Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
  • print Cetak

 

Polres Madina dan PT SMGP Sosialisasi Panas Bumi di Sibanggor Tonga

PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Pro dan kontra di kalangan masyarakat merupakan hak warga soal wacana panas bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). Namun tugas kepolisian juga melindungi seluruh warga yang pro dan kontra supaya tidak dimasuki oleh pihak ketiga yang ingin menguntungkan diri sendiri maupun kelompok.

Oleh sebab itu, negara dalam hal ini kepolisian harus hadir melindungi masyarakat dari pihak ketiga yang ingin menguntungkan diri dari proyek pembangkit listrik panas bumi.

Itu dikatakan Kapolres Mandailing Natal, AKBP Andry Setiawan, Sik.MM dalam acara sosialisasi panas bumi yang diselenggarakan PT.SMGP di Desa Sibanggor Tonga, Sabtu, (4/7) yang dihadiri para pejabat desa dan masyarakat.

Di sisi lain, kapolres menyatakan aspirasi sah-sah saja disuarakan, tetapi gerakan yang melanggar hukum dan berakibat korban pada masyarakat tidak akan ditolelir.

Dan kepolisian tidak akan mundur terhadap orang yang melanggar hukum karena polisi punya kewajiban melindungi masyarakat yang baik. Dan manakala terjadi pelanggaran hukum, kepolisian tidak akan mundur satu langkah pun.

“Saya meminta kepada  Ibu, bapak yang hadir dalam acara ini, diharapkan agar melindungi keluarganya, anak, istri, sanak  keluarga untuk tidak melanggar hukum,” katanya.

Hukum dan negaralah lawan bagi warga yang memprovakasi masyarakat. Negara tidak pernah kalah kepada sekelompok manusia yang melanggar hukum.

Kapolres mengatakan, kehadiran kepolisian dalam acara sosialisasi itu sebagai amanah di dalam mengemban tugas-tugas kepolisian dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di tengah-tengah masyarakat.

Dan juga ingin memberikan ilmu dan pemahaman mengenai panas bumi kepada masyarakat supaya tidak mudah disesatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres mengharapakan kepada masyarakat Kecamatan  Puncak Sorik Marapi, dengan adanya sosialisasi ini jangan lagi ada pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat, dengan harapan makin bisa menjaga dan mempersatukan masyarakat di Sibanggor, dan Kecamatan Puncak Sorik Marapi umumnya.

Sehabis acara sosialisasi tersebut kapolres meninjau titik-titik untuk penempatan personil di Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Penempatan ini bertujuan agar masyarakat bisa bekerja dengan baik sampai proyek ini berjalan. Dia menyatakan bahwa bila mana ada intimidasi terhadap warga, segera dilaporkan kepada polisi.

Sementara itu, dalam acara tanya jawab, salah seorang warga peserta sosialisasi yang mempertanyakan dampak proyek panas bumi bagi pembangkit listrik. Manajer CDCR PT.SMGP, Apriadi Gani menjawab bahwa pengeboran panas bumi berbeda dengan pengeboran gas dan minyak.

Sebab pengeboran panas bumi di kawasan gunung berapi memiliki formasi bebatuan yang sangat keras, berbeda dengan pengeboran gas dan minyak yang umumnya berada di dataran rendah dengan formasi batuan yang relatif lunak. Sehingga anggapan bahwa pengeboran panas bumi akan menimbulkan luapan lumpur merupakan kekhawatiran yang kurang berdasar.

Di juga menyatakan, bahwa di beberapa kawasan yang sudah ada proyek geothermal-nya menunjukkan bahwa proyek geothermal dapat berdampingan dengan areal pertanian dan perkebunan. Berdasarkan kenyataan itu proyek geothermal tidak menggunduli dan merusak hutan sebagaimana yang dikhawatirkan sebahagaian masyarakat.

Dan jika pun misalnya, kegiatan pengeboran proyek panas bumi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, maka PT. SMGP akan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku. Dan PT.SMGP juga tetap mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah serta tetap memiliki komitmen tinggi menjalankan semua peraturan yang diterapkan pemerintah.

Dalam paparannya mengungkapkan bahwa pemanfaatan panas bumi atau geothermal sebagai sumber energi sangat ramah lingkungan dengan tingkat emisi lebih rendah dibanding dengan sumber energi fosil, batubara dan gas bumi. Berdasar itu, pemerintah Indnesia dan negara lain telah mengalihkan konsentrasi sumber energi listrik kepada Energi Panas Bumi.

 

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam adalah agama paripurna. Tak ada satu pun bidang kehidupan umat manusia yang tidak diatur oleh syariah Islam. Syariah Islam mengatur tatacara ibadah, akhlak, makanan dan minuman, berpakaian, muamalah hingga politik dan bernegara. Demikianlah kesempurnaan Islam. Ini sesuai dengan firman Allah SWT: الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِينًا Pada hari […]

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

  • Dinas Kehutanan: PT.M3 Tak Dikasih Izin Tebang Kayu

    Dinas Kehutanan: PT.M3 Tak Dikasih Izin Tebang Kayu

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Musaddad Daulay melalui Kabid Bina Produksi Zulkarnaen Hasibuan mengatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin penebangan kayu yang dilakukan PT Madinah Madani Mining (PT.M3) di Kelurahan Tapus, Lingga Bayu. “Dan kalau ada penebangan kayu di wilayah tersebut itu tidak memiliki izin dan termasuk illegal loging,” katanya menjawab […]

  • Warga Panyabungan Harapkan Fakhrizal Efendi Nasution Visioner Setelah Dilantik Jadi Anggota DPRD Sumut

    Warga Panyabungan Harapkan Fakhrizal Efendi Nasution Visioner Setelah Dilantik Jadi Anggota DPRD Sumut

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal berharap Fakhrizal Efendi Nasution mampu membawa aspirasi rakyat di kawasan Tapanuli Bagian Selatan paska pelantikannya menjadi anggota DPRD Sumut. “Kita berharap beliau memiliki visi yang tajam bagi semua sektor di Mandailing Natal,” kata warga Panyabungan, Nuskholis Pulungan kepada Mandailing Online, Jum’at (16/6/2017) di pasar Panyabungan. Fakhrizal Efendi […]

  • Operasi Penertipan Tambang Emas Ilegal di Madina, 12 Alat Berat Milik Penambang Diamankan

    Operasi Penertipan Tambang Emas Ilegal di Madina, 12 Alat Berat Milik Penambang Diamankan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN ( Mandailing Online) : Total alat berat yang berhasil diamankan Polres Mandailing Natal ( Madina) dalam operasi penertipan tambang emas ilegal di wilayah hukum Polsek Kota Nopan ada 12 unit, namun baru 1 unit yang di amankan di markas kepolisian Polres Madina. Sampai sore ini, Selasa 28/5/2024 Polisi masih terus memburu pelaku tambang […]

  • Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta (MO) – Untuk kali pertama, Gordang Sambilan dipertunjukkan di istana merdeka, Jakarta. Alat musik tradisional Mandailing tersebut dipagelarkan dalam acara HUT RI, Jum’at (17/8). Sebanyak 4 orang pemain gordang dari Desa Hutagodang, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal berangkat pekan lalu ke Jakarta untuk memenuhi pertunjukan Goradang Sambilan. Pemain tambahan diisi oleh orang Mandailing yang […]

expand_less