Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Awal tahun, geng motor semakin ganas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

MEDAN – Diawal tahun 2014 ini, aksi keganasan gang motor kembali terjadi. Suasana nyaman dan aman di awal tahun  yang seharusnya  penuh dengan kenyamanan dan  kedamaian yang diraskan warga kota, tetapi  di kotori oleh kelompok geng motor tersebut.

Seperti yang tyerjadi di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan, dalam sehari ini sudah dua orang menjadi keganasan ulah genk motor tersebut dengan lokasi yang berbeda.

Korban keganasan aksi genk motor adalah Fandy (22) warga Jalan Pembinaan, Gang Mushala Bandar Setia dan M Fauzi (15) warga Jalan Rakyat Pasar 2 Gang Mesjid Medan Perjuangan.

Keduanya menjadi korban aksi kebrutalan kawanan gang motor yang merampok keduanya ketika hendak pulang kerumah masing-masing. Kedua juga menjadi korban didalam satu hari yang sama.

Menanggapi hal ini, Kanit Reskrim Percut Sei Tuan, AKP Faidir Chan mengatakan, jika pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan perampok maupun gang motor yang berada di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.

“Tindakan yang adalah dengan melakukan pengintaian terhadap pelaku yang biasanya beraksi dimalam hari,” katanya.

Dikatakannya, untuk kedua laporan pelaku dirinya menyatakan telah menerima laporan korban.

“Kita sudah terima laporan korban, sekarang kita akan peroses. Untuk mengantisipasi tindak kejahatan tersebut, kita akan lakukan pengintaian dimalam hari ditempat-tempat yang dinyatakan rawan dalam aksi perampokan”, jelasnya.

Aksi komplotan   geng motor sebelumnya juga terjadi di kawasan Sunggal  menganiaya dan merampok korbannya di kawasan Jalan Ring Road.

Korban, Doni Handreans (28) warga Jalan Amal, Gang Melati No. 2, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, nyaris kehilangan nyawa setelah berpapasan dengan 16 orang pemuda bersenjata klewang yang mengedarai 8 sepeda motor di kawasan itu dinihari tadi

Informasi menyebutkan  kebrutalan belasan pemuda tersebut bermula ketika korban berniat pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Amal Medan dengan mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria FU BK 6297 ACL.

Ketika melintasi kawasan Ringroad Medan, korban melihat segerombolon pemuda bekisar 16 orang dengan mengendarai 8 sepeda motor Kawasaki Ninja dari arah yang sama, salah satunya membonceng wanita.

Tanpa curiga, korban mendahului gerombolan itu dari sisi kiri. Namun korban langsung dipepet serta sepeda motornya dirampas. Korban mencoba melawan namun para pelaku menyabetkan senjata tajam jenis klewang ke arahnya.

Kapolsekta Medan Sunggal AKP Eko Hartanto ketika dikonfirmasi kejadian diwilayah hukumnya, mengaku belum mengetahui kejadian tersebut.

“Tidak ada di laporan polisinya mas, mungkin jambret ya, makasih,” jawab Eko dalam pesan singkatnya.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alghif Aruni Nur Rukman, S.P Mahasiswa Magister Sains Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor   Masalah yang dihadapi Indonesia saat ini adalah bagaimana kita bisa keluar dari sebutan negara berkembang menjadi negara yang dapat sejajar dengan negara maju. Persoalan ini menjadipentingkarenapotensi Indonesia menjadi negara majumasihterbukaluas, sehingga Indonesia perlumempertahankanpotensi yang adasekaligus juga […]

  • Jembatan Runtuh, Bos Bukaka Ditahan

    Jembatan Runtuh, Bos Bukaka Ditahan

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA : Akhirnya tersangka ketiga dalam kasus runtuhnya Jembatan Kartanegara ditahan. MSF ditahan hanya berselang beberapa jam setelah penahanan terhadap dua tersangka lainnya yakni ST dan YS. Tiga tersangka itu ditahan di Mapolres Kukar. Sebelumnya, pada pukul 22.00 WITA, polisi mengumumkan bahwa mereka telah melakukan penahanan terhadap dua tersangka dari PU Kukar yakni ST […]

  • Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah sejak awal ia mengingatkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk tidak melakukan korupsi. Hal itu dikatakan Presiden menyikapi penetapan tersangka Menteri Sosial Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap Bantua Sosial (Bansos). Tidak hanya […]

  • Harga Kakao di Madina Bertahan

    Harga Kakao di Madina Bertahan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Semenjak pemerintah menerapkan Bea Keluar (BK) kakao (coklat–red), harga komoditas ini pada tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tak lagi bisa menyentuh level Rp 20.000/kg seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Harganya kini hanya mampu bertahan pada level Rp 15.000 hingga Rp 17.000/kg. Menurut pemhakuan sejumlah petani, sebelum BK kakao diberlakukan, harga jual kakao […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Rabu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 17 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132001099 YUSUF HAMDANI 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Arus Listrik Selalu Rendah, Kawasan Tambangan Mengeluh

    Arus Listrik Selalu Rendah, Kawasan Tambangan Mengeluh

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kawasan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah lama mengeluhkan rendahnya voltase tegangan listrik, terutama sejak pukul 18.00 hingga pukul 21.30 WIB. “Jika sore hari mulai magrib hingga pukul 10 WIB, voltase selalu turun. Bola-bola lampu tidak terang menyala” kata Erwin Lubis kepada Mandailing Online, Jum’at (13/3/2015). Dampak rendahnya voltase […]

expand_less