Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Koruptor bahagia atas konflik KPK-Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Kasus yang menyeret penyidik Komisi Pemerantasan Korupsi, Komisaris Novel Baswedan, diyakini akan menganggu kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani KPK. Untuk itu, perkara yang dituduhkan kepada Novel harus segera diselesaikan.

“Mengganggu. Siapa bilang enggak menganggu?” kata juru bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, hari ini, ketika ditanya apakah perkara Novel akan mengganggu penanganan kasus korupsi di KPK.

Johan mengatakan, KPK tidak mau energi dihabiskan untuk hal-hal tidak substansif. Dia berharap agar pimpinan KPK dan Polri segera kembali bertemu. Pertemuan itu juga harus didasarkan atas niat baik untuk benar-benar menyelesaikan konflik.

Setelah pertemuan dan dicapai kesepakatan, kata Johan, seluruh petinggi KPK dan Polri harus patuh pada perintah pimpinan masing-masing. Jangan ada lagi pernyataan dari jajaran KPK dan Polri yang bisa memperuncing masalah. “Yang paling berbahagia kalau polisi dan KPK berpolemik adalah koruptor. Koruptor itu bisa pakai seragam, pakai safari, dan lainnya,” kata Johan.

Johan mengatakan, KPK tetap menghormati proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Novel. Secara institusi, KPK tengah menyiapkan tim pengacara dari Biro Hukum KPK untuk mendampingi Novel. KPK yakin ada upaya kriminalisasi terhadap Novel.

Saat ini KPK sedang banyak menangani kasus besar, seperti proyek Hambalang, bail out Bank Century, proyek wisma atlet SEA Games, dan proyek simulator SIM di Korlantas Polri yang melibatkan Novel sebagai penyidik. Terkait Hambalang, penyidik KPK menyebut akan menetapkan tersangka baru.

Atas kejadian ini, tim pembela Penyidik KPK Kompol Novel Baswedan telah dibentuk. Paling sedikit telah terdaftar 22 pengacara handal yang bergabung untuk membela tuduhan telah melakukan penganiyaan saat bertugas di Polda Bengkulu pada tahun 2004 silam.

Demikian diungkapkan perwakilan tim Pengacara, Harris Azhar saat ditemui di gedung KPK, tadi malam. Menurut Harris, tim pengacara telah melakukan pertemuan marathon dengan Pimpinan KPK untuk melakukan tindakan advokasi dan penganganan kasus dugaan korupsi Simulator SIM, termasuk Novel.

“Kita dari tadi malam sampai hari ini mencoba membentuk tim lawyer, tim pengacara untuk teman-teman di KPK. Terutama yang menghadapi situasi kriminalisasi seperti ini,” kata Koordinator KontraS.

Menurut Harris, tujuan dari dibentuknya tim pengacara ini adalah untuk merespon upaya-upaya kriminalisasi yang ditujukan untuk sejumlah penyidik KPK. Harris meyakini, jika tuduhan-tuduhan yang dilontarkan lembaga yang dipimpin oleh Jendral Timur Pradopo tak mendasar.

Lebih lanjut, Harris prediksi jika jumlah pengacara masih akan terus bertambah. Terlebih, pengacara dari daerah yang akan menguatkan tim pembela Penyidik KPK, termasuk penyidik Novel.

Nantinya, sambung Harris, tim pembela tersebut dimungkinkan juga melakukan pembelaan terhadap komisi anti rasuah ini dari ancaman kriminalisasi seperti yang sudah sebelumnnya terjadi terkait kasus kriminalisasi komisioner KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

“Yang akan dilakukan teman-teman lawyer adalah memperkuat argumentasi dan membuktikan bahwa tuduhan-tuduhan dari Polri itu tidak tepat,” tandasnya.
(dat06/inilah/mediaindonesia)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (2)

    MARSIDAO-DAO (2)

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Dung salose mambuot parira, kehe alai lao marpalan-palan mamolus gadu saba sareto pupu mamangani parira. Tarpaiada ji alai talaga ni tobat tar bahat tarida gulaen piri-piri dot capet. Adong muse tarida namalkot ilambung liang ni talaga i, na igalbuk ni aruting. Dodasna, pala adong namanggalbuk tar miduk mei gulaenna, […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa Bicara Santai Bersama GenZ

    Cabup Madina Harun Mustafa Bicara Santai Bersama GenZ

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing online) Pasangan Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution hadiri bicara santai bersama GenZ yang dilaksanakan di Cafe Daun jalan Prof Andi Hakim Nasution, Kelurahan Pidoli, Kecamatan Panyabungan Minggu 20/10/2024. Dewi Putri Rahmadani Lubis selaku kordinator GenZ Madina mengatakan, acara bicara santai bersama Cabup Madina Harun Mustafa Nasution ini bertemakan” […]

  • Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Lagi-lagi, rumah ibadah dilirik. Setelah kepala BNPT terbaru dilantik, program mengejutkan ini ibarat shocked therapy bagi masyarakat. Meskpiun bukan pertama kali wacana atau narasi-narasi pengawasan atau penargetan menyasar keyakinan atau agama. Terlepas penafsiran kata agama itu multitafsir di kalangan pemilik kebijakan. Intinya, agama sedang dilirik dan ditarget. Sebelumnya, […]

  • Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Usulan pembentukan TNBG secara formal diajukan kepada Menteri Kehutanan melalui Surat Bupati Madina No.522/982/Dishut/2003 tertanggal 8 April 2003 dan kepada Gubernur Propinsi Sumatera Utara No.522/1837/Dishut/2003 tertanggal 16 September 2003 dan No.522/2036/Dishut/2003 tanggal 29 Oktober 2003. Usulan ini mendapatkan dukungan positif dari pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi. Dengan banyaknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Gubernur Propinsi […]

  • Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan. “Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam. Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan […]

  • APBD 2011 untuk Percepatan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    APBD 2011 untuk Percepatan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Berkaitan dengan semakin dekatnya jadwal pembahasan RAPBD 2011 Kabupaten Mandailing Natal, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Ir. Ali Mutiara Rangkuti, meminta semua pihak baik Pemerintah Daerah, DPRD maupun KPUD Mandailing Natal untuk fokus dalam hal pembahasan percepatan pemungutan suara ulang Pilkada Madina sesuai dengan amanah Putusan MK No. 41/PHPU/2010. “Semua pihak harus […]

expand_less