Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
  • print Cetak

gelondong batu emas 310812Panyabungan (MO) – Sejumlah perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki gelondongan batu emas atau Galundung sebutan lazim di Mandailing.

Sebab galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga saat ini belum berhasil menertibkannya.

“Kalau sudah tahu ada zat beracun koq sampai sekarang tidak ditertibkan, itukan berbahaya bagi kesehatan warga” sebut Safar Nasution warga Panyabungan yang merantau di Jakarta dan dikenal sebagai aktivis pemerhati lingkungan kepada wartawan, Minggu (27/8).

Diceritakan Safar, sudah ada beberapa daerah yang pernah merasaka damfak dari penyalahgunaan merury atau zat beracun itu, dan apabila dilihat dari penelitian kesehatan zat beracun dari mercury itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia meski kata Safar damfaknya tidak dirasakan secara spontanitas, namun apabila sudah masuk ke tubuh manusia itu sendiri maka kesehatannya akan terganggu.

”Biasanya damfaknya akan terlihat setelah beberapa tahun kemudian, bisa saja manusia yang mengonsumsi itu tidak akan berguna lagi yang paling dikhawatirkan adalah ibu hamil, bisa saja bayinya akan mengalami cacat dan sebagainya, artinya Galundung itu maunya jauh dari pemukiman masyarakat, karena limbah yang dibuang itu apabila bercampur ke air sungai yang dipakai warga disinilah yang kita takutkan” ucapnya.

Diakuianya dari cerita yang dia dengar, sudah ada sejumlah warga Panyabungan kaya dengan melakukan penambangan emas di sekitar Sihayo dan Sambung atau daerah izin perusahaan PT Sorikmas Mining, namun kata Safar terlepas dari pakai izin atau tidak memiliki izin penambangan tradisional yang sudah nyata merusak lingkungan dan mengancam keselamatan nyawa warga itu tidak seharusnya dibiarkan Pemerintah.

”Memang benar di satu sisi sebagian warga kita memperoleh kehidupan dari menambang emas seperti itu bahkan saya dengar sudah banyak yang kaya, tetapi caranya itu yang kita takutkan, damfaknya tidak sekarang kita rasakan lho. Semestinya pemerintah bijaksana dengan membuat suatu peraturan atau apapun namanya yang bisa menyelamatkan lingkungan kita khususnya menyelematkan nyawa keluarga kita, kalau bisa Galundung itu agar ditertibkan dan jauh dari pemukiman masyarakat” tambahnya.

Seperti diketahui, galundung emas bukan hanya menjamur di desa-desa dekat lokasi tambang saja, tetapi ratusan bahkan ribuan Galundung terlihat sudah menjamur di tengah-tengah pemukiman masyarakat dan tak jarang pemilik Galundung yang membiarkan limbahnya ke sungai yang digunakan masyarakat untuk MCK dan seperti di kecamatan Nagajuang banyak limbah Galundung yang terbuang ke pematang sawah warga dan saat ini petani juga ikut resah. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan : Panusunan Nasution – dari Tambangan Tiga Desa di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) bisa dikatakan desa yang minim perhatian pemerintah daerah. Ketiga desa itu berada di bagian ujung kawasan seberang Tambangan, yakni  Desa Rao-Rao Dolok, Rao-Rao Lombang dan Desa Panjaringan. Pantauan Mandailing Online, Selasa (17/11/2020) akses jalan dari perbatasan Desa Tambangan Pasoman menuju […]

  • Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan, – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memastikan bakal menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi terhitung 1 April menyusul terjadinya fluktuasi harga bahan bakar minyak, nilai tukar rupiah dan termasuk biaya operasional. “Rencana kenaikan tarif kereta api itu sudah diumumkan dan disosialisasikan sejak awal Maret. Jadi tidak ada alasan menunda […]

  • Atlit Madina Raih 9 Medali Kegiatan Pospedasu di Medan
    Tak Berkategori

    Atlit Madina Raih 9 Medali Kegiatan Pospedasu di Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Atlit Kabupaten Mandailing Natal, berhasil meraih 9 medali dengan rincian, 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu dalam acara Pekan Olah Raga dan Seni Daerah Sumatera Utara (Pospedasu) ke V antara Pondok Pesantren yang dilaksanakan di Medan mulai tanggal 26-28 April 2013. “Alhamdulillah Madina berhasil meraih 2 emas, 3 perak dan 4 […]

  • Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan. “Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam. Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan […]

  • Sindi Angriani Nasution Raih Lulusan Terbaik Akbid Namira Madina

    Sindi Angriani Nasution Raih Lulusan Terbaik Akbid Namira Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sindi Angriani Nasution meraih predikat sebagai lulusan terbaik angkatan ke-8 Akademi Kebidanan Namira Madina. Dia dan lulusan lainnya diwisuda di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Kamis (14/9/2017). Gadis berusia 21 tahun yang beralamat di Desa Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan ini berhasil memperoleh IP 3,77. Putri dari Ahmad Yasin Nasution dan […]

  • Harga Esemka mulai Rp65 juta

    Harga Esemka mulai Rp65 juta

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Solo, (MO) – Setelah Esemka lulus berbagai uji dan bisa mendapatkan STNK, kendaraan karya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan itu mulai dipasarkan dan harga jualnya sudah diumumkan. “Esemka type SUV Rajawali tahap pertama Rp100 juta/unit, tetapi ini terbatas dan nantinya akan menjadi Rp145 juta/unit. Hal ini terkait harga komponen yang terus naik, sedangkan mobil Esemka […]

expand_less