Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Christopher Shelton: Selesai Baca Alquran, Saya Menjadi Muslim

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 10 Des 2013
  • print Cetak

Setiap harinya, Christopher Shelton mendengar teman-temannya tengah membahas Islam. Satu atau dua temannya memang seorang Muslim.  Itu terjadi ketika Shelton duduk di bangku sekolah.

“Awalnya ada teman saya seorang Muslim bernama Raphael, ia bercerita banyak tentang Islam. Saat itu, saya belum tertarik mendengar bahasan itu,” ucap dia seperti dikutip arabnews.com, Rabu (4/12).

Memasuki kelas sepuluh, Shelton berusaha menutup diri dari bahasan tentang Islam. Namun, tidak mudah baginya untuk menghindar. Beberapa mata pelajaran, Shelton satu kelas dengan Raphael. Di kelas lain, Shelton tak bisa menghindari Leonard.

Khusus Leonard, bahasan diskusi yang dibangun cukup ekstrim yakni menyoal masalah ras. Yang terpikirkan Shelton saat itu, Islam identik dengan kulit hitam. “Yang membuatku sinis dengan Islam adalah ketika ada bahasa tentang perjuangan kulit hitam. Saya saat itu belum tahu seperti apa Islam. Jadi persepsi saya begitu terbatas,” ucapnya.

Seiring perjalanan waktu, persepsi itu mulai berubah. Awalnya ia merasa frustasi dengan doktri agamanya yang penuh kontradiksi. Inilah momentum bagi Shelton untuk mulai terlibat diskusi tentang Islam. Itu berlanjut pada pembelian Alquran. “Selesai membaca, dalam beberapa pekan saya mulai yakin menjadi Muslim. Namun, saya belum mengucapkan syahadat,” kata dia.

Sayang, pemahaman Shelton tentang Islam keluar jalur. Ini terjadi, karena Shelton tak memiliki kesempatan mengunjungi masjid. Tuhan pun punya rencana lain, ia dipertemukan dengan sebuah buku karya Abdullah Yusuf Ali. Ini yang membuka matanya.

“Saya melakukan banyak hal untuk memeluk Islam. Saya mulai belajar banyak dari apa yang saya baca,” ucapnya.

Suatu hari, Shelton menyambangi Islamic Center di Fayetteville. Di sana, ia banyak berdiskusi tentang Islam. Di tempat itu ia mengucapkan syahadat. “Yang membuat saya bahagia, keislaman saya ini mendorong Raphael serius mendalami Islam. Kami tetap berkomunikasi meski kami terpisah jarak,” kata dia.(rmol)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Politikus Golkar Soal Korupsi Hambalang

    KPK Periksa Politikus Golkar Soal Korupsi Hambalang

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Ferdiansyah, Selasa, 16 Juli 2013. Politikus Partai Golkar ini diperiksa sebagai saksi kasus korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor. “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi tindak pidana korupsi pembangunan sarana/prasarana olahraga di Hambalang,” ujar Kepala Bagian […]

  • Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, Kamis (27/9/2013) memprediksi sangat kecil peluang Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bebas dari vonis pidana pengadilan. “Berdasar analisis secara yuridis, sesuai dengan kewenangan KPK, maka dapat disimpulkan sementara bahwa kecil kemungkinannya Hidayat Batubara bebas dari tutuntan jaksa, dalam […]

  • Warga Pertanyakan Lampu Jalinsum Siabu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga mengeluhkan lampu jalan di Jalan Lintas Sumatera titik pusat kota Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) yang sudah lama tak menyala. Kondisi yang gelap itu menyebabkan seringnya kenderaan menabrak pulau jalan di malam hari. Bahkan baru-baru ini satu tiang lampu jalan tumbang akibat tertabrak mobil. “Pengendara juga sudah sering kami dengar […]

  • Mahasiswa STAIN Madina KKN di Pasaman Barat

    Mahasiswa STAIN Madina KKN di Pasaman Barat

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Mahasiswa Kelompok 9 STAIN Mandailing Natal, Sumut melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. KKN pada Jum’at (26/07/2024) menggelar Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul Mayid, dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 12 Ranah Batahan, Jorong Taming Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat. Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul […]

  • Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution berpesan agar Gerakan Pemuda Islam (GPI) menjadi rumah bagi pemuda Islam di Indonesia. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menyampaikan ucapan hari jadi ke-77 organisasi kepemudaan tersebut, Minggu (2/10) di Panyabungan, Kecamatan, Panyabungan, Madina, Sumut. (Roy Adam)

  • Antisipasi Pelaku Teroris dan Perampokan, Polres Madina Razia Rumah-Rumah Kontrakan di Panyabungan

    Antisipasi Pelaku Teroris dan Perampokan, Polres Madina Razia Rumah-Rumah Kontrakan di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Meminimalisir maraknya aksi terorisme dan perampokan di wilayah Sumut akhir akhir ini, Polres Madina razia ke sejumlah rumah kontrakan di sekitar Kota Panyabungan, Kamis (30/9), melibatkan aparat kepolisian bersenjata lengkap. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk kepada wartawan, Jumat (1/10) mengatakan razia polisi ke rumah-rumah kontrakan bertujuan mengantisipasi masuknya pelaku-pelaku teroris dan perampok […]

expand_less