Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
  • print Cetak

 

Polres Madina dan PT SMGP Sosialisasi Panas Bumi di Sibanggor Tonga

PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Pro dan kontra di kalangan masyarakat merupakan hak warga soal wacana panas bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). Namun tugas kepolisian juga melindungi seluruh warga yang pro dan kontra supaya tidak dimasuki oleh pihak ketiga yang ingin menguntungkan diri sendiri maupun kelompok.

Oleh sebab itu, negara dalam hal ini kepolisian harus hadir melindungi masyarakat dari pihak ketiga yang ingin menguntungkan diri dari proyek pembangkit listrik panas bumi.

Itu dikatakan Kapolres Mandailing Natal, AKBP Andry Setiawan, Sik.MM dalam acara sosialisasi panas bumi yang diselenggarakan PT.SMGP di Desa Sibanggor Tonga, Sabtu, (4/7) yang dihadiri para pejabat desa dan masyarakat.

Di sisi lain, kapolres menyatakan aspirasi sah-sah saja disuarakan, tetapi gerakan yang melanggar hukum dan berakibat korban pada masyarakat tidak akan ditolelir.

Dan kepolisian tidak akan mundur terhadap orang yang melanggar hukum karena polisi punya kewajiban melindungi masyarakat yang baik. Dan manakala terjadi pelanggaran hukum, kepolisian tidak akan mundur satu langkah pun.

“Saya meminta kepada  Ibu, bapak yang hadir dalam acara ini, diharapkan agar melindungi keluarganya, anak, istri, sanak  keluarga untuk tidak melanggar hukum,” katanya.

Hukum dan negaralah lawan bagi warga yang memprovakasi masyarakat. Negara tidak pernah kalah kepada sekelompok manusia yang melanggar hukum.

Kapolres mengatakan, kehadiran kepolisian dalam acara sosialisasi itu sebagai amanah di dalam mengemban tugas-tugas kepolisian dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di tengah-tengah masyarakat.

Dan juga ingin memberikan ilmu dan pemahaman mengenai panas bumi kepada masyarakat supaya tidak mudah disesatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres mengharapakan kepada masyarakat Kecamatan  Puncak Sorik Marapi, dengan adanya sosialisasi ini jangan lagi ada pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat, dengan harapan makin bisa menjaga dan mempersatukan masyarakat di Sibanggor, dan Kecamatan Puncak Sorik Marapi umumnya.

Sehabis acara sosialisasi tersebut kapolres meninjau titik-titik untuk penempatan personil di Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Penempatan ini bertujuan agar masyarakat bisa bekerja dengan baik sampai proyek ini berjalan. Dia menyatakan bahwa bila mana ada intimidasi terhadap warga, segera dilaporkan kepada polisi.

Sementara itu, dalam acara tanya jawab, salah seorang warga peserta sosialisasi yang mempertanyakan dampak proyek panas bumi bagi pembangkit listrik. Manajer CDCR PT.SMGP, Apriadi Gani menjawab bahwa pengeboran panas bumi berbeda dengan pengeboran gas dan minyak.

Sebab pengeboran panas bumi di kawasan gunung berapi memiliki formasi bebatuan yang sangat keras, berbeda dengan pengeboran gas dan minyak yang umumnya berada di dataran rendah dengan formasi batuan yang relatif lunak. Sehingga anggapan bahwa pengeboran panas bumi akan menimbulkan luapan lumpur merupakan kekhawatiran yang kurang berdasar.

Di juga menyatakan, bahwa di beberapa kawasan yang sudah ada proyek geothermal-nya menunjukkan bahwa proyek geothermal dapat berdampingan dengan areal pertanian dan perkebunan. Berdasarkan kenyataan itu proyek geothermal tidak menggunduli dan merusak hutan sebagaimana yang dikhawatirkan sebahagaian masyarakat.

Dan jika pun misalnya, kegiatan pengeboran proyek panas bumi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, maka PT. SMGP akan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku. Dan PT.SMGP juga tetap mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah serta tetap memiliki komitmen tinggi menjalankan semua peraturan yang diterapkan pemerintah.

Dalam paparannya mengungkapkan bahwa pemanfaatan panas bumi atau geothermal sebagai sumber energi sangat ramah lingkungan dengan tingkat emisi lebih rendah dibanding dengan sumber energi fosil, batubara dan gas bumi. Berdasar itu, pemerintah Indnesia dan negara lain telah mengalihkan konsentrasi sumber energi listrik kepada Energi Panas Bumi.

 

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mike Tyson Pernah Bikin Pucat Brad Pitt

    Mike Tyson Pernah Bikin Pucat Brad Pitt

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PETINJU legendaris Mike Tyson mengungkapkan sejarah hidupnya dalam otobiografi terbaru, Undisputed Truth yang dirilis kemarin. Banyak cerita menarik dari kehidupan petinju juara dunia kelas berat paling kontroversial itu yang tidak diketahui publik. Salah satunya, aktor Brad Pitt pernah memohon agar tidak dipukuli petunju berjuluk Si Leher Beton itu. Pasalnya, Tyson memergoki istrinya, Robon Givens, berselingkuh […]

  • Gedung SMP Diserahkan kepada pemerintah

    Gedung SMP Diserahkan kepada pemerintah

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Gedung SMP Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal selama ini dibangun oleh praktisi hukum senior nasional, DR Todung Mulya Lubis SH LLM diserahkan kepada pemerintah. Acara tersebut di daerah tersebut, Senin (7/3). Pejabat (Pj) Bupati Madina, Ir H Aspan Sofian Batubara MM dalam sambutanya mengatakan, penghargaan yang tinggi kepada seorang putra daerah […]

  • Kasus Sibanggor, DPR Lebih Resfon Dibanding DPRD Madina

    Kasus Sibanggor, DPR Lebih Resfon Dibanding DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPR RI lebih resfon dibanding DPRD Mandailing Natal terkait kasus keracunan warga Sibanggor menewaskan 5 orang di lokasi PT SMGP. Buktinya, hingga kini pihak DPRD Mandailing Natal belum melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen PT SMGP. Sementara Komisi VII DPR RI hari ini, Rabu (3/2/2020) telah melakukan RDP dengan memanggil […]

  • Bupati Simalungun Bantah Suap Hakim MK

    Bupati Simalungun Bantah Suap Hakim MK

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN : Jopinus Ramli (JR) Saragih yang terpilih sebagai Bupati Simalungun periode 2010-2015, membantah telah melakukan penyuapan terhadap hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pemilukada Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu. Sebelumnya, JR Saragih diduga telah menyuap hakim di MK, Akil Mochtar sebesar RP 1 miliar dalam bentuk dolar yang diberikan melalui supir pribadinya, Purwanto. […]

  • Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kemenag Cicil Hutang Tunjangan Sertifikasi JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kewalahan menuntaskan tunggakan hutang pembayaran sertifikasi guru. Mereka memutuskan melunasinya dengan sistem dicicil. Pelunasan dimulai tahun depan dengan mendahulunan guru swata. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan bahwa total hutang Kemenag untuk membayar sejumlah tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi […]

  • Dahlan ungkap oknum pemeras BUMN ke DPR RI

    Dahlan ungkap oknum pemeras BUMN ke DPR RI

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan mengungkapkan nama-nama oknum anggota DPR RI yang memeras BUMN ke Badan Kehormatan DPR RI. “Saya belum mau berkomentar sekarang, tapi akan saya sampaikan di Badan Kehormatan di dalam. Saya baru akan ngomong banyak setelah ketemu Badan Kehormatan DPR,” kata Dahlan, yang pada […]

expand_less