Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Dua Nyawa Hampir Melayang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Isu penculikan anak kembali menelan korban. Diduga komplotan penculik anak, dua orang warga Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, nyaris tewas dihajar massa di Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari.

Kedua korban bernama Ali Marsuki dan Ibrahim. Akibat pengeroyokan itu, keduanya menderita luka parah sehingga harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Permata Madina. Kepala kedua korban harus dijahit akibat luka yang diderita.

Penuturan kedua korban saat ditemui di RS Permata Madina, kejadian pengeroyokan berawal saat kedua korban hendak berkunjung ke Aek Banir dengan mengendarai mobil pribadi jenis Kijang Kapsul. Saat memutar mobil mau mengarah pulang, mobil yang ditumpangi kedua korban dicegat warga untuk memeriksa isi mobil.

Meski telah dilakukan pemeriksaan dan keduanya juga sudah menunjukkan KTP, warga Aek Banir tetap tidak yakin keduanya hanya sekadar berkunjung ke Aek Banir. Keduanya diduga komplotan penculik anak. Dugaan warga didasari merebaknya isu penculikan anak di Madina saat ini. Sejurus kemudian, warga Aek Banir langsung mengeroyok keduanya.

“Kami sempat melarikan diri, saya melarikan diri ke rumah warga sementara kawan saya Ibrahim lari ke hutan untuk meloloskan diri dari amukan masa. Dari rumah warga itu saya diambil massa dan saya langsung dihajar dengan dengan kayu. Tangan dan kaki saya diikat agar tidak ada perlawanan,” cerita Ali.

Kejadian ini diketahui kelurga Ali setelah Ibrahim kawan berhasil melarikan diri menelepon keluarga korban. Setelah keluarga Ali menerima telepon dari Ibrahim, keluarga Ali langsung melapor ke polisi.

Setelah keluarga korban melapor, polisi langsung berangkat ke Aek Banir untuk menyelamatkan Ali. Proses penjemputan korban berlangsung alot karena warga Aek Banir ngotot Ali adalah kompolotan penculik anak.

Wakakolres Madina AKP Hariyatmoko saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pengeroyokan yang dilakukan warga Aek Banir. Pengeroyokan bermotif isu penculikan anak yang berkembang di Madina saat ini.

Meski diduga bermotif termakan isu penculikan anak, polisi yang menangani kasus ini berjanji akan tetap menindak para pelaku pengeroyokan sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Memang hampir di setiap desa di Madina isu penculikan anak saat ini disebarluaskan melalui masjid. Masyarakat diimbau menjaga anaknya sehingga membuat warga siaga bahkan terkadang warga panik begitu melihat orang baru.

Padahal pihak kepolisian sudah berusaha memberitahukan kepada masyarakat bahwa isu tersebut tidak benar karena hingga hari ini belum ada warga yang melapor menjadi korban. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Hentikan Beli Beras Petani Sumut

    Bulog Hentikan Beli Beras Petani Sumut

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Bulog Sumatera Utara (Sumut) menghentikan pembelian beras petani di angka 310 ton karena harga jual yang jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP). “Yah memang masih di 310 ton seperti di awal tahun karena Bulog tidak bisa membeli lebih lanjut akibat terbentur pada harga jual yang mahal,” kata Humas Bulog Sumut, […]

  • Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah, Syafei Lubis memimpin Tim Safarai Ramadan Pemkab Mandailing Natal ke Kecamatan Panyabungan Timur, Senin, (13/6). Bupati Dahlan Hasan Nasution tidak hadir, tetapi istrinya, Ika Desika terlihat hadir. Beberapa bulan belangan ini, bupati Madina jarang tampil di acara publik, selalu diwakili Sekda. Termasuk acara pisah sambut Kapolres. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati […]

  • Pasca Putusan MK, KPU Madina Akan Plenokan Penetapan Cakada Terpilih

    Pasca Putusan MK, KPU Madina Akan Plenokan Penetapan Cakada Terpilih

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pasca putusan MK, Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) segera menggelar rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Madina terpilih hasil Pilkada Madina 2024. Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (24/2/2025) menolak seluruh permohonan Paslon nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution–M. Ichwan Nasution (ON MA). Dengan demikian, Pilkada Madina 2024 […]

  • Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Sebelum menghadiri pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal yang akan berlangsung siang ini 23/9 di Gedung Serbaguna Amru Daulay. Pasangan Calon Bupati Harun- Ichwan menyempatkan diri menghadiri pengajian Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili cabang Baitul Bukhori di Kampung Bargot Panyabungan III. “Pagi […]

  • LPG 3 Kg Langka Di Panyabungan

    LPG 3 Kg Langka Di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Gas tabung LPG ukuran 3 Kg dalam 2 minggu terakhir ini mengalami kelangkaan di  Kota Panyabungan, Mandailing Natal. Tanjung salah satu pengecer gas LPG ukuran  3 Kg di Kelurahan Kayujati , Rabu, (9/3)  kepada Mandailing Online mengatakan kelangkaan ini sudah berlangsung selama 2 minggu. “Biasanya saya mendapatkan jatah 30 tabung […]

  • Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    Ini Untung Rugi Penggunaan Facebook Bagi Kesehatan Mental

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sebuah studi baru menemukan bahwa menggunakan Facebook bisa membantu mengatasi masalah mental seseorang. Namun bagaimanapun juga, platform jaringan sosial ini harus digunakan dengan hati-hati dan strategis karena juga bisa memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Keelin Howard dari Buckinghamshire New University melakukan penelitian dengan merekrut 20 orang berusia 23 tahun hingga 68 tahun yang mengalami gangguan kesehatan […]

expand_less