Senin, 29 Jun 2026
light_mode

Busyro Dituntut Segera Ungkap Kasus Korupsi Besar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Jakarta, Harapan besar ada di pundak Ketua KPK yang baru Busyro Muqoddas. Sebagai bukti komitmennya untuk pemberantasan korupsi, Busyro harus segera mengungkap kasus besar.
“Oleh karena itu, KPK di bawah Busyro agar memberi fokus lebih pada kasus-kasus menarik perhatian publik yang kini kesannya lamban tersebut,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor, Edy Suandi Hamid dalam siaran pers, Jumat (26/11).
Dia menjelaskan terpilihnya Busyro diharapkan menjadi era baru bagi bangsa ini dalam pemberantasan korupsi. “Harapan tersebut bisa dilihat antara lain dari indikator bagaimana KPK menyelesaikan kasus besar yang ada, seperti persoalan cek perjalanan pemilihan deputi senior BI, Bank Century, juga kasus Gayus,” terangnya.
Forum Rektor Indonesia yang ikut mengajukan Busyro tentu berharap banyak agar Busyro betul-betul bisa memenuhi harapan publik.”Walau kesempatan hanya setahun, masyarakat yang sudah terlanjur punya harapan sangat tinggi pada Busyro, sehingga jangan sampai dikecewakan. Busyro harus bergerak cepat dalam memberantas korupsi untuk menjawab harapan publik yang sangat tinggi pada sosoknya,” jelasnya.Busyro pada Kamis (25/11) terpilih sebagai pimpinan KPK dengan mengalahkan Bambang Widjojanto dalam voting di Komisi III DPR. Busyro kemudian dipilih menjadi Ketua KPK melalui voting, dengan memenangi suara atas 4 pimpinan KPK yang lain.
Busyro Punya 4 PR yang Harus Segera Dibereskan
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Busyro Muqoddas diminta segera tancap gas menyelesaikan pekerjaan rumahnya di KPK. Ada 4 kasus besar yang menjadi PR Busyro dan menunggu diselesaikan. Apa saja itu?”Yang pertama adalah Kasus Century. Bagaimana kelanjutannya? Mana upaya pemanggilan Boediono dan Sri Mulyani?” ujar aktivis antikorupsi Fadjroel Rahman kepada detikcom, Kamis (25/11).
Kasus kedua adalah kasus mafia pajak Gayus Tambunan. KPK diminta turun tangan menyingkap masalah ini. Menurut Fadjroel, jangan hanya fokus pada keluar masuknya Gayus dari rutan, tetapi bagaimana kasus mafia pajak ini menggurita.”Ada 40 perusahaan yang ditangani Gayus. Ini yang harus menjadi perhatian,” terang dia.
Kasus ketiga adalah kasus suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom. Dalam kasus yang menyeret sejumlah politisi Senayan ini, KPK diminta transparan dan mengungkap semua pelakunya tanpa pandang bulu.”Yang keempat adalah IPO Krakatau Steel. Hal ini harus diusut karena masalah BUMN negara yang coba dijual ke pihak asing,” tambah pria berkaca mata ini.Mengingat Busyro hanya punya waktu satu tahun masa jabatan, Fadjroel meminta Busyro bergerak cepat dalam hitungan bulan. Jika tidak, kepemimpinan Busyro hanya numpang lewat saja.”Tiga bulan pertama harus ada gebrakan. Kalau lewat dari 6 bulan, saya kira sudah terlambat,” tutup Fadjroel.
Busyro Diminta Kembalikan ‘Taring’ KPK
Ketua KPK terpilih Busyro Muqoddas, diminta untuk mengembalikan ‘taring’ KPK dalam pemberantasan korupsi. Busyro harus mampu mengembalikan semangat KPK yang meredup setelah energi KPK tersedot oleh kasus Bibit-Chandra.”Busyro harus membangkitkan spirit jajaran internalnya,” ujar Sekjen Transparency International Indonesia (TII), Teten Masduki kepada detikcom, Kamis (25/11).
Menurut Teten, Busyro harus membawa KPK menjadi trigger pemberantasan korupsi pada institusi yang lain. KPK harus menjadi institusi yang kuat, dan Busyro harus melawan setiap upaya untuk melemahkan KPK.”Busyro harus mengembalikan gigi KPK. Jika tidak segera dipulihkan, KPK akan kehilangan legitimasinya. Jika KPK tidak melawan, dia akan dihabisi,” tegas Teten.
Sebagai langkah awal, Teten meminta KPK untuk membenahi dua sektor yang melemah setelah KPK dihantam kasus Bibit-Chandra. Dua sektor tersebut adalah penyidikan dan penuntutan.
Teten menambahkan, Busyro juga harus segera membuat gebrakan di KPK. Hal ini perlu dilakukan untuk menepis adanya dugaan kompromistis di DPR yang memilih Busyro sebagai Ketua KPK.”Ini yang harus dibuktikan pak Busyro. Sekaligus membuktikan pada masyarakat ini bukan pilihan kompromistis,” terang Teten.
Din: Buka Century, Bawa Gayus ke KPK
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap terpilihnya Busyro Muqoddas sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mampu menjadikan lembaga itu berani membuka kembali kasus Bank Century sekaligus mengambil alih kasus Gayus Tambunan dari Polri.
“KPK selama ini terkesan hati-hati menindaklanjuti temuan DPR terkait kasus Century. Jangan ragu, lanjutkan kembali penyelesaiannya, kan jelas ada rekomendasi BPK,” kata Din di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, kasus Bank Century harus diusut tuntas agar kasus serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
Terkait kasus Gayus, Din mengatakan, KPK harus mengambil alih kasus tersebut karena Polri sudah terbukti tidak menjalankan tugasnya dengan baik. (Detikcom/Ant/g)
Sumber : Sib

