Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

Sejatinya hingga Desember 2011, Arnoud Van Doorn adalah Wakil Ketua Partai Kebebasan di Dewan Kota Den Haag. Sebagian orang tentu tahu kalau Partai Kebebasan sangat resisten dengan kaum Imigran, khususnya muslim.

Namun, Maret 2013, bapak dua anak ini dikutip dari Amsterdam Herald, mengumumkan awal yang baru melalui media Twitter. Ia mengaku menjadi seorang Muslim dan sempat menuliskan dua kalimat syahadat melalui Twitter.

”Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” sesuai dengan salah satu rukun Islam.

Meski resmi sudah keluar, pria berusia 47 tahun ini tetap berada di dewan. Ia menjadi anggota Dewan Kota dengan status independen.

Awalnya Van Doorn enggan membahas alasan ia masuk Islam. Bahkan, ia mengerti sebagian orang memandang skeptis alasan dia. Seperti ingin mencari sensasi atau bahkan simpati.

Ia pun mengungkapkan hal itu dalam wawancara dia dengan stasiun Al Jazeera. Tapi, sebenarnya teman dekat dia mengetahui kalau ia aktif mencari tahun tentang Islam. Khususnya melalui Alquran, Hadist, Sunnah dan buku-buku lainnya.

Hal itu, ungkap dia berawal dari ketika mengunjungi sebuah masjid di kota kelahiran dia.Ia mengatakan mendengar banyak cerita negatif tentang Islam. Namun, ia bukan orang yang mengikuti atau mudah percaya pendapat orang. Ia memilih melakukan riset atau merasakan sendiri apakah itu benar.

Sehingga jika disebut alasan mengetahui Islam, jawaban awal dia adalah penasaran. Untungnya, ia bertemu dengan salah satu anggota Dewan Kota di Den Haag, Abu Khoulani. Khoulani mengajak dia ke mesjid untuk mendapat bimbingan lebih baik.

Ketika dibawa ke masjid, alih-alih warga di sana marah karena ia menjadi produser film Fitna, ia justru diterima dengan sangat hangat. Mulai dari situ ia pun belajar hingga memeluk agama Islam.

Ketika ditanya, apakah ia menyesal masuk dalam Partai Kebebasan, ia menganggap hal itu adalah bagian dari pengalaman dia. ”Namun dengan pengetahuan yang saya miliki saat ini, saya pasti akan membuat pilihan berbeda,” tutur dia dikutip dari Twitter berdasarkan wawancara dengan Al Jazeera. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan H. Daulay Pecinta Masjid sebagai basis membangun peradaban Islam Apa saja aktivitas boleh dilakukan di lingkungan masjid, kecuali melakukan kemaksiatan kepada Allah, bahkan di seputaran masjid harus dijadikan tempat membangun peradaban islami, baik itu kegiatan ibadah maupun muamalah. Rasulullah semasa hidupnya selalu menjadikan masjid sebagai basis atau markas perjuangan, baik perjuangan politik, ekonomi, sosial, […]

  • Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hemat kita, persoalan Indonesia itu adalah infrastruktur. Jika pilihan menunggu tumbuh dulu indutri dan perdagangannya baru muncul jalan tol tentu itu adalah kebijakan klasik yang membuat kita begini-begini saja sejak berdiri RI. Sebaiknya pemerintah (indonesia atau sumut) harus keluar dari candu kebijakan klasik itu, sebab jalan tol dan pelabuhan merupakan poin penting menggenjot pertumbuhan industri […]

  • Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hadir di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina). SSB ini didirikan 3 bulan lalu oleh Ibrahim Iksan, pria ini juga Kanit Reskrim di Polsek Muara Sipongi. Meski keseharian sebagai polisi, tetapi kecintaannya kepada sepak bola menyebabkan munculnya keinginan mendirikan sekolah sepak bola. Selain sekolah, […]

  • SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penegak hukum harus bersih dari korupsi. Jangan sampai sebagai pihak yang bertugas melakukan perang terhadap korupsi justru malah tidak beres. Upaya pemberantasan korupsi tidak akan maksimal. “Cegah dan berantas korupsi di lingkungan penegak hukum. Sebagai yang menghunus pedang, penegak hukum harus yang berdiri paling depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara […]

  • Mendudukkan Istilah Negara Agama dan Negara Sekuler

    Mendudukkan Istilah Negara Agama dan Negara Sekuler

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Indonesia bukan Negara Agama dan bukan Negara Sekuler. Itulah kalimat yang diucapkan oleh Menkopolhukam, Mahfud MD baru-baru ini. Pernyataan tersebut telah banyak dimuat di beberapa media online dan juga banyak di share oleh nitizen. Salah satu media online yang memuat berita seperti yang dilansir di Warta Ekonomi […]

  • Bupati Ambil Sumpah ASN Formasi Tahun 2018

    Bupati Ambil Sumpah ASN Formasi Tahun 2018

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) mengambil sumpah 170 ASN yang lulus seleksi tahun 2018 di gedung serbaguna Desa Parbangunan, Panyabungan. Pengambilan sumpah tersebut berdasarkan keputusan Bupati Madina nomor: 821.12/0250/K/2022 dan nomor: 821.14/0251/K/2022 tanggal 25 Febuari 2022. Dari 170 ASN yang lulus tersebut, 136 orang merupakan golongan III dan 34 orang golongan II. […]

expand_less