Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pemkab Akan Tertibkan Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dalam waktu dekat akan melakukan penertiban tambang rakyat berupa tambang emas tanpa izin dan keberadaan mesin galundung (gelondongan mesin pemecah batu mengandung serbuk emas). Pemkab Madina juga berencana akan melokalisasi tambang rakyat.

Demikian disampaikan Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengikuti rapat paripurna tanggapan umum fraksi DPRD Madina atas usulan 10 Rancangan Peraturan Daerah pada Kamis (21/8) kemarin.

“Ranperada yang diusulkan substansinya termasuk menangani permasalahan tambang rakyat yang marak terjadi di Madina. Seperti kita ketahui tambang emas yang ada di sekitar kawasan hutan lindung.

Kita berkeinginan menertibkan tambang tanpa izin yang sudah ribuan masyarakat terlibat di dalamnya, karena tidak mungkin lagi dilakukan penertiban tanpa ada solusi. Sebab jika kita melarang mereka saat ini, yakinlah parang yang akan dihadapkan sama kita, karena sudah terlanjur banyak yang menggantungkan penghidupan atas hasil tambang itu,” ujar Dahlan Hasan.

Disebutkan Dahlan, kegiatan penambangan emas yang dilakukan masyarakat itu sebenarnya sangat berbahaya bagi lingkungan dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat, karena kegiatan itu menggunakan bahan beracun dan berbahaya, disamping itu lokasi galundung juga berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

“Jika kegiatan penambangan emas seperti itu tetap berlanjut, maka keselamatan masyarakat kita akan terancam, saat ini saja sudah ada beberapa kejadian aneh yang diduga disebabkan penggunaan mercuri pada proses pemecahan batu mengandung biji emas.

Seperti adanya ibu hamil yang melahirkan dan sebagian isi perutnya ikut keluar. Dan kita yakin akan semakin banyak kejadian aneh nantinya bagi ibu hamil dan bayi yang dilahirkan jika mercuri ini secara tidak langsung dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Rencananya, sambung Dahlan, jika nantinya Ranperda pembentukan perusahaan daerah (BUMD) maka kegiatan tambang rakyat ini akan ditertibkan. Seperti dibuat lokalisasi di wilayah pertambangan rakyat, yang jauh dari pemukiman masyarakat dan tidak merusak ekosistem dan sumber mata air yang ada.

“Kita akan tertibkan tambang rakyat, itulah salah satu keuntungan BUMD nantinya, tambang rakyat ini dilokalisasi dan tidak lagi menggunakan galundung. Jika memungkinkan BUMD nantinya menyediakan alat pemecah batu mengandung biji emas itu berupa mesin yang tidak menggunakan mercuri dan bahan beracun serta ramah lingkungan. Sehingga batu yang diperoleh masyarakat penambang nantinya diolah melalui alat mesin yang dimiliki BUMD, sehingga bisa menghasikan PAD dan menyelamatkan lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

Sumber: Harian Metro Tabagsel
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Bom Thamrin’ Merugikan Islam dan Kaum Muslim

    ‘Bom Thamrin’ Merugikan Islam dan Kaum Muslim

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada Kamis 14 Januari 2016 sekitar jam 10.40 telah terjadi serangkaian ledakan dan tembakan di Menara Cakrawala dan Pos Polisi di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Peristiwa yang lantas disebut ‘Bom Thamrin’ ini telah mengakibatkan delapan orang tewas. Empat di antara yang tewas dipastikan oleh kepolisian sebagai pelaku. ‘Bom Thamrin’ itu juga menyebabkan lebih dari 20 […]

  • Pasar Sipirok Makin Semraut

    Pasar Sipirok Makin Semraut

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kurang Penataan Suasana Pasar Sipirok, Tapsel semakin amburadul khususnya pada hari pekan Senin dan Kamis. Selain akibat belum difungsikannya gedung yang baru dibangun, juga kurangnya penataan dari intansi terkait.Selain itu, keberadaan pedagang, sepertinya dengan sesuka hati berjualan, perparkiran juga terlihat semraut. Keadaan ini merupakan akibat dari lemahnya penataan dari pengelola pasar yang menyebabkan keadaan pasar […]

  • Saifullah-Atika Nomor 2, Kedepankan Gagasan Pembangunan 

    Saifullah-Atika Nomor 2, Kedepankan Gagasan Pembangunan 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (Saipullah-Atika) mendapat nomor 2 dalam pengundian, Senin. Sementara itu pasangan Harun Nasution-Ichwan Nasution memperoleh nomor 1. Pengundian nomor diselenggarakan KPU Madina di Gedung Serbagunan, Panyabungan, Senin (23/9/2024). Usai penetapan nomor urut, masing-masing calon diberikan […]

  • Konsumsi Dalam Negeri Solusi Naikkan Harga Karet

    Konsumsi Dalam Negeri Solusi Naikkan Harga Karet

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA – Mendongkrak konsumsi di dalam negeri menjadi fokus bahasan di Kemenko Perekonomian, Senin (14/10/2019) untuk menaikkan harga karet alam. Konsumsi dalam negeri yang bisa menggunakan karet alam meliputi aspal jalan raya, pembuatan traffic cone, bantal rel kereta api hingga dock fender dan masih banyak lagi. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar rapat koordinasi (rakor) […]

  • Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pihak Sekretariat Negara (Setneg) akhirnya mengklarifikasi soal penulisan surat undangan yang salah. Undangan itu terkait acara pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara dan Panglima TNI di istana, Rabu (8/7). Di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat fatal. BIN, ditulis dengan kepanjangan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara. Surat undangan […]

  • Mandailing Malaysia Kembali Berqurban di Tanah Leluhur

    Mandailing Malaysia Kembali Berqurban di Tanah Leluhur

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Malaysia kembali melaksanakan ibadah qurban Idul Adha di tanah leluhurnya, Mandailing. Sebanyak 21 orang ikut serta dalam ibadah qurban tahun ini di tanah leluhur dengan jumlah 3 ekor lembu. Ketiga ekor lembu ini disalurkan sebanyak 2 ekor di Kabupaten Mandailing Natal, 1 ekor disalurkan di Padangsidempuan. “Ini merupakan […]

expand_less