Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Ribuan Bibit Pohon Untuk Kampanye Lingkungan Di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

Penanaman Bibit 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat ribuan bibit pohon buah-buahan dari berbagai jenis dalam rangka kampanye penghijauan lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Jenis bibit pohon yang disalurkan kepada Mandailing Natal meliputi bibit mangga 1.750 batang, durian 556 batang, rambutan 325 batang, aren 200 batang dan pohon mahoni sebanyak 125 batang.

Bantuan ini berasal dari program Kementerian Lingkungan Hidup kerjasama dengan Perkumpulan Hijau Sejahtera (PHS). Anggota Komisi VII DPR RI, Jhony Alen Marbun hadir dalam penananaman secara simbolis, Minggu (23/9) di tanah Pemkab Madina di sisi timur Satdion Madina, Desa Aek Sarak Matua, Panyabungan.

Acara penanaman itu juga dihadiri yakni Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera, Ir.Ilham Malik mewakili Kementerian Lingkungan Hidup; Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Albert Nego Tarigan; Ketua Dewan PHS, Syafaruddin Siregar; Bupati Madina, Hidayat Batubara; anggota DPRD Madina, Syafaruddin Ansari dan Ali Mutiara;Perwakilan PT.PERTANI, Yusuf Siregar; Kakan BLHKP Madina, Drs.Ansari Nasution; Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhandra dan komponen masyarakat lainnya.

Sebelum penanaman pohon, PHS juga mengadakan acara seminar Industri Pertambangan Dan Dampak Ekologis di Panyabungan yang di buka langsung Bupati Madina, Hidayat Batubara. Sedangkan nara sumber langsung oleh Jhony Alen Marbun, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Walhi.

Seminar tersebut membahas masalah dampak lingkungungan akibat pertambangan dan juga pembukaan lahan perkebunan secara luas. Kemudian masalah kawasan serta desakan revisi SK 44 untuk kepentingan masyarakat.

Masalah lainnya menyangkut wilayah pertambangan (WP), tentang hak otonomi daerah yang harus di perjelas pemerintah pusat. Karena sering permasalahan muncul di daerah tidak bisa terselesaikan, karena secara undang-undang masih kewenangan pusat. Dengan kata lain kebijakan daerah terbatas.

Dalam kesempatan itu Walhi selain menyoroti masalah lingkungan secara nasional akibat pertambangan, juga menghimbau pemerintah daerah supaya memantau peredaran air raksa yang di perjual belikan secara illegal di pasaran untuk meminimalisir kerusakan lingkungan.

Walhi dengan tegas mengatakan kejahatan lingkungan sama dengan kejahatan HAM, karena tempat yang layak dan kehidupan sejahtera bagi masyarakat di atur dalam undang-undang.

Sementara Jhony Alen Marbun politisi Partai Demokrat yang mengakui 70 persen pendapatan Negara berasal dari tambang, berjanji akan membawa dan mencari solusi untuk semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat untuk perobahan yang lebih baik. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Todung: SMGP Jangan Abaikan Hak Madina, Harus Tunduk pada Aturan

    Prof. Todung: SMGP Jangan Abaikan Hak Madina, Harus Tunduk pada Aturan

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Prof. Todung Mulia Lubis menyatakan PT SMGP jangan mengabaikan penduduk sekitar. Pun juga harus tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, Todung berpendapat bahwa keberadaan perusahaan SMGP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang transisi energi melalui Energi Baru Terbarukan (EBT). Itu dikatakan Todung […]

  • Badko HMI Sumut : Madina Paling Bermasalah

    Badko HMI Sumut : Madina Paling Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Anggi Ramadhan Harahap menilai dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai paling bermasalah. Demikian disampaikan Anggi Ramadhan kepada wartawan melalui telefon seluler menanggapi kondisi Kabupaten Mandailing Natal saat ini dibawah kepemimpinan Plt. Bupati Dahlan Hasan […]

  • Jalan Sultan Maujalo 7 Tahun Tanpa Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDIMPUAN – Selama tujuh tahun, fisik Jalan Sultan Maujalo di Kelurahan Sidakkal, Padangsidimpuan (Psp) Selatan, tak pernah tersentuh pembangunan. Padahal warga sangat mengharapkannya guna memperlancar jalur transportasi di wilayah itu. Pantauan wartawan, Kamis (23/5), kondisi jalan kini sudah sangat parah. Bebatuan dan kerikil sebagai material jalan tampak berserakan, sehingga menyulitkan pengguna jalan yang melintasinya. […]

  • Kejari Madina Kejar Bukti Baru, Proyek Smart Village Rugikan Negara Rp1,7 Miliar

    Kejari Madina Kejar Bukti Baru, Proyek Smart Village Rugikan Negara Rp1,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Kejaksaan Negeri Madina terus memburu alat bukti baru dalam kasus korupsi proyek Smart Village 2023. Tersangkanya MA, Direktur Utama PT ISN. Nilai proyek Rp24,9 juta per desa, tapi aplikasinya tak bisa dipakai. “Tim Pidsus masih terus melakukan pengumpulan alat bukti dan barang bukti sembari melakukan pemberkasan dalam perkara MA,” kata Kasi Intel […]

  • RKLA Bagi Sembako kepada Peserta Vaksin

    RKLA Bagi Sembako kepada Peserta Vaksin

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya mendukung program pemerintah, Dewan Pengurus Cabang Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPC RKLA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) turut serta mendorong dan mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Selain itu, DPC RKLA Madina juga membagikan sembako kepada peserta vaksinasi massal yang dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Lama, Dalan Lidang, Jumat (18/3). Ketua […]

  • “Berkawan” dengan Pers (bagian 2-selesai)

    “Berkawan” dengan Pers (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Belajar dari Kasus Malintang Pos) Oleh : Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos* Bedah “Kasus” Malintang Pos Apakah Malintang Pos termasuk pers oposan bagi Pemkab Madina? Ukuran kuantitatifnya bisa saja mengacu pada perbandingan antara jumlah berita yang mengkritik menggunakan bahasa sarkastis atau sensasional dengan berita yang sekedar informatif (promotif). Namun sejatinya, sekalipun kategori “pers oposan” itu ada, […]

expand_less