Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

83 Persen Pendidikan Honorer K2 di Bawah SMA

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Pemerintah Daerah diwajibkan meningkatkan kompetensi Honorer Kategori Dua (K2). Pasalnya, Honorer K2 saat ini didominasi lulusan di bawah SMA.

“Data yang kami punya, 83 persen honorer K2 berpendidikan di bawah SMA. Ini sangat memprihatinkan karena seorang guru harus meningkatkan kompetensinya agar kualitas pendidikan siswa juga meningkat,” kata Asdep Koordinasi Kebijakan Penyusunan Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Bambang Sumarsono, Sabtu (14/2).

Selain pendidikan rendah, honorer K2 juga banyak yangn mengisi formasi teknis administrasi. Sekitar 62,4 persen atau 274.487 honorer K2 menduduki jabatan teknis administrasi. Sisanya mengisi jabatan tenaga pendidik dan perawat.

“Ini harus menjadi perhatian kepala daerah. Honorer K2 yang sudah lulus harus diberikan tambahan pendidikan dan pelatihan agar kompetensinya juga meningkat. Pemda jangan hanya berpikir, tugasnya tuntas setelah honorernya diangkat CPNS,” tegas Bambang.

Diarahkan ke PPPK
Pemerintah sedang mencari cara untuk membiayai gaji serta pensiun 650 ribu honorer K2. Jika semuanya diangkat CPNS, anggaran negara akan tersedot ribuan triliun.

“Dengan sangat menyesal kami sampaikan tidak bisa mengabulkan harapan seluruh honorer K2. Kalau harus mengangkat semua, itu berarti separuh anggaran negara tersedot untuk itu,” kata Asdep Koordinasi Kebijakan Penyusunan Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Bambang Sumarsono, Sabtu (14/2).

Bambang menambahkan, pemerintah akan mengarahkan honorer K2 yang berusia di atas 35 tahun menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Itupun harus melalui tes dan sesuai formasi yang ada. Bagi honorer K2 yang berusia di bawah 35 tahun, akan diikutkan tes CPNS. Jika gagal, akan ikut tes lagi sampai lulus.

“Kalau banyak yang protes katanya sudah pernah tes, ya memang harus tes lagi. Sesuai amanat UU ASN, untuk menjadi CPNS maupun PPPK harus lewat tes,” tambah Bambang. PPPK, lanjut Bambang, merupakan alternatif pemerintah agar tidak membebani negara dalam membiayai pensiun. Untuk tes CPNS akan dilakukan terus hingga lulus. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri ESDM Republik Indonesia, Sudirman Said telah mengeluarkan Izin Panas Bumi untuk PT Sorik Marapi Geothermal Power, Selasa (21/4) sebagai bagian dari penerapan Undang-Undang Panas Bumi yang terbaru untuk memulai kembali kegiatan pengusahaan panas bumi di Sorik Marapi, Mandailing Natal. Hal ini memantapkan hak PT SMGP’s untuk melakukan pengusahaan panas di […]

  • PT SMGP Rencanakan Tingkatkan Produksi Listrik

    PT SMGP Rencanakan Tingkatkan Produksi Listrik

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. SMGP merencanakan meningkatkan produksi listrik dari 165 MW menjadi 240 MW. Upaya peningkatan kapasitas itu juga meliputi rencana pembukaan lokasi sumur (Wellpad) wilayah kerja PT SMGP. Dalam upayanya meningkatkan kapasitas itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) menjalankan konsultasi publik terkait analisis dampak lingkungan (AMDAL) di aula Hotel Rindang, […]

  • Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan di pendopo rumah dinas bupati yang pada diwakili Staf Ahli oleh Kementan dan diterima langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi, […]

  • Gordang Sambilan Siantona

    Gordang Sambilan Siantona

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Grup Gordang Sambilan Martondi dari Desa Siantona, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal, tampil tadi sore di pondok taman Al-Munawaroh, Jalan Lingkar, Panyabungan, Senin (28/8). Pertunjukan dikesempatan ini menonjolkan Saleot, alat musik tiup yang terbuat dari gabungan tanduk kerbau dengan tempurung kelapa. Pondok taman Al-Munawaroh secara rutin mempertunjukkan atraksi Gordang Sambilan dari […]

  • Zubeir Lubis Kunjungi Pasar Sihepeng

    Zubeir Lubis Kunjungi Pasar Sihepeng

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Madina, Ir. H. Zubeir Nasution melakukan kunjungan ke pasar Sihepeng, Kecamatan Siabu, Selasa (23/6/2020). Zubeir Lubis didampingi Mudir Ponpes Musthafawiyah, H. Musthofa Bakri Nasution dan rombongan. Masyarakat yang berada di pasar sangat antusias begitu melihat Zubeir Lubis dan rombongan memantau pasar itu. Bahkan beberapa kaum ibu dan pedagang […]

  • Kajari Madina Beberkan Sejumlah Kasus Korupsi yang Sedang di Tangani

    Kajari Madina Beberkan Sejumlah Kasus Korupsi yang Sedang di Tangani

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kejari Mandailing Natal Novan Hadian SH di hari Bhakti Adhyaksa ke 63 tahun 2023 beberkan sejumlah kasus Tipikor yang sedang di tangani mulai dari penyelidikan, penyidikan sampai yang sudah dalam proses persidangan. Sabtu 22/7/2023. Novan mengatakan, ada penyelidikan 4 perkara dan 1 Penyidikan. Kemudian ada juga 3 perkara yang sudah […]

expand_less