Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Pemda Main-main Urus Seleksi CPNS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kewenangan proses seleksi CPNS 2013 yang ditangani pemerintah pusat membuat sebagian besar pemerintah daerah (pemda) kecewa. Kekecewaan ini dilampiaskan dengan caranya sendiri, yakni tidak serius memproses lanjutan tahapan seleksi, yakni penetapan, pengumuman, dan pengusulan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi peserta yang lulus CPNS.

Demikian disampaikan Koordinator Sentra Advokasi untuk Pendidikan Rakyat (Sahdar), Alan Darmawan, kepada JPNN kemarin (5/1). Sahdar merupakan salah satu dari 12 konsorsium LSM yang secara resmi digandeng Panselnas CPNS 2013 untuk memantau proses seleksi.

“Pusat dianggap merampas kewenangan daerah. Dampaknya, daerah main-main, tidak serius, karena sakit hati,” ujar Alan kemarin.

Pimpinan LSM yang berkantor di Jalan Bilal,  Medan, Sumut, itu mengatakan hal tersebut berdasar hasil evaluasinya ketika melakukan pemantauan. Dia cerita, pelaksanaan seleksi CPNS di Pemprov Sumut misalnya, juga cenderung tertutup, tidak mau diawasi. Panitia lokal, lanjutnya, menolak kehadiran LSM Sahdar yang sudah mendapat mandat untuk melakukan pengawasan dari Panselnas.

“Kita datang, ditanya “mau tanya apa?”. Tampak sekali ada konflik pusat dengan daerah. Kalau instansi pusat cenderung terbuka, seperti Kemenkum-HAM yang pelaksanaan tesnya juga kita awasi,” beber Alan.

Berkali-kali Alan mengatakan, sebagian besar pemda tidak suka dengan mekanisme seleksi CPNS 2013, dimana pemda hanya diberi kewenangan menetapkan dan mengumumkan hasil seleksi, yang harus berpatokan pada hasil yang sudah dibuat Panselnas.

“Masalah ini harus segera dicarikan solusinya agar ke depan bisa lebih baik lagi,” urainya.

Sementara, terkait pengaduan yang masuk dari peserta, Alan menyebutkan, masalah yang diadukan bervariasi. Dari masalah teknis pendaftaran online, hingga pengumuman hasil tes CPNS dari honorer kategori dua (K2) yang diulur-ulur. Sulitnya mengakses data pengumuman di website-website resmi yang ditunjuk Panselnas, juga banyak dikeluhkan peserta.

Saat pendaftaran online, ambil contoh di Kemenkum-HAM, satu peserta bisa mendaftar tiga hingga empat kali. Hal ini, lanjut Alan, karena saat menginput data, peserta tidak yakin apakah datanya itu sudah masuk atau belum. “Sehingga diulang-ulang. Ini kelihatan sekali, jumlah pendaftar di Kemenkum-HAM itu sekitar 12 ribu, tapi yang menyerahkan berkas hanya 4 ribuan,” kata Alan.

Yang juga banyak diadukan peserta adalah pengumuman yang tidak disertai nilai sehingga tidak bisa diketahui rankingnya. “Intinya, peserta itu siap untuk tidak lulus tapi harus transparan, nilai harus dicantumkan,” imbuhnya.

Bagaimana soal percaloan? Alan mengatakan, pihaknya belum menerima pengaduan soal percaloan. Hal ini, lanjutnya, juga dibahas secara khusus oleh konsorsium LSM pemantau. Ada dugaan, pengaduan percaloan baru akan muncul setelah pengumuman kelar.

“Karena kami yakin, percaloan tetap ada. Masalahnya, bagi yang lulus, dia akan diam saja. Juga, bagi yang tidak lulus tapi uangnya dikembalikan oleh calo, dia juga akan diam saja,” pungkasnya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA, – Maraknya sejumlah kafe yang menyediakan wanita penghibur atau plus-plus di daerah Kecamatan Portibi, khususnya di Desa Padang Bulan akhir-akhir ini makin meresahkan. Untuk itu diminta kepada Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) untuk segera melakukan penertiban. Ketua Ikatan Mahasiswa Portibi dan sekitarnya, PR Harahap mengharapkan agar Pemkab Paluta melalui Satpol PP untuk […]

  • Cabup Madina Saipullah Saksi Akad Nikah Putri H. Wardan

    Cabup Madina Saipullah Saksi Akad Nikah Putri H. Wardan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS – Calon bupati Mandailing Natal (Cabup Madina) nomor urut 2 H. Saipullah Nasution diminta menjadi saksi akad nikah putri tokoh masyarakat pantai barat Madina, H. Wardan Batubara. Akad nikah Sofia Wardani dan Anif Sucipta diadakan di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Kamis (17/10/2024) malam. Kedatangan Cabup Madina yang berpasangan […]

  • Polisi Masih Selidiki Kepemilikan 11 Escapator Tambang Emas Ilegal di Madina

    Polisi Masih Selidiki Kepemilikan 11 Escapator Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : sampai hari ini, Tim penyidik Polres Mandailing Natal ( Madina), masih terus melakukan penelusuran terhadap kepemilikan 11 alat berat escapator yang di amankan polisi saat razia tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Dari 12 alat berat yang disita polisi, baru satu alat berat yang sudah di ketahui kepemilikannya dan […]

  • Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 […]

  • Apel Awal Tahun

    Apel Awal Tahun

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2012. Dia mengingatkan seluruh SKPD di Pemko Tebingtinggi mempercepat proses pelelangan proyek dimulai awal tahun.(nmedanbisnis/ali yustono)

  • DCS Dapil 5 PKB Madina

    DCS Dapil 5 PKB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PKB Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less