Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pengurusan KTP Gratis

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
  • print Cetak

PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan, khususnya Kartu Tanda Pendududk (KTP), untuk ketertiban administasi. Saat ini, mengurus dokumen kependudukan tidak dibebankan biaya atau gratis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Paluta Susanna Hannum Daulay mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perkembangan mengenai tata cara dan beban biaya yang dikeluarkan untuk mengurus dokumen kependudukan, khususnya KTP.

Begitu juga dengan kegunaan tertib administrasi, masyarakat masih banyak yang tidak mengerti mengenai fungsi dan kegunaan tertib administrasi, sehingga pelaksanaannya untuk tingkat daerah belum rampung secara keseluruhan.

“Banyak masyarakat yang belum tahu tata cara pengurusan dokduk terutama KTP. Padahal ngurus KTP itu gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Susanna Hannum Daulay kepada wartawan.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 470/327/SJ sebagai aturan turunan dari Undang-undang nomor 24 tahun 2013 dan Peraturan Presiden nomor 112 tahun 2013. Dalam surat edaran itu, ditegaskan adanya beberapa perubahan yang cukup mendasar dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan dan perlu diimplementasikan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Susanna juga mengatakan, Pemkab Paluta melalui dinas kependudukan dan catatan sipil akan melaksanakan door to door atau jemput bola ke setiap desa dan kelurahan untuk melengkapi tertib administrasi. Hal ini sudah pernah dilaksanakan namun sepertinya animo masyarakat dalam mengurus dokduk terutama KTP masih kurang. Akibatnya, masih banyak masyarakat di daerah Paluta yang belum melengkapi administrasi kependudukan, terutama KTP.

Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat Paluta agar dapat mengurus dokumen kependudukannya secara langsung pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Tentu, persyaratan harus dilengkapi. Jika nanti sistem door to door atau jemput bola diterapkan, diharapkan masyarakat untuk datang secara langsung ke tempat yang telah ditetapkan.

“Kemauan dan kepedulian masyarakat masih kurang dalam mengurus dokduk, makanya kita melakukan sistem jemput bola langsung dengan mendatangi masyarakat ke setiap kecamatan dan kalau bisa kita akan langsung mendatangi setiap desa,” tutupnya. (metrosiantar)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS dan Australia akui sadap RI

    AS dan Australia akui sadap RI

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa telah menyatakan kedua negara tidak menyangkal dan tidak membenarkan terkait penyadapan terhadap Indonesia. “Jawaban yang diperoleh dari kepala perwakilan Kedubes AS dan Australia di Jakarta sama dengan yang diterima negara-negara lain dengan situasi serupa: AS dan Australia tak dapat mengonfirmasi atau menyangkal kabar tersebut,” katanya, tadi […]

  • Kerajinan Rakyat

    Kerajinan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pengrajin besi/pandai besi dan logam di desa sipange kabupaten Tapanuli selatan merupakan salah satu aset daerah yang perlu di kembangkan, mengingat hasil-hasil kerajinan besi para pandai besi dan logam itu sudah seharusnya dibina sampai ke tingkat Nasional (MOL)

  • Rumah Petani Musnah Terbakar

    Rumah Petani Musnah Terbakar

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-; Ditinggal pemiliknya, satu unit rumah semi permanen milik Alim Siregar (50), berukuran 8×10 meter persegi di Desa Huta Padang, Kecamatan Arse, Tapanuli Selatan, rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah, Kamis (28/10) sekira pukul 11.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun tak satupun barang milik korban yang berprofesi sebagai petani […]

  • PDI Perjuangan Madina : Kami Wajib Bela Shafron

    PDI Perjuangan Madina : Kami Wajib Bela Shafron

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madina, Teguh W Hasahatan Nasution mulai bersikap terhadap polemik antara para tokoh Pantai Barat versus PT. Tri Bahtera Srikandi soal hutan mangrove. Dalam siaran pers, Teguh menyatakan bahwa PDI Perjuangan wajib membela Shafron yang saat ini menghadapi persoalan hukum di Poldasu. Sikap ketua PDI […]

  • Mandailing Natal kaya Dengan  Batu Meteor/Badar Emas

    Mandailing Natal kaya Dengan Batu Meteor/Badar Emas

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siapa bilang Daerah Mandailing Natal tidak kaya dengan hasil alam khususnya pertambangan? Setelah dimekarkan dari eks Kabupaten Tapanuli Selatan hasil hasil tambang mulai terlihat di tanah Gordang Sembilan baik emas, tembaga,timah dsb. Namun menurut penilitian dan investigasi salah satu LSM di Kabupaten Mandailing Natal menyebutkan bahwa Tanah Mandailing Natal ternyata memiliki batuan yang secara Geologi […]

  • Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kapolres Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Pemkab Madina yang sudah 10 hari membiarkan pihaknya mengurusi masalah kerusuhan dan pembakaran camp PT. Sorikmas Mining di Naga Juang. Sementara itu, selentingan beredar di Panyabungan bahwa bupati Madina enggan mengikuti arus permainan pihak polisi dan perusahaan karena bupati tidak mau rakyatnya terus berada […]

expand_less