah Jimmi akan ditetapkan tersangka? “Hasil gelar perkara akan menjawab […]

  • Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal harus transparan mengelola Dana Desa agar tidak terjebak dalam masalah hukum. “Karena jika penggunaanya disalahgunakan akan menimbulkan proses hukum yang bisa menjerumuskan kades ke penjara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Rabu (24/8/2016). Dia juga mengingatkan para kepala desa […]

  • Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    Fenomena Kepala Dinas di Pemkab Madina Mengundurkan diri. Siang ini Dikabarkan 3 Jabatan Diserah Terimakan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- fenomena mundur dari jabatan nampak nya lagi tren di Pemkab Mandailing Natal ( Madina ). Siang ini dikabarkan 3 Pejabat yang menandatangani pengunduran diri akan serah terima jabatan. Mereka adalah Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Perikanan. Ketiga pejabat ini dikabarkan mengikuti jejak Kepala Dinas Lingkungan Hidup […]

  • Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    Terkait Ijazah, Kuasa Hukum Desak KPU Mendiskualifikasi Harun

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim kuasa hukum Henri Husein Nasution mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar mendiskualifikasi atau membatalkan pencalonan Harun Mustafa Nasution sebagai calon bupati Madina nomor urut 1 pada Pilkada Madina 2024. Alasannya, Harun Mustafa Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan calon sesuai dengan Pasal 14 ayat (2) huruf […]

  • Tak Berkategori

    Kapolres Mojokerto Dipanggil Kapolda Soal Briptu Rani

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, – Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho dipanggil Polda Jatim menyusul pemberitaan anak buahnya Briptu Rani Indah yang kian ramai di media massa. Kapolres ini setidaknya harus menyampaikan perkembangan Rani kepada Kapolda Jatim. Briptu Rani sendiri saat ini berstatus DPO Polres Mojokerto. Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati menyatakan bahwa jika Kapolres […]

expand_less