Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Massa Geruduk Poldasu Desak Pemilik PT Sago Nauli Ditangkap

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
  • print Cetak

 

MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia melakukan unjuk rasa di Poldasu, Kamis (28/5) siang. Mereka menuntut Kapoldasu Irjen Eko Hadi Sutedjo menangkap IS selaku pemilik PT Sago Nauli, yang dinilai melakukan propaganda dan teror terhadap Paijan dan keluarganya di Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal.

Tindakan hukum yang adil di Indonesia menjadi dambaan seluruh masyarakat. Namun, tindakan intimidasi dan kriminalisasi serta cara-cara pemandulan hukum oleh aparat semakin meluas dan menguat terhadap Paijan dan keluarga yang dimotori oleh oknum aparat, serta PT Sago Nauli (Ignatius Sago) yang telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Batahan.

Pasalnya, niat suci Pajian dan keluarganya untuk berjuang mempertahankan tanah yang dibelinya tahun 2005 dan ditanami sawit mulai pertengahan 2006 hingga akhir tahun 2007, terus mendapat ancaman yang serius. Hingga saat ini, Paijan dan keluarga terus diancam oleh oknum aparat, preman dan sekuriti yang diduga dibayar PT Sago Nauli.

Padahal, Paijan adalah pemilik lahan sah seluas 32 HA yang saat ini diserobot oleh PT Sago Nauli. Karena merasa terancam, Paijan pun melaporkan kasusnya kepada polisi. Namun kasusnya jalan di tempat. LP nomor 207/II/2015/SPKT II tertanggal 23 Februari atas nama pelapor Paijan yang mana telah dilimpahkan ke Polres Madina dengan nomor:B/1154/II/2015/Ditreskrimum tanggal 24 Februari 2015 mengendap.

RO dkk yang merupakan kepala rombongan penyerangan rumah Paijan, serta menganiaya Mastani dan Sahrida Yanti dengan dalih penangguhan penahanan, padahal pihak Polsek setempat belum menangkap 56 orang pelaku lain, serta otak pelaku penyerangan, yaitu manajamen PT Sago Nauli, yang mengakibatkan hancurnya rumah Paijan dan luka-luka pada Mastani dan Sahrida Yanti. Itu tertuang pada LP/15/IV/2015/SU/RES-MDN/SEK-BATAHAN tanggal 19 April 2015 atas nama Mastani Siregar.

Kemudian dalam LP/16/IV/2015/RES-BATAHAN tanggal 19 April 2015 atas nama Sahrida Yanti. Selain itu, tidak adanya penangkapan terhadap para pelaku pencurian yang dimotori oleh JG, SD alias B yang disetir oleh IS merupakan otak pelaku sesuai LP/17/IV/2015/SU/RES-MDN/SEK-BATAHAN tanggal 22 April 2015 atas nama Mastani, kemudian LP/19/IV/2015/SU/RES-MDN/SEK-Batahan tanggal 5 Mei atas nama Mastani juga.

Sehingga aktifitas pencurian masih berlangsung hingga saat ini. Polres Madina dan Polsek Batahan telah menerima 9 laporan pengaduan dan tidak ada satupun pelaku ditangkap. Untuk itu, kami meminta Kapoldasu agar tegas terhadap kasus ini.

“Kami minta Kapoldasu atensi terhadap kasus ini, karena ini masalah rakyat,” tandas Koordinator Aksi P Naibaho di halaman SPKT Poldasu. Sembari membawa spanduk, para pendemo meminta Kapoldasu memeriksa perwira di Polres Madina terkait kasus ini.

“Segera cabut hak-hak dan ijin yang dimiliki oleh PT Sago Nauli, karena telah merusak dan mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat Batahan, khususnya Paijan dan keluarga,” pungkasnya dengan menggunakan toa.

Setelah menyuarakan tuntutannya, massa diterima oleh staff Humas Poldasu Kompol S Siregar. “Terima kasih, kami  akan berkoordinasi dengan Polres Madina untuk mengetahui kasusnya. Tuntutan rekan-rekan juga akan kami sampaikan ke pimpinan kami,” terangya.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    Warga Keluhkan Pendangkalan dan Sampah di Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ):   Selain terjadinya pendangkalan disungai aek mata yang berada di jantung kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, tumpukan sampah di sungai membuat warga yang bermukim di daerah itu khawatirkan akan banjir. Sungai aek mata memang kerap meluap ke pemukiman penduduk sehingga mengakibatkan banjir ketika hujan deras turun. Dari penuturan Irwan salah seorang warga […]

  • Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Namanya Toge Panyabungan. Selintas seperti nama kecambah kacang hijau yang sering dijadikan sayuran. Tapi toge yang satu ini adalah sebuah jajanan kuliner khas Mandailing, tepatnya berasal dari Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Panganan segar yang konon identik dengan bulan puasa ini memiliki rasa yang khas dan sangat lezat. Apalagi kalau dicampur dengan tape maka […]

  • Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara (Sumut). Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil […]

  • Bupati Minta Aparat Hengkang Dari Areal Tambang Ilegal

    Bupati Minta Aparat Hengkang Dari Areal Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Hutabargot yang sudah banyak memakan korban akhirnya membuat Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara angkat bicara. Aparat penegak hukum yang ikut membeking tambang emas ilegal supaya angkat kaki atau jangan ikut-ikutan. Hal itu disampaikan Aspan pada pembukaan Musda III Majelis Ulama Indonesia (MUI) Madina di Hotel Madina […]

  • Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal Oleh PT Jaya Kontruksi di Madina, Polisi Belum Bertindak

    Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal Oleh PT Jaya Kontruksi di Madina, Polisi Belum Bertindak

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Polisi sampai hari ini tak bisa menindak PT.Jaya Kontruksi yang beroperasi melakukan pembangunan jalan Nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Dugaan penggunaan galian C ilegal untuk pembangunan jalan nasional di wilayah Mandailing Natal ini harusnya menjadi dasar menindak perusahaan kontruksi tersebut. Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal pada wartawan 5 juli 2023 […]

  • Majikan Akui Siksa Sumiati

    Majikan Akui Siksa Sumiati

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HP Masuk Klausul Pengiriman TKI JAKARTA – Kasus penyiksaan Sumiati binti Salan Mustapa (23), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Arab Saudi memasuki babak baru. Dalam pemeriksaan lanjutan, istri majikan Sumiati, Khalid Saleh Mohammad Al Hamimi telah mengakui perbuatan kejinya kepada buruh migran Indonesia itu. “Tersangka mengakui sempat membantah, namun […]

expand_less