Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006.

Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013.

Pada tahun 2006 korban tewas bernama Anto. Dia diterkam harimau hingga tewas tercabik-cabik ketika sedang mandi sore di sungai.

Pada tahun 2007 korban tewas bernama Min yang saat itu sedang mengambil madu sekitar kebun hutan. Pada tanggal 19 Juni 2009 korban tewas bernama Iming, juga warga Ranto Panjang diterkam ketika sedang bekerja di kebun.

Tak sampai sebulan setelah Min, harimau kembali membantai penduduk desa Ranto Panjang pada tanggal 6 Juli 2009, korban yang tewas bernama Jali.

“Pada tanggal 11 Maret 2013, konflik antara Harimau Sumatra dengan manusia terjadi lagi. Korban tewas bernama Karman Lubis, juga penduduk Desa Ranto Panjang,” ungkap Direktur Eksekutif Sumatera Rainforest Institute (SRI) Rasyid Assaf Dongoran, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, tokoh pemuda Muara Batang Gadis, Teguh W Hasahatan Nasution merilis data baru, Rabu (3/7/2013) korban tewas terbaru oleh harimau bernama Torkis Lubis (30), penyadap karet di Desa Rantau Panjang, diterkam harimau pada 22 Juni 2013.

Berdasarkan informasi dan kunjungan lapangan langsung oleh tim SRI, lembaga ini menyimpulkan bahwa harimau tersebut masih berkeliaran dan meresahkan masyarakat hingga kini.

Dalam menelusuri kasus terror harimau tersebut, tim SRI yang berjumlah 6 orang telah mengunjungi beberapa desa, seperti Sikapas, Singkuang, Ranto Panjang, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Hasil investigasi yang dilakukan tim SRI dan wawancara dengan pihak masyarakat menghasilkan fakta sementara soal ukuran harimau yang meneror ini. Badan Harimau Sumatra itu berukuran panjang 2,5 hingga 3 meter dengan jenis kelamin jantan dewasa, berusia sekitar 25 tahun.

Peliput/Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 3 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Ivan Iskandar Batubara memeragakan tortor Mandailing ketika tampil sebagai Nara Sumber pada acara “Pertunjukan & Diskusi” Gondang Boru Mandailing, buah kerjasama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II di Medan, Juni 2024. Dalam penghayatannya, sekalipun tidak sempat memberi perintah langsung, […]

  • Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara meyiapkan sebanyak 1.436 personel untuk mengamankan pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 17 Juni 2013 mendatang. Kepala Biro Operasional Polda Sumut Kombes Pol Iwan Hari Sugiarto di Medan, mengatakan jumlah personel yang dikerahkan itu berasal berbagai satuan kerja yang ada di lingkungan Polda Sumut. Selain berpakaian dinas, […]

  • Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kecelakaan demi kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang angkutan umum Anatra di Mandailing Natal (Madina) terus terjadi. Jika dirunut, kecelakaan umumnya terjadi di pagi jam berangkat anak-anak ke sekolah, siang aplusan murid sekolah dan sore pulang sekolah. Dan para korban, selain penumpang dewasa dan kenderaan lain yg kontra dengan Anatra, juga didominasi pelajar. Peristiwa Anatra meneyeruduk […]

  • Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    Butuh Pembenahan Tata Kelola Penarikan PAD Sektor Pasar

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perolehan PAD dari sektor pasar di Mandailing Natal sejauh ini masih belum maksimal. Untuk itu harus dilakukan pembenahan dan perbaikan tata kelola agar capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini bisa berkembang ke depan. Rapat kordinasi yang dipimpin Wakil Bupato Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (30/8/2021) di aula […]

  • Hilangnya Pelindung Keluarga

    Hilangnya Pelindung Keluarga

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Ibu Peduli Generasi   “Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan berpikir.” (Imam Syafi’i) Biadab! Inilah kata-kata yang pantas disematkan terhadap orang yang tega menyiksa dan membunuh darah dagingnya sendiri. Seperti yang baru-baru ini viral di jagat maya. Aksi kejam dan biadab dilakukan seorang suami kepada istri dan […]

  • Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      GOWA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo segera mewujudkan optimalisasi peran penyuluh kecamatan. Untuk memuluskan optimalisasi itu, pemerintah membentuk Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) dalam 100 hari pertama. Itu diungkap Syahrul di Rumah Kayu Gowa, Minggu (27/10) seusai mengikuti Car Free Day. Seluruh aktivitas level lapangan, pengendalian dan operasionalnya dipusatkan di kecamatan-kecamatan. […]

expand_less