Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pemkab Madina Minta BPSB Teliti Padi Siganteng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2014
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemkab Mandailing Natal (Pemkab Madina) sudah mengajukan ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) agar padi Siganteng diakui sebagai satu varietas tersendiri.

Demikian diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, kemarin terkait salah satu upaya pengembangan padi Siganteng di Mandailing Natal.

Padi Siganteng merupakan varietas padi yang memiliki tingkat produksi bulir tinggi dan mampu menghasilkan produksi gabah sebanyak 9 ton per hektar, jauh diatas varietas lain di Indonesia yang masih di angka 7,2 ton per hektar.

Padi Siganteng ini ditemukan oleh seorang petani di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Madina yakni almarhum Erwin Hasibuan pada tahun 2009 lalu. Padi Sigenteng ini dikembangkan melalui sistem galur dari varietas Mira 1.

Sebagai pengormatan kepada Almarhum Erwin Hasibuan ini salah satu upaya yang dilakukukan Pemkab Madina adalah pengakuan oleh lembaga resmi atas keberadaan varietas Siganteng ini.

Plt Bupati juga menyatakan pihaknya tengah memprogramkan pemakaian padi Siganteng secara massal di kalangan petani Madina mengingat tingkat produksinya teramat tinggi.

“Kita dari Pemkab Mandailing Natal sangat berterimakasih kepada Alm Erwin Hasibuan salah seorang petani di Desa Huraba yang telah dapat menemukan bibit padi yang dianggap unggul di Kabupaten mandailing Natal ini, bahkan bibit padi yang ditemukan tersebut berdasarkan informasi yang kita terima hasil panennya dapat mengalahkan hasil panen secara nasional,” sebut Dahlan.

Lebih lanjut disapaikan Dahlan bahwa pemakaian varietas Siganteng ini diproyeksi mamp mendongkrak produksi gabah di Madina secara luar biasa jika varietas ini dipakai mayoritas petani di Madina.

“Untuk itu kita sangat berharap dalam waktu dekat ini pihak BPSB dapat sesegera mungkin turun ke Kabupaten Mandailing Natal untuk melakukan penelitian sehingga padi Siganteng ini menjadi varietas unggulan dari Kabupaten Mandailing Natal ini,” harap Dahlan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisi Pilkada : Terbentur dan Remuk

    Sisi Pilkada : Terbentur dan Remuk

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Roy Samsuri Lubis   Manusia mati meninggalkan nama, merupakan adagium yang paling tepat menggambarkan eksistensi Sutan Ibrahim di bumi Nusantara. Pria yang punya nama kebangsaan Datuk Sutan Malaka ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, mulai dari era kolonial, awal kemerdekaan bahkan sampai saat ini. Bahkan saking populernya, pernah satu masa ia dianggap […]

  • Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution kembali membawa warga berobat ke rumah sakit usai melaksanakan penyantunan. Kali ini di Kecamatan Hutabargot, Jumat (20/10/2024). Cerita bermula saat Atika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU kecamatan itu. Di sela-sela dialog, salah satunya menyampaikan bahwa di […]

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

  • Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Unit Pembuatan Regional Pembangunan Jalan Jembatan (UPRPJJ) Padangsidimpuan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah – Simpang Gambir Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk dalam klas III B dengan demikian ruas jalan ini hanya bisa dilewati kendaraan berat maksimal 8,16 Ton. Demikian disampaikan Kadis Perhubungan Madina Drs. Parulian […]

  • Dampak Kemarau, Produksi Kakao Turun

    Dampak Kemarau, Produksi Kakao Turun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Pos) – Kemarau panjang yang melanda menyebabkan produksi kakao di Mandailing Natal (Madina) menurun sekitar 40 hingga 50 persen. Kamarau panjang menyebabkan kandungan air di tanah berkurang penyebab jumlah resapan akar tanaman menurun. Dampaknya banyak bunga kakao berguguran. Buah yang jadi pun tak semuanya berhasil mencapai masa panen kaena mengalami situasi kering buah. […]

  • Pembaca Malintang Pos Mayoritas Inginkan Yusuf Jadi Bupati Madina

    Pembaca Malintang Pos Mayoritas Inginkan Yusuf Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polling figur favorit pasangan calon bupati/wakil bupati Madina yang dilakukan surat kabar mingguan Malintang Pos kepada pembacanya, menunjukkan mayoritas pembaca Malintang Pos menginginkan pasangan calon Drs.H.M.Yusuf Nasution.M.Si/H.Imron Lubis,MM menjadi bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina). Demikian diungkapkan Pemimpin Redaksi Malintang Pos, Iskandar Hasibuan yang dilansir media itu pada edisi Senin (17/8). “Dari […]

expand_less