Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

LKPJ Bupati Madina ditolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2010
  • print Cetak

Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Bupati Madina tahun anggaran 2005-2010 kembali ditolak fraksi Partai Keadilan sejahtera (PKS).

Penolakan itu berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Madina yang dipimpin langsung ketua DPRD As Imran Khatamy Daulay, dihadiri Bupati Madina, Amru Daulay. Dalam rapat paripurna, cuma enam fraksi DPRD Madina menerima LKPJ dengan catatan.

“Sebelum melangkah lebih jauh untuk melakukan introveksi dengan menggunakan hati nurani dan akal sehat, kebijakan pembangunan telah bertolak belakang dengan kebijakan anggaran,” kata Riyadi, fraksi PKS, tadi sore.

Ia mencontohkan, pada anggaran 2009, kebijakan anggaran untuk belanja pegawai Rp470 miliar. Sedangkan yang diperuntukkan hanya Rp94 miliar. Sementara pencapaian keberhasilan tidak didukung dengan data yang dapat dipercaya.

Padahal, jika melihat kondisi dan fakta dilapangan, tidak sesuai dengan laporan. Sebagai perbandingan, adalah pelaksanaan ujian nasional. Dari keterangan yang dihimpun, baik siswa maupun guru, jawaban yang diberikan, sebelum ujian dilaksanakan.

Dijelaskan, selama periode kepemimpinan Amru Daulay, ada beberapa catatan penting untuk diperhatikan. Yakni, audit BPK tahun 2009 tentang pengelolaan keuangan. Hal ini jelas dinayatakan telah terjadi kerugian daerahRp6,3 miliar setiap tahunnya.

Kemudian dalam bidang pendidikan, masih banyak persoalan menumpuk. Misalnya, pernyaluran dana BOS, guru, dan mutu tenaga pendidik yang masih rendah. Pada bidang kehutanan dan perkebunan terdapat tumpang tindih perizinan. Sehingga menimbulkan konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Bidang pertanian dan ketahanan pangan, banyak terdapat persoalan program cetak sawah di Desa Tegal Sari tahun anggaran 2007 dengan dana Rp1,6 miliar. Begitu juga pada tahun 2008-2009 yang total anggaran Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Bahkan Dinas Pasar banyak juga terjadi pungutan liar. Sedangkan bidang perikanan dan kelauatan, terdapat program pembangunan Balai Benih Ikan di Saba Jambu dan Tanjung Mompang yang kurang maksimal.

Pembangunan dermaga dan TPI di Kecamatan Natal, proyek bantuan lima kapal dan alat tangkap ikan yang memakan biaya Rp1.658.727.000 tidak berjalan dengan baik. Sementara bidang pembangunan, fraksi PKS pun sangat kecewa.

“Hal tersebut disebabkan sistem pengawasan pembangunan yang lemah, sehingga berakibat kualitas bangunan dan volume tidak sesuai, perencanaan proyek pembangunan fisik di Kabupaten Madina banyak yang tidak didasari perencanaan dan kajian yang matang,” ungkapnya.
sumber : waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mini Bus Masuk Jurang, 3 Penumpang Wafat

    Mini Bus Masuk Jurang, 3 Penumpang Wafat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Satu mini bus masuk jurang di titik Desa Hutarimbaru, Payabungan Selatan, Mandailing Natal, Selasa petang (3/3/2020) sekira pukul 18.30 WIB. Tiga pelajar dilaporkan meninggal dunia, satu luka parah, lainnya mengalami luka-luka. Data yang dihimpun, korban meninggal adalah Muhammad Iqbal (15), Muhammad Ansori (15), dan Husni (16). Ketiganya  beralamat di […]

  • Salman Rais Mundur dari Jabatan Ketua BMI Madina

    Salman Rais Mundur dari Jabatan Ketua BMI Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Salman Rais, S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari anggota sekaligus ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Mandailing Natal. “Surat tersebut telah saya sampaikan langsung ke sekretariat DPC PDIP Kabupaten Mandailing Natal, Jl. Willeam Iskander, Dalan Lidang, Panyabungan,” katanya, Kamis (4/10/2024) di Panyabungan. “Alasan saya mengundurkan diri adalah saat ini saya […]

  • HISTORISME MANDAILING

    HISTORISME MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Pengantar Nama Mandailing acapkali diletakkan pada kerangka historis yang tidak sesuai. Peletakan itu tentu karena tidak pernah melalui kajian sejarah dan arkeologi yang relevan. Hal itu yang menyebabkan distorsi sosial dalam berbagai kebutuhan. Historime Mandailing Tentu tidak mudah untuk menentukan kapan manusia dan kebudayaan Mandailing muncul pertama kali di […]

  • 5 Orang Tertembak di Panyabungan Timur

    5 Orang Tertembak di Panyabungan Timur

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Onlie) – Sebanyak 5 orang warga Desa Rantonatas Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal tertembak di Desa Pardomuan, kecamatan yang sama, Kamis (11/2). Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat sekitar  50 warga desa Rantonatas sekitar pukul 5:30 WIB beramai-ramai ke Desa Pardomuan berjarak sekira 2 Km dari Desa Rantonatas hendak menangkap Munir […]

  • Ari Rayo 1980

    Ari Rayo 1980

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution Rabu, 13 Agustus 1980 Subuh terdengar nyaring takbir di mesjid. Bertalu-talu dengan suara bedug. Anak-anak berebut memukulinya dengan dua stik rotan yang sudah disiapkan. “Allohu Akbar Walillahilhamdi….” Tanpa dibangunkan, aku langsung duduk. Tentu saja, sejak semalaman tak nyenyak tidur karena menunggu hari raya. Tikar pandan sudah digelar. Karung-karung berisi beras juga […]

  • Mempertanyakan Netralitas Pejabat Pemkab Madina di PSU Pilkada

    Mempertanyakan Netralitas Pejabat Pemkab Madina di PSU Pilkada

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Miswaruddin Daulay Pemilihan Kepala Daerah, yang biasa kita kenal dengan istilah Pilkada, diatur dengan lengkap pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang. Netralitas pejabat daerah dan kepala […]

expand_less