Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pembangunan Pelabuhan di Madina dipercepat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya untuk mempercepat realisasi pembangunan Pelabuhan Palimbungan untuk mendukung berbagai aktivitas perekonomian dan kemasyarakatan di daerah itu.

Wakil Bupati Mandailing Dahlan Nasution di Medan mengatakan, upaya percepatan dilakukan dengan mengadakan pertemuan bersama sejumlah pengusaha yang memiliki aktivitas bisnis, terutama perkebunan dan pertambangan di Mandailing Natal.

Pelabuhan Palimbungan yang sedang dalam pembangunan tersebut berlokasi di Kecamatan Batahan dan direncanakan mampu menerima sandaran kapal dengan muatan 15 ribu ton.

Keberadaan pelabuhan itu dimaksudkan untuk mendukung distribusi hasil perkebunan di Madina yang memiliki luas sekitar 110 ribu hektar perkebunan, termasuk beberapa perusahaan pertambangan.

Pembangunan pelabuhan yang dilaksanakan satuan kerja dari Kementerian Perhubungan itu telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan dengan penyiapan berbagai bagian pelabuhan.

Namun proses pembangunan tersebut memiliki sedikit kendala karena belum adanya akses jalan yang memperdekat jarak menuju pelabuhan yang berada pinggiran samudera luas itu.

Belum tersedianya akses jalan tersebut menyebabkan selama ini pihaknya harus menempuh jalan PTPN IV yang melintasi wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Salah satu solusi atas masalah itu adalah pembangunan jalan baru dari Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal menuju lokasi pelabuhan dengan panjang sekitar lima km.

Jika akses jalan tersebut tidak disediakan, pihaknya khawatir pemerintah pusat akan memberikan sansksi dengan menghentikan pembangunan pelabuhan itu.

Disebabkan keterbatasan anggaran Pemkab Mandailing Natal, pihaknya mengharapkan kalangan pengusaha di daerah itu Madina untuk dapat membantu pembangunan jalan tersebut. Apalagi berbagai perusahaan itu memiliki alat berat yang dibutuhkan untuk membanguan jalan tersebut.

“Kami membutuhkan bantuan ‘tangan-tangan keras’ (alat berat) itu untuk membantu kami” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengoordinasikan kelanjutan pembangunan pelabuhan itu kepada Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang memberikan saran pembangunan pelabuhan tersebut.

Selain pembangunan pelabuhan, pihaknya Mandailin Natal juga mengharapkan Kementerian Perhubungan untuk membangun dan memperbesar bandara yang ada di Mandailin Natal.

Untuk itu, pihaknya akan mendatangi langsung Menhub AA Mangindaan di Jakarta untuk menjelaskan mengenai pentingnya mengenai realisasi pembangunan bandara di Mandailing Natal.

Pembangunan dan pengembangan bandara di Mandailing Natal itu sangat dibutuhkan agar bisa dimasuki pesawat berbadan lebih besar sehingga mempermudah berbagai aktivitas bisnis dan pemerintahan di daerah tersebut.

Pihaknya mengapresiasi dukungan kalangan pengusaha dalam pertemuan itu yang menyatakan kesiapannya untuk membangun jalan sepanjang lima km tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan Sumut yang juga mantan Pejabat Bupati Mandailing Aspan Sofian Batubara mengatakan, pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Palimbungan tersebut merupakan ide dan usulan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho untuk mendukung berbagai aktivitas perekonomian di Mandailing Natal.

Usulan iu didasari keberadaan Mandailing Natal yang menjadi salah satu pusat aktivitas perkebunan dan pertambangan yang lokasinya cukup jauh dari Kota Medan sehingga diperlukan infrastruktur pendukung yang memudahkan.

Dengan keberadaan bandara dan pelabuhan itu, Gubernur Gatot Pujo Nugroho mengharapkan distribusi berbagai hasil perkebunan lebih mudah dilakukan, termasuk mempermudah kunjungan bisnis ke Mandailing Natal.

“Jadi, distribusinya tidak harus selalu menggunakan jalan darat yang memakan belasan jam” kata Aspan.

Kepala Pelabuhan Kelas 3 Sikarakara Fried Alamsyah yang menjadi satker pembangunan Pelabuhan Palimbungan mengatakan, pelabuhan yang sedang dalam pembangunan itu memiliki multifungsi, baik untuk naik turun penumpang kapal, transit, mau pun bongkar muat.

Dengan dermaga yang memiliki panjang 1.650 meter, pelabuhan tersebut mampu melayani sandaran kapal dengan bobot 6.500 GWT.

Namun pembangunan pelabuhan itu akan dihentikan karena dianggap sia-sia jika belum tersedia akses jalan yang mempermudah berbagai transportasi menuju pelabuhan.

Hal itu disebabkan pihaknya tidak ingin menjadi “sasaran tembak” BPK karena mengeluarkan anggaran negara untuk proyek yang dianggap sia-sia.

Pihaknya pernah merasakan kondisi yang kurang menyenangkan tersebut pada tahun 2012 dengan tidak berfungsinya beberapa pelabuhan di bagian timur Indonesia meski telah selesai dibangun.

“Pada tahun 2012 itu, kami “babak belur” dalam pemeriksaan BPK,” katanya.(antara)
Comments

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika dan Realitas Birokrasi, Peluang dan Kendala

    Atika dan Realitas Birokrasi, Peluang dan Kendala

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution Setelah melewati perjalanan yang tidak mudah, akhirnya  M Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal. Saya membayangkan saja apa yang ada dalam pikiran beliau. Terutama Atika. Saya yakin, ada moment ketika Atika merenung. Duduk, mungkin sambil senyum, karena tiba-tiba berada di jalur pemerintahan. […]

  • Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimpa Kayu

    Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimpa Kayu

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jenazah Wawan (35) korban meninggal akibat tertimpa kayu di lokasi tambang emas ilegal Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal, diotopsi di RSUD Panyabungan, Jumat (13/05/2011). (Ist) |Sumber |: |Beritasumut

  • Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

    Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Desa Relokasi, Kecamatan Muarasipongi siap memilih dan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada 2024. Mereka siap mendukung dan memilih SAHATA setelah memahami visi-misi Paslon ini yang tergolong realistis […]

  • Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan itu dengan hal-hal yang bermakna. Di tengah hingar-bingar perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, sering kali kita lupa bahwa salah satu pilar utama kemerdekaan adalah pendidikan. Sayangnya, ketika kita […]

  • Warga Sirangkap Dukung SAHATA demi Keberlanjutan Pembangunan

    Warga Sirangkap Dukung SAHATA demi Keberlanjutan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Sirangkap, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memutuskan untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Saipullah-Atika (SAHATA) di Pilkada 2024. Alasan dukungan itu demi keberlanjutan pembangunan di kecamatan tersebut. Sebab, sejak awal kepemimpinan HM Jafar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Pembina Forum Pendidik Madina Sada dua tolu ning na gurui Opat lima onom mangiut sipitui Roma si salapan dohot sambilan i Gonop ma bilangan so ro si sapului Ulang di tijuran batu tulis i Um denggan ma di basu dohot aek tawar i Ini bagian syair dari lagu yang […]

expand_less