Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pemkab Akan Tertibkan Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dalam waktu dekat akan melakukan penertiban tambang rakyat berupa tambang emas tanpa izin dan keberadaan mesin galundung (gelondongan mesin pemecah batu mengandung serbuk emas). Pemkab Madina juga berencana akan melokalisasi tambang rakyat.

Demikian disampaikan Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengikuti rapat paripurna tanggapan umum fraksi DPRD Madina atas usulan 10 Rancangan Peraturan Daerah pada Kamis (21/8) kemarin.

“Ranperada yang diusulkan substansinya termasuk menangani permasalahan tambang rakyat yang marak terjadi di Madina. Seperti kita ketahui tambang emas yang ada di sekitar kawasan hutan lindung.

Kita berkeinginan menertibkan tambang tanpa izin yang sudah ribuan masyarakat terlibat di dalamnya, karena tidak mungkin lagi dilakukan penertiban tanpa ada solusi. Sebab jika kita melarang mereka saat ini, yakinlah parang yang akan dihadapkan sama kita, karena sudah terlanjur banyak yang menggantungkan penghidupan atas hasil tambang itu,” ujar Dahlan Hasan.

Disebutkan Dahlan, kegiatan penambangan emas yang dilakukan masyarakat itu sebenarnya sangat berbahaya bagi lingkungan dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat, karena kegiatan itu menggunakan bahan beracun dan berbahaya, disamping itu lokasi galundung juga berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

“Jika kegiatan penambangan emas seperti itu tetap berlanjut, maka keselamatan masyarakat kita akan terancam, saat ini saja sudah ada beberapa kejadian aneh yang diduga disebabkan penggunaan mercuri pada proses pemecahan batu mengandung biji emas.

Seperti adanya ibu hamil yang melahirkan dan sebagian isi perutnya ikut keluar. Dan kita yakin akan semakin banyak kejadian aneh nantinya bagi ibu hamil dan bayi yang dilahirkan jika mercuri ini secara tidak langsung dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Rencananya, sambung Dahlan, jika nantinya Ranperda pembentukan perusahaan daerah (BUMD) maka kegiatan tambang rakyat ini akan ditertibkan. Seperti dibuat lokalisasi di wilayah pertambangan rakyat, yang jauh dari pemukiman masyarakat dan tidak merusak ekosistem dan sumber mata air yang ada.

“Kita akan tertibkan tambang rakyat, itulah salah satu keuntungan BUMD nantinya, tambang rakyat ini dilokalisasi dan tidak lagi menggunakan galundung. Jika memungkinkan BUMD nantinya menyediakan alat pemecah batu mengandung biji emas itu berupa mesin yang tidak menggunakan mercuri dan bahan beracun serta ramah lingkungan. Sehingga batu yang diperoleh masyarakat penambang nantinya diolah melalui alat mesin yang dimiliki BUMD, sehingga bisa menghasikan PAD dan menyelamatkan lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

Sumber: Harian Metro Tabagsel
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    Penderita Hernia yang Dibawa Atika ke Rumah Sakit Sudah Boleh Pulang

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alhamdulillah, dua pasien yang diantar calon wakil bupati Mandailing Natal (Cawabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution ke RSU Panyabungan untuk mendapatkan perawatan ternyata sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Satu di antaranya bahkan dinyatakan sembuh oleh dokter yang menangani. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan dr. Ridha Fauziah […]

  • Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang rencananya akan dilaksanakan, Senin (07/02/2011) pekan depan, sejumlah nama kandidat sudah muncul. Salah satunya Muhammad Alhasan Nasution yang telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kemasayarakatan pemuda (OKP). Mereka menilai dari sekian nama yang muncul, Alhasan merupakan figur yang tepat dan […]

  • Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lembaga pemikir atau think tanks berdiri di Mandaling Natal. Lembaga ini bernama Gerep Institute. Lembaga ini akan bekerja melakukan kajian-kajian strategis di berbagai sektor : politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Hasil kajian bisa dimanfaatkan sebagai reperensi bagi semua pihak yang membutuhkan, termasuk pemerintah. Pendirian Gerep Institute beranjak dari […]

  • Jalan ke Aek Mata Masih Memperihatinkan

    Jalan ke Aek Mata Masih Memperihatinkan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi jalan dari kota Panyabungan ke kawasan Desa Aek Mata sekitarnya masih memperihatinkan. Selain ukuran jalan yang sempit, badan jalan juga masih jenis bebatuan dan tanah merah. Ini tergolong memalukan, sebab sejak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum berdiri hingga kini kondisi jalan masih begitu-begitu saja. Alhasil, Desa Aek Mata yang penduduk 1100 […]

  • Jompo Sakit-Sakitan Tapi Tak Dapat Bansos Covid-19

    Jompo Sakit-Sakitan Tapi Tak Dapat Bansos Covid-19

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jompo, miskin, sakit sakitan, tak bisa kerja, makan pun harus dibantu jiran, tapi tak memperoleh bantuan sembako di era Covid-19. Itu yang dialami nenek Rohana umur 64 tahun. Suaminya Sahroni umur 65 tahun. Warga Desa Hutabaringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumut. Nenek ini sudah 6 bulan sakit sakitan. Suaminya juga sudah lama sakit sakitan. Selama […]

  • Kondisi Batahan Sudah Mulai Tenang Pasca Dihantam Puting Beliung

    Kondisi Batahan Sudah Mulai Tenang Pasca Dihantam Puting Beliung

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kondisi kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal usai dihantam puting beliung pada Senin (1/11) sore terlihat sudah mulai tenang dan warga pelaksanakan aktivitas bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak dengan swadaya masyarakat. Salah seorang warga Ramadi kepada wartawan, Selasa (2/11) mengakui puting beliung yang menimpa 4 Desa di Kecamatan Batahan mengakibatkan 80 rumah rusak berat […]

expand_less