Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Copot Kapolres Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno diminta mencopot Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan karena dinilai banyak kasus yang tidak bisa dituntaskan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksecutif Mandailing Natal Development Watch (Mata Dewa) Miftahuddin kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (05/12/2010).

“Kita melihat banyak sekali permasalahan yang tidak tuntas mengakibatkan kita sebagai masyarakat Madina sudah tidak merasa nyaman dan tenang lagi di daerah ini,” ujarnya.

Kasus yang tidak jelas penanganannya sampai sekarang antara lain, pembunuhan di Desa Aek Horsik, pembunuhan ibu dan anak di Dalan Lidang dan kasus pengeroyokan oleh warga Desa Aek Banir terhadap dua orang warga Pasar Hilir beberapa hari lalu.

“Kita melihat kinerja Kapolres sebagai pucuk pimpinan di Polres Madina tidak begitu efisien sehingga para pelaku tindak kejahatan tetap bebas berkeliaran membuat masyarakat Madina resah dan merasa tidak nyaman di Kabupaten Madina,” beber Miftahuddin.

Belum lagi kasus 6 orang tersangka pengisap ganja, 2 diantaranya berstatus sebagai PNS dan salah seorang diantaranya adalah anak mantan Kadis PU Madina yang ditangkap di Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan Kota.

Meski keenam pelaku terbukti mengisap ganja namun tidak dilakukan penahanan oleh Polres Madina. Barulah setelah kasusnya dilimpahkan, 4 dari 6 tersangka ditahan oleh Kejaksaan Negeri Panyabungan dan sekarang keempat terdakwa sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Panyabungan.

Merujuk kepada penanganan sejumlah kasus yang tak kunjung tuntas, Kapolda diminta mengevaluasi kinerja Kapolres Madina saat ini. Bila perlu, Hirbak dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Madina, karena dianggap hanya mampu menghadapi pengunjukrasa dengan mendatangkan 2 truk personil dalmas.

Sedangkan untuk melakukan pengusutan atas pengeroyokan yang dilakukan warga Aek Banir terhadap dua orang warga Pasar Hilir Panyabungan dan berbagai kasus lainnya, Kapolres Madina terkesan tidak mampu. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online : Isu pengunduran diri sejumlah pejabat di Pemkab Madina meyebar luas di kalangan masyarakat dan ASN ( aparatur sipil negara ). Dari kabar yang beredar luas pejabat itu setingkat eselon II. Plt Sekda Madina Sahnan Pasaribu yang dikonfirmasi seputar kebenaran hal itu pun tidak menjawab. Sebelumnya diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina Ridwan Daulay […]

  • Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Reses

    Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Reses

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan infrastruktur dan peningkatan irigasi pertanian merupakan poin terbanyak yang diajukan oleh konstituen di Daerah Pemilihan Madina V meliputi Kecamatan Siabu, Bukit Malintang, Panyabungan Utara, Naga Juang dan Huta Bargot. Aspirasi itu tercuat dalam acara reses anggota DPRD Madina Suandi Hasibuan. Menjawab Mandailing Online usai reses di Desa Huraba, Siabu, […]

  • Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Meski masih duduk di bangku SMA 3 Panyabungan, Atika Khairani yang berperan sebagai Halimah di film mandailing “Balada Gordang Sambilan” ini sudah banyak aktifitasnya yang gemilang. Film “Balada Gordang Sambilan” tak lama lagi akan beredar di Panyabungan, kawasan Tapanuli, Medan hingga Jakarta. Film ini merupakan karir film pertama bagi Atika. Gadis manis yang menyongsong usia […]

  • Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (11/2/2021) naik tipis dari pekan lalu. “Naiknya 100 hingga 200 Rupiah lah perkilo,” ungkap Nairas petani dari Desa Gunung Tua Julu menjawab Mandailing Online. Lokasi penjualan karet alam di pasar Gunung Tua dibuka tiap hari Kamis atau sekali dalam sepekan. Harga mencapai 9.000 ribu […]

  • Wabub Madina Hadiri Penyerahan Remisi Bagi 325 WBP Lapas Kelas IIB Panyabungan

    Wabub Madina Hadiri Penyerahan Remisi Bagi 325 WBP Lapas Kelas IIB Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online)-  Sebanyak 325 orang warga binaan pemasyarakatan ( WBP )Lapas kela IIB Panyabungan, Mandailing Natal mendapat remisi dari Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) pada HUT ke-78 Republik Indonesia. Penyerahan remisi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution di Lapas Kelas II Panyabungan, Kecamatan Panyabungab, Madina, Sumut, Kamis (17/8/2023). […]

  • Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt […]

expand_less