Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Kapolres: Tak Ada Penculikan

TAPSEL- Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH mengatakan, tidak ada kasus penculikan di wilayah hukumnya. Ini dutarakan Subandriya terkait adanya pengakuan Wilda Rizkia Sinambela (10), warga Desa Roncitan Natambang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel yang mengaku nyaris menjadi korban penculikan.

“Tidak ada penculikan, dan bantu menginformasikan kepada masyarakat tidak ada kasus penculikan di wilayah Polres Tapsel,” kata Kapolres singkat, kemarin (22/11).

Akan Selidiki Kebenaran

Info Penculikan

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Waiman ketika dikonfirmasi METRO, Senin (22/11), mengaku akan menyelidiki terlebih dahulu kebenarannya.

“Kita selidiki dulu kebenaran infomasi tersebut,” ujar Waiman.

Diutarakan Waiman, pihaknya juga mengajak semua masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Peran aktif masyarakat dibutuhkan dalam menjaga Kamtibmas. Kita juga mengimbau masyarakat agar bisa cepat menyampaikan informasi jika ada suatu kejadian atau yang mencurigakan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wilda Rizkia Sinambela mengaku nyaris menjadi korban penculikan, Kamis (18/11) sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu bocah perempuan ini dihampiri seorang wanita dan dinaikkan secara paksa ke dalam mobil. Beruntung, anak pasangan Hasittongan Sinambela (50) dan Roslina Pohan (48) warga Roncitan Natambang ini terus meronta dan berteriak hingga pelaku melepaskannya.

Kepada METRO, Wilda Rizkia didampingi kedua orangtuanya, saat ditemui di ladang mereka di Saba Pakkal Dolok, kemarin (21/11) menuturkan, saat kejadian itu, Wilda hendak pergi salat ke masjid. Namun sebelum waktu salat tiba, dirinya teringat masih ada tugas yang diberikan guru dari sekolah dan membutuhkan penghapus.

Anak keenam dari enam bersaudara ini pun bermaksud hendak membeli penghapus di kedai (lopo) yang berada di pinggir jalan provinsi Sipirok-SDH (rumah korban sekitar 150 meter masuk ke dalam dari pinggir jalan, red). Namun, setibanya di lopo, ternyata tutup. Beberapa saat kemudian, mobil Kijang bewarna hitam menghampirinya.

Seorang wanita berambut sebahu turun dari mobil dan langsung menariknya masuk ke dalam mobil sembari menutup mulutnya sehingga korban tidak bisa menjerit. Di dalam mobil itu berisi dua orang. Yakni seorang wanita dan sopir mobil. Setelah korban masuk ke mobil, sopir mobil langsung tancap gas.

Saat dalam perjalanan, Wilda terus meronta. Begitu tangan wanita yang membekap mulutnya terlepas, korban langsung menjerit minta tolong. “Saya terus menunjangi pelaku yang menyumbat mulutku. Rambut wanita itu sebahu, aku tak mengenalnya. Tapi kalau jumpa, saya pasti kenal dia,” ujar Wilda.

Diceritakannya, saat mobil melintas di tanjakan jalan rusak Aek Torop Simpang Ujung Padang atau sekitar satu kilometer dari lopo tempatnya hendak membeli penghapus tersebut, teriakan Wilda semakin keras.

“Saat di jalan rusak depan bengkel si Agus (Aek Torop Desa Naggar Jati, red) saya terus menjerit. Lalu, saya langsung dikeluarkannya, dan saya langsung berlari menuju persawahan,” ungkapnya.

Setelah itu, korban menemui warga sekitar dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Wilda pun meminta tolong untuk diantarkan ke rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB.

Ibu Wilda, Roslina Pohan kepada METRO mengatakan, putrinya masih trauma setelah percobaan penculikan tersebut dialaminya.

“Inilah bekasnya masih ada ito. Jumat (19/11) lalu dia sangat trauma, dan tak mau bicara. Tapi esoknya (Sabtu, red) baru dijelaskannya semua. Kalau famili kita silih berganti datang menjenguk dan ingin tahu kejadiannya,” katanya sembari memperlihatkan bekas sumbatan terhadap mulut korban yang dilakukan pelaku kala itu. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) –Sactuary Tapir (Tempat Penangkaran Tapir) di Desa Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tampak tak terawat dan mubazzir. Bangunan ini dibawah naungan satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ). Kondisi bangunan cukup meprihatinkan. Bangunan ditumbuhi semak. Tak ada memang jenis binatang tapir di lokasi […]

  • Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sejauh ini Pemkab Madina telah menyalurkan bantuan 11 ton bahan makanan dan obat-obatan dan selimut. “Kita salurkan ke posko bencana yang sudah kita bentuk di kecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis,” ujar Subuki dalam keterangan pers, Selasa (21/12/2021). Bantuan sembako itu selanjutnya akan disalurkan oleh pihak kecamatan ke desa-desa yang […]

  • “BULAN BUNG KARNO”

    “BULAN BUNG KARNO”

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution “Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat dan menggelorakan samudera, agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita” (Ir. Soekarno) Soekarno adalah nama yang melegenda, nama yang termashur dan tersohor ke […]

  • Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) ” saya adalah anak Pramuka yang di didik disiplin,  dari ke Pramukaan, saya diajari disiplin. Untuk mendapatkan kedisiplinan, tidak hanya cukup dari pembelajaran di kelas saja, Pramuka lah tempatnya peserta di ajari berbagai hal yang baik mulai dari takwa kepada Tuhan, cinta alam, sopan kesatria, suka bermusyawarah, sosial, rajin, dan […]

  • Hari Ini Penetapan Jadwal Pemilukada

    Hari Ini Penetapan Jadwal Pemilukada

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini, Rabu (18/1), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangsidimpuan rapat pleno penetapan tahapan, program dan jadwal pemilukada digelar. “Rapat pleno dimulai sekira pukul 10.00 WIB,” ujar Ketua KPU Kota Psp Arbanur Rasyid. Soal gambaran tahapan, program dan jadwal pemilukada Kota Salak ini, sambung Arbanur bisa dilihat usai pleno. “Rancangan tahapan, program dan jadwalnya sudah […]

  • Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Arbiuddin Harahap menjenguk M.Sultan, siswa SD 116 Percontohan, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat, (21/1/2022) Sultan jatuh sakit usai mengkonsumsi jajanan yang diduga kadaluarsa diberikan oleh pihak sekolah. Peristiwa yang dialami Sultan ini  mendapat perhatian serius dari  Arbiuddin karena Sultan masih berbaring lemah di […]

expand_less