Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
  • print Cetak

MASA depan bangsa ini tergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Hasil penelitian Badan Narkotika Nasional menunjukan jumlah penyalahguna narkoba pada kelompok pelajar mencapai 22 persen dari total penyalahguna berjumlah 4 juta orang. Dari 22 persen itu 50 persen penyalahguna merupakan pelajar SMA/K.

Menanggapi hal itu Dedi Dwitagama, praktisi dan pemerhati masalah pendidikan saat Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi Kalangan Pelajar, kemarin (29/10) di Auditorum RRI Jakarta mengatakan “masa remaja adalah masa yang paling rentan bagi remaja untuk terlibat dalam menyalahgunaan narkoba”. Karena pada masa ini menurut Dedi secara psikologis mereka ingin mencari identitas yang sebenarnya menjeruskan mereka ujarnya.

Oleh karena itu menurut Dedi, peran orang tua sangat penting dalam membimbing buah hatinya agar memiliki sikap berani menolak penyalahgunaan narkoba. Peran sekolah tak luput dari perhatian Dedi. Menurut mantan kepala sekolah SMK 29 Penebangan Jakarta ini sekolah tidak boleh membebani siswa dengan materi-materi pelajaran yang berat dan monoton sehingga menimbul kejenuhan. Fokus dan perhatian siswa harus di arahkan pada ha-hal positif sehingga bakat dan kreatifitas siswa tersalurkan ujarnya. Kalau siswa stres pasti larinya ke hal yang gak benar ujar Dedi.

Direktur Diseminasi Informasi, Deputi Bidang Pencegahan BNN Drs Gun Gun Siswadi Msi menjelaskan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar sudah sangat memprihatinkan. Ia kwahatir apabila masalah ini tidak segera ditangani secara serius maka akan berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia indonesia. Mau jadi apa bangsa kita kalau generasi muda-nya adalah pecandu narkoba kata Gun Gun.

Selain upaya pencegahan yang di lakukan bagi kalangan pelajar, Gun Gun mengaku pihak BNN juga melakukan upaya Rehabilitasi gratis bagi pencandu dan penyalahguna narkoba. Kita berharap dengan langkah ini akan menutup pasar peredaran gelap narkoba di indonesia ujarnya tegas.

Lidya orang tua siswa yang ikut hadir dalam acara itu cukup tercengang melihat data yang di tampilkan oleh BNN. Menurutnya, data itu sangat mengkwatirkan setiap orang. Setelah ini saya harus lebih waspada dalam mengawasi anak saya kata Lidya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tatanan Sosial Yang Buruk, Menyuburkan HIV Pada Remaja

    Tatanan Sosial Yang Buruk, Menyuburkan HIV Pada Remaja

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Hadi Kartini
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini   Direktorat Jendral Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan telah melakukan supervisi program HIV di Kabupaten Sidoarjo sebagai tindak lanjut atas tingginya perhatian masyarakat terhadap pemberitaan kasus HIV pada anak dan remaja. Sebelumnya beredar vidio viral di medsos yang menyatakan sebanyak 522 pelajar di Kabupaten Sidoarjo terpapar HIV-AIDS. Meningkatnya jumlah kasus HIV di kalangan […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pejabat di Pemkab Mandailing Natal (Madina) tidak perlu terlalu sering ke Jakarta untuk setorkan muka kepada Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini menjadi tahanan KPK di rutan Guntur. “Pejabat Madina harus loyal kepada Madina, bukan loyal kepada individual. Terlalu seringnya pejabat Madina setor muka kepada Bupati Madina maka dikhawatirkan […]

  • Pasca Amuk Massa, Pacar Oknum Polisi Diusir Dari Sipolu-polu

    Pasca Amuk Massa, Pacar Oknum Polisi Diusir Dari Sipolu-polu

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Ribuan massa Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal memenuhi jalanan di depan Mapolsek Panyabungan dalam peristiwa pelemparan ke mapolsek dan unit lantas, Jum’at (20/9/2013). Peristiwa ini dipicu munculnya issu bahwa polisi akan melakukan sweeping ke Sipolu-polu terkait peristiwa warga memukuli dan menangkap oknum polisi yang didiga berbuat mesum dengan seorang wanita di Sipolu-polu. Rin br H […]

  • Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 2 dari 3)   Strategi dan Arah Kebijakan Strategi Strategi untuk mewujudkan sasaran terciptanya masyarakat yang berakhlak mulia adalah : Meningkatkan bantuan sosial untuk kegiatan keagamaan; Peningkatan penerapan kaidah dan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupan; Meningkatkan bantuan untuk pembangunan sarana prasarana keagamaan Strategi untuk mewujudkan sasaran Meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, […]

  • PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Paluta (KAMP) Paluta meminta kepada Kapoldasu dan Kejatisu untuk segera mengusut tuntas atas kerugian negara Rp30 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BAS kepada Menteri Kehutanan melalui Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dari tahun 1999 hingga saat ini. Tak hanya itu, KAMP Paluta juga meminta kepada PT BAS […]

  • Cinta Ditolak, Haruskah Nyawa Jadi Taruhan?

    Cinta Ditolak, Haruskah Nyawa Jadi Taruhan?

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan S.Pt Cinta. Satu kata yang indah. Membuat banyak orang lupa diri. Adakah salah cinta? Cinta, jika ditempatkan sesuai syariah maka akan tumbuh nilai-nilai pahala. Namun jika tidak, nyawa pun tak bisa jadi taruhannya. Seorang pelajar akibat sakit hati karena cinta ditolak tega membunuh “seseorang” yang katanya ia cintai. Korban adalah FPR 16 […]

expand_less