Senin, 17 Agu 2026
light_mode

IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
  • print Cetak


Medan. Setelah menunggu lama, akhirnya Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN SU) Medan dipastikan berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2011. Proses pengajuan sudah memasuki tahap pemberkasan dan tinggal menunggu disahkan.
Hal itu ditegaskan Rektor IAIN SU Prof Dr Nur A Fadhil Lubis MA kepada wartawan di Medan, Senin (8/11). “Pada 2011, giliran IAIN Sumut dan Surabaya yang akan berubah jadi UIN,” katanya.

Dikatakan Fadhil, tentang lamanya proses perubahan terebut, padahal usulannya sudah lama disampaikan, dikarenakan Islamic Development Bank (IDB) yang menjadi penyalur anggaran hanya bisa membantu dua perguruan tinggi dalam satu tahun.

Anggaran yang dicairkan pada 2011 mencapai US$ 350 juta untuk perubahan IAIN menjad UIN.

Dijelaskannya, dalam master plan, akan ada nantinya empat lokasi UIN di Sumut. Yakni terletak di Tuntungan yang nantinya untuk aktivitas perkuliahan S-1, Helvetia untuk S-2 dan perumahan dosen, Jalan Pancing untuk perkantoran dan biro rektor (sekarang-red), dan Jalan Sutomo untuk S-3 beserta penelitian. “Pada 2011 nanti final soal master plan, bukan awal pembangunannya,” katanya.

Dia berharap, tidak akan ada lagi masalah yang akan dihadapi untuk mensahkan master plan itu. Dengan demikian, proses pembangunan juga akan semakin cepat.

Ditanya tentang perbedaan IAIN dan UIN, Fadhil menjelaskan, pada saat ini sebagai institusi, IAIN hanya melakukan program pengkajian di bidang ke-Islaman semata. Sementara, setelah menjadi universitas, program kajiannya akan semakin luas, seperti umumnya universitas, ada masalah kedokteran, akutansi, pendidikan dan sebagainya.

“Namun saat ini kita belum bisa pastikan, program studi apa saja yang nantinya akan dibuka di UIN,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Mahasiswa IAIN Sumatera Utara (AMPIDSU), Danu mengatakan agar pihak rektorat segera memperjelas status IAIN ini. Pasalnya, sudah terlalu lama mahasiswa menunggu. Mahasiswa juga berharap agar transparansi dana juga dilakukan oleh pihak birokrat.

“Gedung serta fasilitasnya diharapkan lebih baik dari yang sekarang. Yang saat ini, peralatan seperti komputernya dan programnya saja sudah ketinggalan,” tegasnya. (ramitaharja)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikmati Pecal Mandailing di Tangerang

    Menikmati Pecal Mandailing di Tangerang

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TANGERANG (Mandailing Online) – Bagi sebagian orang, bulan puasa menjadi bulan yang merindukan bagi kampung halaman. Bagaimana tidak, di setiap daerah pasti memiliki panganan atau kuliner khas yang dinikmati selama bulan Puasa. Tak terkecuali bagi para pendatang dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kini warga keturunan Mandailing Natal di Tangerang Selatan tak perlu lagi repot […]

  • Ini Penyebab Kerusakan Mobil Dinas Wabup Madina

    Ini Penyebab Kerusakan Mobil Dinas Wabup Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) kerusakan mobil dinas Wabup Madina ini adalah dexel yang harus dilakukan pergantian secara keseluruhan. Salah satu montir di Bengkel jalan Gaharu Medan, tempat perbaikan mobil dinas tersebut mengatakan onderdil yang dipesan dari Jakarta sudah sampai. Namun ada ketidakcocokan dengan mobil Hyundai Palisade milik Pemkab Madina ini. “Sparepart yang kami pesan sudah […]

  • Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Harun Mustafa Nasution atau akrab disebut bang Harun mengatakan dorongan untuk maju di Pilkada Madina 2024 itu bukan datang mendadak begitu saja, banyak sahabat dan rekan – rekan wartawan juga yang datang meminta nya maju sebagai Calon Bupati Madina 2024. Hal ini dikatakan Minggu (14/7) sore menyempatkan diri bertemu dengan jurnalis […]

  • Tidak Ada Dasar Berikan Izin Lokasi Kepada PT.ALN

    Tidak Ada Dasar Berikan Izin Lokasi Kepada PT.ALN

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pernyataan Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Mara Ondak bahwa pemberian izin lokasi perkebunan kepada PT. Agro Lintas Nusantara (PT.ALN) di atas lahan yang dikuasai Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) sudah sesuai prosedur, mendapat bantahan keras dari Lumbung Informasi Rakyat. Menurut Korwil Wilayah VII Lumbung Informasi Rakyat (LIRa) Sumut, Abdul […]

  • Harga Karet di Panyabungan Turun

    Harga Karet di Panyabungan Turun

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. “Turun harganya dari Kamis lalu,” kata Ammar, petani penyadap karet dari Desa Gunungtua Julu, Panyabungan menjawab Mandailling Online, Kamis […]

  • Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemadaman listrik selama Ramadhan sudah sangat mengganggu kenyamana warga. Apalagi, listrik padam tak kenal kompromi. Bisa saja siang, sore, bahkan pada saat berbuka puasa, sahur dan shalat tarawih. Pemadaman listrik selalu muncul pertanyaan mengenai tanggung jawab, komitmen dan sensitifitas PLN atau Perusahaan Listrik Negara dalam masalah ini. Padahal deretan peraturan perundang-undangan begitu banyak […]

expand_less