Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
  • print Cetak

Hidayat-Batubara merdekaMEDAN – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) hari ini menyurati Menteri Dalam Negeri ( Mendari) Gamawan Fauzi meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini dipenjarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur Jakarta terkait kasus suap segera di nonaktifkan.

Menurut Ketua DPP IMA Madina Ahmad Irwandi Nasution dalam surat yang dilayangkan pihaknya ke Mendagri hari ini yang bernomor: 80 /SEK-DPP IMA MADINA/B/VII/2013 tertuang banyak permaslahan yang timbul pasca penangkapan Bupati Madina Hidayat Batubara oleh KPK pada 15 Mei 2013 lalu.
“Sejak Bupati Madina Hidayat Batubara ditangkap oleh KPK dalam hal pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan mengalami stagnan terutama kegiataan operasional pemerintahan dan pelayan publik. Kemudian pelaksanaan operasionalisasi administrasi pemerintahan para SKPD harus melakukan perjalanan dinas dengan jarak yang sangat jauh ke Rutan Guntur yang membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit, “ ujar Ahmad Irwandi.

Kemudian kata Irwandi, menurunnya kepercayaan para SKPD terhadap kepemimpinan Hidayat Batubara karena diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi.

“Aspirasi masyarakat yang berkembang yang menolak kepemimpinan Hidayat Batubara sejak awal kepemimpinannya karena ketidakmampuan dalam memimpin, tidak menghormati adat istiadat masyarakat Madina yang memegang prinsip Dalihan Natolu, kebijakannya yang senantiasa berbau kolutif dan koruptif baik dalam pengangkatan pejabat SKPD maupun dalam pengelolaan APBD serta perijinan-perijinan yang berkaitan dengan Sumber Daya Alam Madina (Pertambangan, Perkebunan, Energi Listrik dsb),” ungkap Irwandi.

Lanjut Irwandi, lemahnya daya serap anggaran terhadap program yang diperuntukkan kepada pembangunan Infrastruktur yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat luas DI Kabupaten Madina.

“Akibatnya hampir seluruh proyek-proyek yang di anggarkan dalam APBD Madina 2013 baik yang bersumber dari DAU, BDB, DAK yang diduga telah diperjual belikan oknum Bupati Madina kepada para kontraktor belum dilaksanakan oleh para pimpinan SKPD, karena jika tetap dilaksanakan diduga akan terjadi konflik antara dua kelompok rekanan, yaitu kelompok rekanan yang diduga sudah menyetor kepada Bupati dan kelompok rekanan yang idealis,” ungkapnya lagi.

Kekisruhan ini kata Irwandi sudah pernah terjadi di tahun 2012 yang lalu dimana para rekanan melakukan demo besar-besaran ke kantor Bupati Madina dan kerumah dinas Bupati Madina, akibat pelaksanaan tender yang koruftif dan kolutif (kasusnya sedang di Lidik KPK berdasarkan Sprint Lidik No:42/01/06/2013 Tanggal 10 Juni 2013.

“Dari permasalan di atas kami menawarkan beberapa solusi kepada Bapak Menteri Dalam Negeri, yaitu meminta kepada Bapak Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi agar menurunkan Tim Inspektorat ke Kabupaten Madina untuk menindaklanjuti dan mengklarifikasi kebenaran laporan kami ini.

Dimana Tim yang kami harapkan bukan seperti Tim Inspektorat yang pernah diturunkan Gubernur Sumut terkait laporan kami sebelumnya No. 44/SEK-DPP IMA MADINA/B/XII/2012 Tanggal 20 Desember 2012 Perihal Mohon Dilakukan Pemeriksaan Oleh Inspektorat Jendral Departemen Dalam Negeri Ke Kab. Madina yang diduga telah melakukan negosiasi dengan Bupati Madina disalah satu Hotel berbintang di Kota Medan.

Melakukan langkah-langkah darurat menyelesaikan permasalahan ini sehingga roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya dan pelayan Publik berlangsung sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Memberikan kewenangan kepada wakil Bupati Madina untuk melaksanakan tugas-tugas Bupati Madina dalam menjalankan roda pemerintahahan dan pelayanan Publik, meskipun status Bupati Madina masih tersangka.

