Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Kabag Keuangan Langkat Ditahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Pemkab Langkat Taufik, secara resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, sebagai tersangka kasus korupsi pematangan lahan di Taman Wisata Bukti Lawang senilai Rp 1,7 miliar, Selasa (21/12/2010) sore, usai diperiksa selama 7 jam di Kantor Kejatisu.

Kajatisu Sution Usman Adji mengatakan, setelah pihaknya menetapkan Taufik sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pematangan lahan di Taman Wisata Bukit Lawang pada satu bulan yang lalu, kini pihaknya melakukan penahanan.

“Saat ini memang benar, penyidik Pidsus menahan Taufik, setelah dilakukan pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB,” kata Kajatisu didampingi Kasi Penkum/Humas Kejatisu Edi Irsan K Tarigan dan Kasi Penyidik Pidsus Kejatisu Jufri kepada wartawan di kantornya, Jalan AH Nasution, Medan.

Dijelaskan Kajatisu, dugaan penyimpangan keuangan negara pada pematangan lahan di Taman Wisata Bukti Lawang, terjadi pada Tahun 2007. Ketika itu, tersangka yang menjabat Kepala Badan Pengelola Proyek Taman Wisata pada Tahun 2002, menganggarkan atau membebankan kembali anggaran kepada APBD 2007.

Padahal, pada Tahun 2003 pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp 1,2 miliar pada pekerjaan fisik pematangan lahan untuk rehabilitasi banjir bandang.

“Pemerintah pusat sudah kucurkan dana Rp 1,2 miliar untuk pekerjaan pematangan lahan di Taman Wisata Bukit Lawang, tetapi tersangka Taufik kembali membebankannya ke dalam APBD 2007. Tentunya hal ini menimbulkan penyimpangan keuangan negara,” jelasnya.

Edi Irsan menambahkan, pengungkapan kasus dugaan korupsi pematangan lahan Bukti Lawang tersebut berawal dari pengembangan kasus Banjir Bandang Bahorok, Langkat.

“Tentunya dalam kasus ini, pihaknya tidak tertutup kemungkinan menetapkan seorang tersangka baru. Ini tergantung dari hasil pendalaman penyedikan nantinya,” papar Edi Irsan.

Pantauan wartawan, setelah tersangka Taufik yang mengenakan baju kemaja warna merah tua dipadu celana keper hitam ini setelah diperiksa, langsung dibawa ke Rutan Tanjung Gusta untuk ditahan.

Namun ketika tersangka dinaikan kedalam mobil tahanan kejaksaan, tiba-tiba mobil kejaksaan mogok. Akhirnya tersangka harus dipindahkan ke mobil pribadia merek Escape warna hitam BK 1863 HV. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Kemah di Puncak Gunung Sorik Marapi

    Wisata Kemah di Puncak Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        HAMPARAN PERDU – Tanaman jenis perdu dan serakan batuan krikil menjadi harmoni pada hamparan puncak gunung Sorik Marapi. Panorama ini menjadikan puncak gunung berapi yang teretak di Kabupaten Mandailing Natal ini sangat cocok untuk wisata kemah.   Peliput : Tim Tympanum Novem Editor    : Dahlan Batubara    

  • Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Salah SEorang yang Selamat PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang. Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di […]

  • APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius. Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari […]

  • Massa Geruduk Poldasu Desak Pemilik PT Sago Nauli Ditangkap

    Massa Geruduk Poldasu Desak Pemilik PT Sago Nauli Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia melakukan unjuk rasa di Poldasu, Kamis (28/5) siang. Mereka menuntut Kapoldasu Irjen Eko Hadi Sutedjo menangkap IS selaku pemilik PT Sago Nauli, yang dinilai melakukan propaganda dan teror terhadap Paijan dan keluarganya di Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal. Tindakan hukum yang […]

  • Kebakaran Rumah di Tambangan Akibat Arus Pendek.PLN : Intalasi Rumah Bukan Tanggung Jawab PLN

    Kebakaran Rumah di Tambangan Akibat Arus Pendek.PLN : Intalasi Rumah Bukan Tanggung Jawab PLN

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Tambangan ( Mandailing Online ): Satu unit rumah milik Nelli (70) terbakar di Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Madina, Minggu (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Warga berhasil memadamkan api dengan alat seadanya. Damkar sendiri tiba dilokasi setelah api berhasil dipadamkan warga. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat  konsleting liatrik. Salah satu warga bernama Bakar (52) menerangkan […]

  • Mandailing di Kaki Perbukitan

    Mandailing di Kaki Perbukitan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        LEMBAH MANDAILING – Gumpalan awan mulai bergerak dari arah kawasan Putusan menuju lembah Mandailing. Tanah Mandailing berada di lembah sistem Bukit Barisan pulau Sumatera. Mozaik dan liukan-liukan perbukitan nan indah menjadikan tanah Mandailing sangat eksotis. Peliput: Holik Nasution / Editor: Dahlan Batubara

expand_less