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar tunggu calon jemaah haji di Mandailing Natal  sampai saat ini sudah mencapai tahun 2027. Hal ini berdasarkan estimasi dari jumlah calon jemah haji Madina yang sudah mendaftar  mencapai 6431 orang. Demikian diungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Muskin Batubara, M.Pd didampingi Kasi Haji Ahmad Zainul Khobir […]

  • Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dampak penghujan bulan lalu, petani bawang merah di kecamatan Siabu merugi akibat umbi bawang membusuk. Kini, petani hanya pasrah memungut sisa bawang yang selamat. Iskandar (40) salah seorang petani bawang merah di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal mengungkapkan banyak tanaman bawang yang rusak akibat tingginya curah hujan bulan lalu. "Akibat […]

  • Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) memusnahkan 417 kilogram ganja di Halaman Mapolres Madina, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Jumat (20/01/2012) lalu. Tokoh Masyarakat Panyabungan H Ismail Hakim mengatakan rasa bangganya atas penemuan ladang ganja maupun narkoba dari parra tersangka. Namun ia merasa kecewa karena tidak satu orang pun petani ganja yang bisa ditangkap. (Beritasumut.com/Muhammad […]

  • Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Tadi malam, aksi protes antara pendukung calon Kepala Desa di Desa Huta Damai, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal sempat terjadi ricuh, pendukung pasangan nonor urut 3 atas nama Agus Marlampos protes hasil penghitungan suara panitia Pilkades Desa itu, pasalnya hasil perhitungan suara yang dimenangkan Cakades petahana Albert Paulus Sihombing nomor urut […]

  • Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU : Korban tewas akibat meledaknya SPBU 14.214.280 Simpang Mangga, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu Minggu (18/9) sekira pukul 16.10 WIB terus bertambah. Legiman (22) karyawan SPBU meninggal Senin (19/9) sekira pukul 03.30 dini hari, menyusul dua rekan kerjanya sebagai karyawan di SPBU itu yang tewas sebelumnya.  Sementara Risma (16) warga lingkungan setempat terpaksa dilarikan ke […]

  • Ray Rangkuti: Hentikan Politisasi Sepakbola

    Ray Rangkuti: Hentikan Politisasi Sepakbola

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prestasi timnas sepakbola Indonesia yang berhasil sampai ke final piala AFF 200 tak pelak mengundang meningkatnya animo masyarakat Indonesia. ak luput di antaranya para politisi yang kini seolah mulai berlomba mencuri keuntungan politik dari kemenangan-kemenangan menawan tim nasional. Mulai dari klaim sepihak Presiden SBY yang menyatakan keberhasilan tim nasional adalah kongres pesepakbola yang […]

expand_less