Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Indeks Integritas Ujian Nasional, Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
  • print Cetak

MEDAN – Meski hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan pada Jumat (15/5) lalu, hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan.

“Kita belum menerima laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerah,” beber Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5).

Didampingi staf pengolahan data Disdsiksu Doli Hasian Hutasoit, August menyebutkan, pihaknya hanya mengetahui data hasil UN dan nilai indeks integritas ujian nasional (IIUN) tertinggi dan terendah per kabupaten/kota di Sumut, berdasarkan hasil yang diserahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Berdasarkan data IIUN untuk jenjang SMA dan MA, yang tertinggi diraih Kota Pematangsiantar dengan rata-rata nilai 81,55. Disusul Simalungun (81,32), kemudian Medan dan Serdang Bedagai yang memeroleh nilai sama (81.08), dilanjutkan Pakpak Bharat ((79,77) serta Binjai (78.69).

Sedangkan IIUN terendah diraih Nias dengan rata-rata nilai 36,99. Urutan kedua terendah dari Padang Lawas Utara (47,04), ketiga Tapanuli Selatan (48,28), Mandailing Natal (48,55) serta Nias Selatan (56,16).

August juga merinci untuk per program studi. Dari data nilai tertinggi IIUN untuk kelompok IPA diraih Simalungun dengan rata-rata nilai 84,66. Untuk posisi kedua Pematangsiantar (84,62), Pakpakbharat (84,59), Medan (84,02) dan Serdang Bedagai (83,79). Untuk nilai terendah diraih Nias dengan nilai 38,56, kemudian Padang Lawas Utara (47,91), Mandailing Natal (48,70), Tapanuli Selatan (48,97) dan Nias Selatan (56,38).

Sedangkan untuk kelompok IPS dengan nilai tertinggi diraih Simalungun dengan rerata nilai 78,32. Urutan kedua diraih Serdang Bedagai (78.27), Pematangsiantar (77,67) dan Medan (76,95) serta Pakpak Bharat (76,21). Untuk nilai terendah diraih Nias dengan rata-rata nilai 35, 66. Posisi kedua terendah Padang Lawas Utara (46,68), Tapanuli Selatan (47,40) dan Mandailing Natal (48,41) serta Sibolga (49,37).

Pada kelompok Agama Islam dengan nilai tertinggi diraih Langkat dengan rata-rata nilai 79,18. Urutan kedua dari Tapanuli Tengah (79.74), Gunugsitoli (74,78). Labuhanbatu Selatan (74,64) dan Labuhanbatu Utara (72,72).

Untuk kelompok Protestan diraih Tapanuli Tengah dengan nilai 64,32, Gunung Sitoli (63,50), Nias Selatan (61,29), Toba Samosir (58,18) dan Dairi (57,95).

Pada program bahasa hanya diikuti 25 peserta dari Medan dengan rata-rata nilai 58,24. Namun untuk kelompok Katolik tidak ada pesertanya. Sedangkan untuk data jenjang SMK untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan nilai tertinggi diraih Kabupetan Labuhanbatu dengan nilai 75,98. Disusul posisi kedua dari Langkat (75,96) kemudian Labuhanbatu Utara (71,32) dan Labuhanbatu Selatan (71.06) serta Toba Samosir (71,05). Untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dengan nilai tertinggi diraih Langkat dengan nilai tertinggi 77,14. Disusul Serdang Bedagai (76,47), Labuhanbatu Utara (73,63), Asahan (72,68) dan Toba Samosir ((72,28).

Sementara untuk mata pelajaran Matematika nilai tertinggi diraih Serdang Bedagai (85,87). Kemudian Simalungun (81,22), Labuhanbatu (79,33), Asahan (77,99) dan Samosir (74,87).
Untuk mata pelajaran kompetensi dengan nilai tertinggi diraih Asahan (83,48), Sibolga (82,51), Tebingtinggi (83,07), Pakpak Bharat (82,81) dan Toba Samosir (81.04).

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hari ini hari ke-6 dari target waktu 7×24 jam yang diberikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Target waktu penarikan seluruh peralatan aktivitas ilegal logging dan ilegal mining di kawasan hulu Sungai Batang Batahan. Tuntutan penghentian aktivitas ilegal itu disuarakan sekitar 500 massa menuntut bupati Pasaman Barat, menghentikan tambang […]

  • Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembentukan 3 Provinsi Baru JAKARTA- Dugaan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Gatot Pujo Nugroho tampaknya sengaja memegang bola panas pembentukan tiga provinsi baru di Sumatera Utara (Sumut) dengan tidak memberikan rekomendasi hasil paripurna DPRD Sumut. Pasalnya, Gatot ternyata diberikan wewenang penuh melaksanakan tugas-tugas gubernur, termasuk memberi rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap), Provinsi Kepulauan Nias (Kepni) dan […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama lengkap                                   : IRFAN SYUKRI TANJUNG 2. Tempat/tanggal lahir/Umur             : PANYABUNGAN, 09 SEPTEMBER 1989 3. Jenis Kelamin                                   : […]

  • Paripurna Pansus Palmaris Gagal Dijadwalkan

    Paripurna Pansus Palmaris Gagal Dijadwalkan

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Hingga menjelang akhir September, laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Palmaris DPRD Mandailing Natal (Madina) belum juga masuk ke meja pimpinan dewan. Akibatnya, laporan kerja Pansus Palmaris tidak masuk dalam daftar tunggu pada sejumlah item agenda sidang paripurna yang ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Madina. “Pimpinan Pansus belum menyampaikan laporan kepada pimpinan DPRD, […]

  • Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya. Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara […]

  • Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga 20 Oktober capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina) masih Rp 27, 4 milyar rupiah atau 58,50 persen dari target yang ditetapkan sebesar 47 miliar. Pun begitu, Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengaku masih optimis capaian PAD masih terkejar. Dia mengaku masih ada peluang. Peluang ini menurut Dahlan […]

expand_less