Menindak tegas Sekda Madina M. Daud Batubara yang telah melakukan pelantikan 146 pejabat eselon yang diduga penuh dengan suap yang mengatasnamakan Bupati Madina yang berada didalam tahanan KPK.

Mengantisifasi tindakan kejahatan yang berulang-ulang yang diduga dilakukan Bupati Madina, Sekda Madina dan Kroninya. Dengan menindak tegas oknum-oknum tersebut baik secara pidana dan peraturan terkait lainnya,” papar Irwandi.

Irwandi juga mengharapkan agar permasalahan di Kabupaten Madina yang telah dilaporkan pihaknya tertsebut agar segera ditindaklanjuti oleh Mendagri.

“Karena kami khawatir jika permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut dipastikan akan terjadi konflik yang berkelanjutan, baik konflik di internal pemerintahan, konflik masyarakat dengan pemerintah maupun konflik masyarakat dengan investor yang bermasalah,” ungkap Irwandi sembari menyebutkan kalau surat yang dilayangkan pihaknya ke Mendagri tersebut juga ditembuskan ke Presiden RI, Ketua KPK, Ketua DPR RI, Kapolri, Irjen Depdagri, Gubernur Sumut, Sekda Provsu, Ketua DPRD Sumut, Kapolda Sumut, Bupati Madina, Ketua DPRD Madina, Kapolres Madina, Kajari Madina dan LSM, Pers dan Ormas.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2011, biaya persalinan gratis

    2011, biaya persalinan gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tahun 2011 masyarakat Sumatera Utara kembali akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Pemerintah akan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi penghuni panti asuhan, penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas), korban bencana alam dan biaya persalinan tanpa kecuali di 2011 nanti. Kepala Bidang Kepesertaan Jamkesmas, Kamaru Zaman, mengatakan untuk penghuni panti sosial, mereka tidak mempunyai kartu Jamkesmas, tapi […]

  • Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kadin akan melakukan pembicaraan dengan 15 kabupaten/kota di Sumut, Sumbar dan Aceh terkait proses pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Mandailing Natal (Madina). Itu diungkapkan Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Sabtu (22/2/2020) usai Rakerda Kadin Madina. Sejauh ini 15 kabupaten dan kota wilayah pantai barat Sumatera […]

  • Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Idul Adha yang lebih familiar disebut dengan lebaran haji, melekat dengan ibadah haji. Tahun ini sekitar dua ratus ribu jamaah haji yang menunaikan rukun Islam ini. Idul Adha yang dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya adalah wujud penerapan Syari’ah Allah. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sangat identik dengan pengorbanan totalitas seorang […]

  • Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGABAYU (Mandailing Online) — Peta dukungan kepada pasangan Sofwat-Zubaeir terus mengalir di berbagai wilayah Mandailing Natal (Madina). Termasuk di kawasan Pantai Barat Madina, sejumlah komponen menyatakan mendukung H.M. Sofwat Nasution-Ir. H. Zubeir Lubis sebagai kandidat bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina. Tim Trabas Sinunukan melakukan silaturrahmi dengan Ir. H. Zubeir Lubis, Minggu malam (17/5-2020). Pada […]

  • Ini Nasib Pasien Pengguna BPJS Kesehatan

    Ini Nasib Pasien Pengguna BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Tiurma Simbolon harus menanggung kecewa. Ia tak menyangka bahwa pasien BPJS Kesehatan tak selalu gratis kala berobat. Tiurma adalah istri dari Daulat Hutagalung, pasien penderita penyakit jantung yang dirawat di ruang ICU RS Royal Prima, di Jalan Ayahanda. Sudah enam hari ia menemani suaminya di rumah sakit. Karena tak kunjung sembuh, Tiurma lantas […]

  • Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak bisa dipungkuri, bahwa hingga saat ini pesantren memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bukan hanya dalam bidang pendidikan, tapi pesantren juga menyatu dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Begitu juga Mudir atau pimpinan pondok pesantren, merupakan tokoh masyarakat dimana pesantren itu berada. Singkatnya, pesantren dan kehidupan masyarakat berhubungan sangat erat. Peran […]

expand_less